Jumat, 19 April 2019

Untaian cerita sederhana selama CMSE di Garut

Terkadang Melalui kegagalan Kita Bisa bersikap bijak Menuju Pada Sebuah Hal yang Disebut dengan Kebaikan. Karena Kebaikan adalah Sebuah Proses Panjang yang Tak Bisa Dinilai Atas Apa yang Kita Lihat Hari Ini. Sama seperti air, kebaikan pun mencari ruang gerak ke tempat yang lebih rendah konsentrasinya. Ke jiwa gersang yang butuh kesegarannya. Maka kita melihat bahwa kebaikan itu menular, dan menyemaikan benih taqwa ke sekitarnya

Sebelumnya Terimakasih kepada Mak Nisa selaku fasilitator, Mak Hani dan Mak Putri selaku wali kelas yg telah memberikan kesempatan saya untuk berkunjung sharing ke regional lain.

Awal yg tak disangka menjadi salah satu peserta Student sharing yg akhirnya berlanjut ke CMSE (Class Meeting Student Exchange). 🥰
Saya hanya seorang pembelajar yang berusaha semaksimal mungkin melakukan dari setiap arahan dan bimbingan untuk menjadikan hidup saya lebih baik.
Terimakasih IIP atas bimbingan nya selama 3 bulan ini.

Masyaa Allah tabarakallah.. seperti ada suntikan semangat yg sedikit rapuh kala itu setelah pengumuman CSME diumumkan oleh Mak fasilitator kami.
ya! Qodarullah, mungkin Allah menghendaki saya untuk sharing agar menjadi pengingat bagi saya pribadi...
Begitu terharu nya saya ketika masih ada ruang untuk bisa lebih maju dalam perubahan baik. Saya meyakini, ketika saya sharing itu tanda pengingat bagi saya dan ada challenge tersendiri untuk memantaskan diri menjadi pribadi lebih baik dari hari kemarin.

Semoga Allah meridhoi setiap langkah dan keistiqomahan saya dan kita semuanya. Aamiin Allahumma aamiin.🤲🏻

Bismillah, izinkan saya untuk sedikit sharing tentang perjalanan saya CMSE di regional Garut.

Alhamdulillah.. perjalanan saya ke Garut pada hari Selasa, 16 April 2019 pukul 20.00 WIB disambut sangat antusias oleh peserta Matrikulasi IIP regional Garut.

Btw.. Saya berasa kembali ke masa kuliah dulu karena sering dipanggil "teteh"😅 dikira teman2 saya dulu orang Sunda, padahal mah orang Jawa asli😂 hehe
Oke.. Back to Topic ya man-teman..

Ternyata teman2 regional Garut ini terdiri dari beberapa kota/kabupaten seperti Tasik, Ciamis, dan Banjar..
wah jadi tambah semangat saya bersilaturahmi dengan mereka.
Setelah saya memperkenalkan diri dan sedikit sharing.. ternyata oh ternyata.. ada teteh yg satu visi misi sama saya. Masyaa Allah😍 saya senang sekali ada yg satu dreams sama saya, dia sedikit sharing juga sama saya mengenai visi misi keluarga nya yg memang baru menikah, walau masih galau. Akhirnya saya menguatkan ia untuk melanjutkan hal yg sudah dilakukan disana. Ya. Intinya kami saling menguatkan🤝🏻
Ada juga yg tertarik dengan Pendidikan konsep FBE (FITRAH BASED EDUCATION) yg sedang saya pelajari, KURIKULUM TAHFIZPRENEUR yang sedang saya kembangkan, dan lain-lain.

Saking serunya kami diskusi, waktu pun sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB yg merupakan JAMALnya Regional Garut. Akhirnya diskusi diakhiri..
Tapi setelah itu, masih banyak yg akhirnya diskusi via wapri hehe.

Saya jadi belajar mengenai pendidikan di Garut. Mengenal lebih jauh mengenai Garut dari oleh-oleh yang teman-teman regional Garut berikan kepada saya dan teman-teman regional Depok 2 ❤

Bisa jadi referensi kalau ingin berkunjung ke Kota Garut loh. Terimakasih ya teteh-teteh canshol (cantik-sholehah) atas oleh-oleh nya.

🙋🏻Question 1: ini pola hampir sama dengan visi misi rumah tangga saya yg baru,, di buat dengan misua..😁 bolehkah sedikit mengikuti.. Mau bertanya,bagaimana cara awal menyatukan satu misi visi keluarga teteh ?😊
💁🏻 Waah Masyaa Allah .. kalau boleh tau hampir sama di bagian mana nya teh?
Saya sama suami mempunyai PASSION yg sama yaitu dibidang pendidikan, social, dan bisnis.. pertama kali kita merumuskan ini ketika kita honeymoon.. jadi kita honeymoon nya sekalian bawa buku sama pen utk merumuskan keluarga kita mau di bawa kemana..😊
🙋🏻 Tanggapan Q1: Masa allah.. Terimakasih teh rina, sebenarnya masih meraba2 sama suami mau dibawa kemana visi misi keluarga karena kita sama2 masih mencari passion ,, kebetulan usia pernikahan kami baru 1 minggu..🤭🤭 tapi CSME teteh... Sedikit mengarah kesana,, pendidikan dan sosial nya dan basic tahfidznya..🤗🤗

🙋🏻Question 2: Tertarik dg kata2 tahfidzpreneur teh? Mksdnya bgmn? Satu lagi mlm syariah konsepnya sperti apa?
💁🏻 1⃣ Iya masyaaAllah jika anak dididik dari usia dini dg konsep Tahfizpreneur.. in syaa Allah dunia akhirat tabungan untuk orangtuanya..
Saya bersama suami sudah mempunyai kurikulum berbasis IITE yg fokusnya pada TAHFIDZPRENEUR..
Dari usia 5tahun..
Alhamdulillah saat ini di sekolah yg saya bangun bersama suami sudah diterapkan kurikulum ini..

2⃣MLM syariah.. seperti konsep MLM syariah pada umumnya teh.
Misalnya.. Saya mengajar kan 10 menti, lalu per menti saya harus menyampaikan ilmu yg sudah saya berikan kepada 10 orang lagi.. jadi 10×10 jadi 100 orang..
Dan akan terus menerus.. dengan konsep ini semoga ilmu saya dapat terus bermanfaat🙏🏻
Alhamdulillah konsep ini sudah saya terapkan sejak 2016 setelah saya menikah.. saya membuat COACHING CENTER untuk para pelajar FREE.
mohon doanya ya teteh2 semua😊🤝🏻

🙋🏻 Question 3: Masya Allah keren...
Teh, mau tanya kalau konsep portofolio untuk anak setiap hari dilakukan?
Terus cara teteh membagi waktu dalam kegiatan sehari-hari seperti apa?
💁🏻Iya, setiap malam setelah anak saya tidur.. saya suka menulis hal-hal yg menarik dari anak.. dg melihat beberapa spesifikasi nya..
Saya bersinergi dengan suami. Ibarat suami itu partner saya dalam segala hal.. seperti urusan bisnis, urusan domestik, urusan mendidik anak semuanya.. untuk urusan domestik dan mendidik anak saya tidak memakai jasa art/babysister. Jadi semua saya yg lakukan yg terkadang dibantu oleh suami ketika senggang... Untuk urusan bisnis atau di ranah publik,saya melihat prioritas nya.. ketika bisa dilakukan oleh  karyawan atau orang kepercayaan saya maka akan saya delegasikan Kepada mereka. Tetapi ketika butuh saya yg melakukan akan saya lakukan dengan konsekuensi anak saya diikutsertakan.. walau masih bayi dan belum ngerti apa2 sengaja saya ikut serta kan supaya sejak sedini mungkin ia melihat dan belajar bagaimana orangtuanya berbisnis, dll..

🙋🏻 Question 4: Masya allah bguss bgt 🥺
Mba rina mau tanya dong
Kalo konsep FBE itu apa y?
💁🏻 FITRAH BASED EDUCATION.
jujur saya baru "Jatuh cinta" dengan konsep FBE ketika kenal dengan IIP di kelas Matrikulasi ini..
Saya sedang dalam proses mendalami konsep tersebut.  Kurang lebih framework FBEnya seperti ini ya teh😊 (Saya memberikan framework FBE dari Pak Harry Santosa)

🙋🏻 Question 5: metode seperti apa yg mba gunakan dalam mengajarkan alquran pada anak2...sehingga tertanam dlm diri anak rasa cinta terhadap al quran?
💁🏻 Sebenarnya banyak yah metode2 dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur'an ..
Yg sudah saya terapkan di sekolah saya di usia anak-anak min.3 tahun itu dg metode asy-syafii untuk anak. Bisa search metode ya teh😊 kebetulan saya kenal dengan penulis nya.

Untuk menghafal saya pakai metode menghafal semudah tersenyum, kebetulan suami juga kenal dengan Founder nya..

Kalau yg skrng saya terapkan di anak saya yg usia 20m. Saya sering mendengar kan murotal dan ajak ia mengaji bersama.  In syaa Allah ia akan mencintai Al-Qur'an dg setiap hari dekat dengan Al Qur'an..
🙋🏻 Tanggapan: waahh makasi banyak mba,nanti saya coba searching2 lagi. Boleh lanjut japri2 ya besok2 kalo mau tanya😊🤭

👩🏻‍💻Teh Rina, jazaakumullah khayr atas sharingnya, sangat menginspirasi...
Ini ada sedikit oleh oleh dari kami, mudah2an bisa jadi kenang kenangan... Hehe..
Meski raga kita berjauhan, namun hati kita bertautan dalam satu tujuan yang sama : menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga 🥰

Dan sebagai kenang2an terbaik adalah penghargaan dari kami semua atas kedatangan Mba @⁨Rina inspirasianaknegeri⁩ ...
Semoga inspirasinya menjadi Amal jariyah. Aamiin...

Sekian sharing saya. Semoga bermanfaat🌷

Salam Inspiratif,

Rina KN Darmawan
@rinanisaa

Aliran Rasa Matrikulasi IIP Batch 7 ❤️

Matrikulasi IIP ini seperti kawah untuk tholabul'ilmi. Memposisikan diri untuk selalu mengosongkan gelas agar bisa menyerap dan memahami setiap ilmu yang diberikan.
Dari awal perkuliahan yang saya rasakan adalah excited campur deg-degan yang berusaha aktif dan fokus di kelas walaupun terkadang jamnya kurang pas membuat saya silent reader🙏🏻 tapi tetap menyimak dan memahami materi di pagi2 saat anak tidur. Saya juga senang sekali mempunyai teman-teman di kelas yang luar biasa semangatnya dan bisa saling memberikan energi positif.

Masyaa Allah setiap kali mengerjakan NHW membutuhkan perenungan yg panjaang, dari diskusi dengan suami berhari-hari, sampai akhirnya bisa menyelesaikan NHW. Yang paling berkesan dari rangkaian NHW adalah di NHW 8 yaitu mengenai misi hidup dan produktivitas. Bagaimana saya bersama suami merumuskan roadmap keluarga saya yang sebelumnya saya belum kepikiran untuk membuat hal ini. Hanya dalam pikiran yang belum dituliskan.

Alhamdulillah setelah mengikuti pembelajaran selama 9 Minggu ini, mindset saya mengenai IBU RUMAH TANGGA BERUBAH. Saya tidak akan membandingkan diri saya dengan orang lain, tapi saya lebih membandingkan diri saya yang dulu dengan yang sekarang. Apakah ada perubahan ke hal positif atau negatif.. itulah proses hijrah dari zona nyaman ke hal yang lebih baik.
Mencoba belajar profesional dalam segala hal, lebih mengenal diri sendiri dan keluarga, dan yang paling penting saya akhirnya bisa memahami PERAN SPESIFIK saya di kehidupan yang dianugerahkan Allah kepada saya untuk lebih produktif dan bermanfaat.

Terimakasih untuk Mak nisa selaku fasilitator, Mak Hani dan Mak Putri selaku wali kelas yang telah banyak membimbing  dan mengarahkan saya.

Semoga NHW-NHW yang sudah saya kerjakan ini bisa direalisasikan dalam kehidupan dan bisa berkesempatan mengikuti rangkaian kelas selanjutnya. Aamiin Allahumma aamiin

Salam inspiratif,

@rinanisaa

Jumat, 28 April 2017

Leadership Jorney

      Perjalanan kehidupan yang selalu saya syukuri dengan penuh keikhlasan, yang menjadikan berbagai cobaan sebagai rintangan yang tak seberapa, serta yang menjadikan nikmat-NYA sebagai suatu nilai plus untuk apa yang sudah saya lakukan selama ini di dunia. Mungkin tak seberapa berat cobaan saya dibanding dengan orang-orang yang di sana, orang-orang yang tak punya tempat tinggal, orang-orang yang tak punya orangtua dan orang-orang yang serba kekurangan. Walaupun hidup saya serba pas-pasan. Tapi inilah hidup yang harus selalu saya syukuri, Alhamdulillah :')
          Saya terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, jauh dari saudara, jauh dari kakek dan nenek, serta jauh dari kampung tempat saya terlahir, yaitu Nganjuk (salah satu kota di Jawa Timur). Saya anak pertama dari 3 bersaudara, yang mempunyai visi dan misi yang cukup sederhana, yaitu khairunnas anfa’ahum linnas (sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lain).
          Walaupun saya jauh dari saudara-saudara, tetapi saya masih mempunyai keluarga inti, sahabat, guru, kaka kelas, murrobiah, dll yang selalu memberikan suport di kala saya sedang tak semangat. Mengingatkan saya di kala iman saya sedang futur. Memberikan banyak pelajaran dan hikmah yang membuat saya berubah menjadi orang yang lebih baik lagi. Saya sangat bersyukur berada diantara mereka, berada di lingkungan yang baik yang penuh dengan ukhuwah islami. Tak ada kesulitan untuk menuju jalan yang di ridhoi-NYA.
          Setelah Saya di terima di sebuah SMA Negeri, tepatnya di SMAN 4 DEPOK yang berada di perum. Sukatani Permai. Saya memulai sebuah target yang berbeda dari SMP, yaitu saya ingin aktif di ekskul dan mengikuti organisasi, serta bisa mencapai prestasi akademik serta non akademik. untuk mencapai sebuah target itu, saya mulai aktif di berbagai organisasi dan ekskul di SMA. Yang paling berkesan ketika saya diamanahkan menjadi Ketua Keputrian di ROHIS SMAN 4 Depok. Padahal saat itu saya benar-benar baru mengenal yang namanya organisasi dan untuk memimpin diri sendiri saja masih belum bisa, bagaimana memimpin orang lain dan dapat memberikan teladan untuk orang banyak. bahkan untuk berbicara di depan kelas saja saat itu saya masih suka demam panggung, apalagi berbicara di depan forum akhwat yang lumayan banyak anggotanya kala itu. Tapi bismillah, tidak ada yang tidak mungkin. Dengan azam yang kuat. Akhirnya saya pun berusaha melatih diri saya untuk berubah dan berlatih terus-menerus untuk berbicara di depan umum. Sampai suatu ketika saya diamanahkan untuk memberikan sambutan mewakili SMA saya di depan sekolah-sekolah lain, saat jaulah (kunjungan) ke sekolah lain.
Seiring berjalannya waktu, ternyata ROHIS banyak membawa perubahan pada diri saya pribadi. di sinilah perubahan-perubahan yang baik terjadi di diri saya. Mendapatkan banyak pelajaran, pengalaman ber-organisasi, serta dilatih menjadi seorang pemimpin yang amanah dan teladan. Terutama membawa saya lebih mengenal Allah dan Rasulnya J hidup saya seperti banyak warna dan selalu bersemangat.
Tetapi kehidupan pun mulai berubah. Banyak rintangan dan nikmat ujian yang Allah berikan. Hal ini terjadi ketika Ayah saya diberikan ujian sakit yang lumayan serius dan membutuhkan banyak biaya. Padahal saat itu sumber pendapatan keluarga yaitu dari ayah saja. Tetapi, ayah saya yang bekerja sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan Indonesia, harus mengalami PHK secara sepihak, karena ayah saya harus full istirahat. Disinilah kondisi keluarga saya mulai berubah, terutama pada ekonomi keluarga yang semakin menurun. Pada saat itu, saya sempat mengalami down yang lumayan parah. Karena pada kondisi itu, selain ekonomi keluarga yang semakin memburuk, juga saya mengalami kebingungan terhadap masa depan saya.
Walaupun saya dalam keadaan down, tetapi saya selalu yakin dan percaya, bahwa Allah memberikan ujian kepada kita sesuai dengan kemampuan kita dan pasti ada rencana Allah yang terbaik untuk kita. Mungkin yang kita inginkan belum tentu yang terbaik untuk kita. Allah lebih tau dari pada kita sendiri. Saat itu, saya berusaha merenungi di dalam alam bawah sadar saya semua hal yang positif.
Ada ibrah di setiap ujian dan rintangan. justru disaat ujian itu datang, disitulah saya merasakan ukhuwah indahnya saling menguatkan dengan keluarga inti saya. Ibu saya lebih terbuka dan sering mengajak saya untuk berdikusi, saya juga bisa lebih dekat dengan adik-adik saya. Saat itu saya baru sadar, seharusnya perkembangan adik-adik saya harus saya perhatikan dan ini menjadi kewajiban saya sebagai anak pertama.
Selain itu, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga saya. Bagaimana kondisi ini tidak boleh lagi terjadi kepada keluarga saya. Ketika itu yang saya fikirkan bukan mencari pekerjaan tetapi bagaimana saya harus membuka lapangan pekerjaan. Ya! saya harus menjadi seorang pengusaha! Walapun saya sempat ragu, karena saya pernah mengalami trauma yang dahsyat terhadap dunia usaha. Bangkrut dan ditipu oleh orang lain pernah saya alami, sehingga ketika terjun lagi ke dunia usaha, saya harus menguatkan tekad saya terlebih dahulu.
Akhirnya ketika saya magang di suatu perusahaan terkenal di Mega Kuningan Jakarta, saya bertemu dengan Ust. Valentino Dinsi yang pada saat itu membumingkan bukunya yang berjudul “SATU PENGUSAHA SATU KELUARGA” Masyaa Allah! Ini buku yang saya butuhkan saat itu. Setelah saya membaca buku tersebut dan saya juga sempat sharing dengan beliau. Akhirnya saya menemukan titik dimana Allah sedang mengarahkan HambaNya ke Jalan yang TERBAIK menurutNya.
Setelah itu, saya pun diskusi dengan Orangtua saya. Sempat tidak di izinkan untuk menjadi seorang pengusaha, karena menurut beliau dunia usaha itu keras butuh mental yang kuat dll..  memang di keluarga saya belum ada yang menjadi seorang pengusaha. Dan mungkin inilah Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi pelopor pengusaha di keluarga saya khususnya.
Dengan kekuatan tekad saya, akhirnya saya terus melangkah action, dan ingin membuktikan kepada keluarga saya, bahwa I CAN DO IT!
          Akhirnya saya memutuskan untuk  mencari ilmu bisnis yang sesungguhnya sebelum benar-benar terjun ke dunia bisnis. Ya, saya harus mencari tempat kuliah bisnis kalau bisa mendapatkan beasiswa dan berbasis syariah.
          Keinginan saya ini pun menjadi hujatan banyak orang. Ada yang bilang “orang ayahnya lagi sakit bukan kerja aja malah sok-sokan kuliah, duit dari mana.. dan bla bla bla” wah banyak deh perkataan-perkataan orang disana tentang saya. Tetapi Saya pun tidak terlalu memikirkan mereka, saya terus melangkah dan bersyukur karena dari hujatan itu tandanya banyak yang peduli dengan saya dan saya semakin bersemangat dengan hal itu.
          Ada seorang penguat di balik orang yang tegar dan kuat. Ya.. keluarga sayalah yang menguatkan saya untuk berkuliah. Entah uang dari mana. ketika mempunyai azzam untuk menuntut ilmu, Insyaa Allah, Allah akan mempermudahnya. Allah kan Maha Kaya, kita hanya perlu berikhtiar dan berdoa.

Dreams, Pray And Action!

Salam Inspiratif,
@rinanisaa

Minggu, 18 Desember 2016

Mujahidahnya Greenland

*saat tes asrama di Kampus hijau nan asri*
Disaat itulah pertama kali aku bertemu dengannya, bertemu dengan sang mujahidah yang sangat anggun, sholihat Dan banyak pula hafalannya. Masyaa Allah.
Aku jadi minder, yang masih jauh banget ilmunya dan hafalannya pun belum pernah di muraja'ah lagi sejak smp -_- ckck (Astaghfirullah) *ngapain aja lu rin? Haha maklum sekolah umum mah ngejarnya akademik banget.
Tapi, disinilah aku tersadar bahwa ilmu dunia dan akhirat haruslah balance. Dan aku banyak belajar dari teman2ku disana terutama dari dia.
Entah kenapa Allah mempertemukan Dan mendekatkan aku dengan nya.
Diawali dengan kami satu asrama Dan satu group di program pengenalan Kampus (propeka). Di saat itulah kami semakin dekat Dan sering sharing2 bareng. Ya, pemikirannya cukup luas Dan pengalamannya pun sudah banyak.
Ternyata tidak hanya itu,  dia juga orangnya kalo di luar sangat ambisius, selalu bersemangat dalam kebaikan dan struggle bangeeet. Yaa macam akhwat strong Dan kuproy lah :p tapi anehnya kalo udah di dalam  mainnya sama laptop terus dari pagi-siang-sore-malam-pagi lagi yaa, pokoknya gak ada capeknya deh. Gatau ngapain aja itu. Haha ._v
(Padahal mah tau, dia nonton film *eh)
Dia juga paling doyan sama mie Dan bakso kuah sambel haha kenapa gitu? Karena antara kuah Dan sambel banyakan sambel. Jadilah namanya bakso kuah sambel. (Bagus tuh menu buat yang suka makan sambel) wkwk

Di balik kecerian dan ketangguhan dia, terdapat hati yang lembut. Ya namanya perempuan pasti hatinya lembut (walaupun gak semua hehe) bak  intan permata di lautan. *eaa :p
Dan di balik ketegarannya tersimpan cerita yang amat dahsyat sewaktu kecilnya yang membuat dia bisa seperti ini, sekuat dan setangguh uminya dan aku sangat salut sama dia Dan belajar banyak dari kehidupannya.

Kedekatan kami berlanjut ketika kami satu kelas, satu organisasi bahkan satu divisi, Dan setelah selesai dari asrama kami pun satu rumah serta kami pun mendapatkan beasiswa yang sama.
Tidak hanya itu, jalan bareng, touring bareng, makan bareng, yaa pokoknya always together.
So, ga jarang orang bilang kaya anak kembar.
Kalo kita lagi sendiri-sendiri pasti selalu ditanya, dia kenapa atau aku yang ditanya.
Ya sampai orang bilang kalo ada aku pasti ada dia. Haha

Cuma satu yang belum terealisasi niih, kita ada rencana mau ke lombok dan malaysia bareng.. Semoga Allah mempertemukan kita disana yaa ukh. Bukan hanya disana, tapi in syaaAllah kita
Juga akan ketemu di masjidil haram. Aamiin Allahumma aamiin .

Secara otomatis banyak moment dong sama dia yang unforgettable banget.
Kalo di ceritain bisa kali jadi satu novel mah. Haha :p

Ketika dekat , tak selamanya Allah mendekatkan kita pada satu orang saja. Qodarullah. Saat ini kita diberi kesempatan untuk bertebaran dimuka bumi dengan cita-cita Dan talent masing2.

Tak terasa saat ini dia udah semakin tua alias dewasa, 21th telah terlewati dalam hidupnya.
Aku sangat bersyukur Allah mempertemukan aku dengan seorang mujahidah Greenland yang sangat luar biasa.

Terimakasih mujahidah telah mewarnai kehidupan aku semakin berwarna, selalu ada disaat suka Dan duka,  selalu pengertian Dan selalu mensupport apapun kondisi sahabatnyaa serta selalu mengingatkan dan berlomba dalam kebaikan.

Walaupun aku sudah tak bersama-sama lagi, tapi aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu..

Semoga Diumurmu yang semakin berkurang ini, Allah menjadikanmu lebih Lembut dalam bicara, menjadi lebih mulia pada akhlaknya menjadi lebih tegar dengan pundaknya.
Semoga Allah senantiasa memberikanmu kesehatan wal'afiat dan keselamatan dunia wal akhirat, menjadikanmu orang sholeh dan sukses yang bermanfaat, menyejukanmu dengan cintaNya pada setiap jalan yang kau tempuh, menjauhkanmu dari setiap kemaksiatan dan mendekatkan selalu pada orang yang sholih, serta semoga Allah memberimu seseorang Mujahid yang akan mendampingimu karena mencintaimu berlandaskan cintanya pada sang Pencipta, menggandeng tanganmu bukan karena dunia semata, melainkan berjuang untuk melangkah ke syurga bersamanya.
Aamiin Allahumma aamiin

Sengaja aku kasih ini diakhir, karena aku Ingin menjadi sahabat yang mendoakan kamu bukan pertama kali tapi yang terakhir. Hihi :p

Miladuki sa'idah ukh :')
Uhibbuki fillah ila jannah mujahidah :* {}

Salam,

Sahabatmu yang selalu mendoakanmu.

161216

Selasa, 15 November 2016

5 PRINSIP PENDAPATAN. Pendapatan adalah fungsi :

Apa sih yang kamu fikirkan kalo berbicara mengenai pendapatan??
Uuh , kalo saya sih seneng banget kalo ngomongin pendapatan.
Secara tidak sadar mau gak mau, kalo kita bisnis ga jauh jauh deh ngomongin pendapatan atau biasa disebut income. Walaupun paling pusing klo udah melihat angka-angka. Tapi kudu ngerti hehe
Berikut beberapa point mengenai pendapatan.
Check it out!

Pendapatan mempunyai beberapa fungsi, di antaranya :
1. Mental :
Ditandai dengan : Seberapa banyak uang yg bisa diterima dan sudah memberi kenyamanan secara mental.
A dan B penghasilannya : Rp. 10 jt/bulan.
Untuk A, sudah cukup dan beri kenyamanan (secara mental)
Untuk B, belum cukup dan tak nyaman.
Maka B akan berusaha lebih keras lagi.
Pendapatan kita adalah tergantung yang kita fikirkan Dan kita ikhtiarkan. Kalo sudah ikhtiar banyak tapi belum cukup itu tandanya ada yang salah dari diri kita. Hayo apa?? Yap! Berarti kita kurang bersyukur. Berapa pun pendapatannya kalo bersyukur pasti cukup aja kok :)
So, tentukan pendapatanmu berapa lalu bersyukurlah!

2. Sosial
Seberapa banyak orang yg dikenal dan mengenal.
Di level ekonomi apa orang2 itu?
Dikenal sbg apa kita oleh orang2 itu?
- Pendengar yg baik?
- Suka berdebat?
- Suka menang sendiri?
- Suka ditraktir atau mentraktir?
- Suka memberi solusi, ilmu, gagasan?
- Suka membantu bisnis / usaha orang2 ?
- Suka becanda yg cerdas atau kasar, porno dan Rasis?
So, tentukanlah! Supaya balance dengan brand Dan pendapatan kamu :)

3. Profesional
Karyawan dan Pebisnis beda tipe pendapatannya. Beda juga peluang peningkatan pendapatannya tsb.
Bidang apa yg jadi core competence?
Tiap bidang pun beda2 karakternya.
Naah, sekarang kamu harus tentukan mau jadi karyawan seumur hidup yang gajinya tetap tapi segitu2 aja, atau jadi pembisnis gajinya tidak tetap tapi gajinya bisa kita bisa prediksiin sendiri. Hehe
Naah selanjutnya, tentukan bidang apa yang sesuai passion Dan berpeluang besar!

4. Spiritual
- Seberapa bagus shalat fardhu, sunah, dll.
- Bagaimana sedekahnya? Harian? Mingguan? Berapa banyak?
Dibiasakan atau kalau ada yg minta aja?
- Berdoa. Masih utk diri sendiri saja? Atau sdh utk orang lain juga? (Jangan pelit doa!!!)
Nah ini yang paling penting! Hasil pendapatan kita akan berpengaruh terhadap aktivitas spiritual (mutaba'ah yaumiyah) kita. Apalagi seorang pembisnis. Kudu terus deket sama Allah biar rezeki jalan teruuus. Etss... tapi bukan berrti deket sama Allah itu cuma karena ada maunya aja ya, tapi itu adalah fitrah kita sebagai makhluk Allah Yang mempunyai kewajiban ibadah (y)
Intinya antara aktivitas dunia dg akhirat harus balance yaa seperti konsep akuntansi income kita yang harus balance antara pendapatan Dan pengeluaran kita.

5. Finansial.
Uang yg didapat, utk apa aja?
Konsumsi? Tabungan? Sedekah? Investasi? Belajar?
Naah ini kita perlu jadi mentri keuangan diri sendiri niih. Tentukan semua pengeluaran kita Dan sesuai dengan income yang kita dapatkan. Jangan sampe malah kebanyakan pengeluarannya hehe
Apalagi kalo kita sudah berkeluarga perlu banget bikin plot pengeluaran yang dibutuhkan bukan yang di inginkan.

Ok! Enough for about income .
Semoga bermanfaat :)

Senin, 24 Oktober 2016

Luruskan Anakmu!

Jika saat ini anakmu malas sholat, cepat tegur, karena jika sudah terbiasa akan sulit engkau mengubahnya.

Jika saat ini omongannya Anjay .anjrit…njirrr dan ucapan buruk lainnya.. cepatlah kau ubah. Karena besok-besok mungkin dia akan mengumpatmu dengan kata kata itu. Atau mungkin dia akan sekarat dalam mautnya dengan perkataan itu. Naudzubillah.

Jika saat ini hobinya cuma nongkrong dan menghambur-hambur uang, cepat tegur dan luruskan, agar kelak ia belajar artinya hidup qona'ah dan hidup apa adanya.

Engkau mampu membeli duniamu duhai ayah dan ibu, engkau gadaikan siang malam-mu untuk mereka dan kepingan rupiah untuk hidupmu. Engkau mampu mengumpulkan uang untuk kebahagian anakmu. engkau mampu untuk jadikan mereka bertitel laksana raja dan ratu. Namun engkau tak bisa membeli akhlak dan pendidikannya saat engkau terlalu ambisi dengan duniamu, karena engkau lupakan pendidikan anakmu.

Tak cukup engkau serahkan semuanya pada seorang guru atau asrama yang masih ambigu, apakah dia diajar bagaimana wudhu dan sholat khusyuk atau mereka cuma menjadikanmu lahan untuk mencari harta dan memeras keringatmu.

Engkau duhai orangtua, ikut sertalah dalam mendidik anak anakmu, jangan cuma mengandalkan guru sekolahan anakmu.

Dia anakmu, penyelamat hidupmu...

Jika sekarang belum, maka kapan lagi akan memulai…

Sumber: Al Akh. M
-------
Jika dari kecil dia tidak diajarkan perihal halal haram maka jgn heran ketika dewasa dia tidak peduli perihal halal haram karena baginya bagaimana keinginannya bisa terpenuhi

Jika dari kecil tidak ada disiplin yg tegas mengenai aturan Maka ketika dewasa jgn heran kalau dia hidup seenaknya

Jika dari kecil tidak diajarkan untuk peduli terhadap sesama, maka jangan heran ketika dewasa bersikap sombong Dan angkuh.

Yuuukk kita sama sama jadikan anak anak didik kita pribadi yang berakhlak dan penyelamat di akhirat, dengan kita ikut serta aktif dalam memonitoring perkembangan anak didik kita baik di rumah maupun di sekolah.

Barakallahu fikum.

Kamis, 22 September 2016

Celoteh inspirasi

Pagi yang merekah
Bersama embun mengantar hari
Siap untuk menjelajah dunia
Mimpi yang hadir sejenak menyapa dunia
Alam telah menghadiahkan nyata dan mimpi untuk saling melengkapi
Dimana penat selalu ada tempat beralih.

Kita semua adalah musafir yang lelah berjalan
Mencari tempat membasuh

Inspirasi adalah air kehidupan menghapus dahaga
Satu teguk akan menghapus dahaga
Dua teguk akan menguatkan dirinya membuka hati untuk lebih bijaksana
Mensyukuri sesama dan menikmati kehadirannya
Berucap kagum dengan alam
Mengisi hari dengan semangat bagai berbaju indah siap berlari ke pesta
Kita pun tak pernah lupa saatnya duduk di pinggir telaga

Inspirasi Menyapa...
Agar kita tak lagi bernapas tanpa rasa sebab untuk kita terentang seribu teguk kehidupan.
Andai kita mau berjeda
Pasti kita bisa melangkah penuh meraih kehidupan..

Untuk jiwa yang ingin terus belajar dan meraih impian yang menginspirasi.

#AmazingInspiration
Inspirasi Anak Negeri