Sabtu, 18 April 2020

STOP CANDU PONOGRAFI PADA ANAK

Bismillahirrahmanirrahim...
Alhamdulillah, kemarin abis ikutan kulwap kerennya Rumah Pensil Publisher. Daripada chatnya ilang kalau di save di WhatsApp. Saya ingin save di blog ini aja sekalian bisa di baca oleh yang lain juga dan sebagai pengingat bagi saya. semoga bermanfaat. 😇

Alhamdulillahi ladzi anzala rosulahu bil huda wa dinul haq. Liyuzhirohi ‘ala diini kullih wa kafa billahi syahiidan. Asyhaduallaa ilaaha ilallaah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rosuluuhu laa nabiya ba’dah.

Saya senang sekali nih jumpa dengan Ayah dan Bunda lagi dalam acara KulWap bersama Tim Rumah Pensil Publisher.😊 
Kali ini KulWap kita berangkat dari keprihatin tentang banyaknya anak-anak yang dieksploitasi para pemilik konten pornografi.
 Sebelum lanjut, jawab tebak-tebakan ini dulu ya...
APAKAH PORNOGRAFI ITU?
Harian Radar Bogor melansir bahwa situs pornografi anak melibatkan 18.747 anak. Jumlah anak yang jadi korban eksploitasi seksual mencapai 100-150 ribu anak. Sedangkan belanja pornografi tidak kurang dari Rp. 50 triliun per tahun.😱

 Semua angka itu sangat fantastis sampai banyak orang heran sendiri: kenapa Allah belum menimpakan azab-Nya kepada kita.

Tapi Ayah dan Bunda, menjadi korban hanyalah bagian kecil dari kejadian yang dialami anak di dunia pornografi. Bagian besarnya justru mereka juga jadi penikmat pornografi. Ini sangat mengerikan.

Ada video asusila yang diperankan sepasang bocah ingusan berumur 10-an tahun. Selain itu ada modus baru: yaitu menjebak anak ke dalam pornografi melalui whatsapp video call.

 Tersangka modus baru ini mendapatkan identitas para calon korban melalui aplikasi game online. Dari situ tersangka berkenalan dengan para calon korban dan komunikasi berlanjut via whatsapp. 

  "Kemudian tersangka meminta pelaku melakukan video call sex dengan korban dan direkam oleh tersangka tanpa sepengetahuan korban," ujar Kombes Iwan Kurniawan, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya

 Rekaman tersebut, kata Iwan, dimanfaatkan tersangka untuk mengancam korbannya. Tersangka, lanjut Iwan, mengancam korban akan menyebarkan rekaman itu jika korban menolak memenuhi keinginan tersangka.

Keinginan anak untuk menikmati pornografi juga dimanfaatkan orang-orang bejat. Seperti dalam kasus sepasang suami istri yang mempertontonkan adegan vulgar kepada anak-anak dengan memungut bayaran antara Rp. 5.000 sampai Rp. 10.000, atau dengan bayaran mie instan dan rokok.

 Pasutri ini sengaja membuka jendela kamar agar bisa ditonton dan kejadiannya terjadi beberapa kali sampai akhirnya dihentikan oleh seorang guru mengaji.

 Jelas paparan pornografi berdampak buruk bagi anak-anak. Tapi apa saja sih dampak buruknya?

DAMPAK BURUK MENIKMATI PORNOGRAFI PADA ANAK ADALAH:
1. Kecanduan
Berbagai konten pornografi yang muncul melalui iklan, media sosial, games, film, video klip, ataupun tontonan di atas awalnya akan membangkitkan rasa penasaran terlebih dahulu pada anak, bahkan saat tidak sengaja melihat sekalipun. Rasa penasaran inilah yang menjadi dorongan anak-anak untuk melihat lebih banyak konten pornografi lainnya.

Selain itu, kecanduan ini dipicu oleh pengeluaran hormon dopamin pada otak sehingga akan menimbulkan perasaan bahagia ketika menonton konten pornografi. Bila tidak segera dicegah, bukan tidak mungkin kecanduan terhadap konten pornografi dapat terjadi pada anak.

2. Merusak Otak
Pornografi dapat merusak otak anak, tepatnya pada salah satu bagian otak depan yang disebut Pre Frontal Cortex (PFC). Hal ini disebabkan karena bagian PFC yang ada di otak anak belum matang dengan sempurna. Jika bagian otak ini rusak, maka dapat mengakibatkan konsentrasi menurun, sulit memahami benar dan salah, sulit berpikir kritis, sulit menahan diri, sulit menunda kepuasan, dan sulit merencanakan masa depan.

3. Keinginan mencoba dan meniru
Dampak lain yang dirasakan anak setelah melihat pornografi adalah keinginan untuk mencoba dan meniru. Ini berkaitan dengan terpengaruhnya mirror neuron. Mirror neuron adalah sel-sel otak yang mampu membuat anak seperti merasakan atau mengalami apa yang ditontonnya, termasuk pornografi. Hal ini dapat mendorong anak untuk mencoba dan meniru apa yang dilihatnya.

4. Mulai Melakukan Tindakan Seksual
Jika tidak diawasi, anak-anak yang terpapar pornografi ini bisa saja mencoba melakukan tindakan seksual untuk mengatasi rasa penasarannya. Apalagi jika mereka sudah remaja, jika tidak diberikan pendidikan dan pemahaman seksual yang baik, keinginan melakukan tindakan-tindakan seksual sulit dicegah.

CIRI-CIRI ANAK YANG KECANDUAN PORNOGRAFI
Penulis buku The Drugs of the New Millenium, Mark Kastleman memberi nama pornografi sebagi visual crack cocaine atau narkoba lewat mata.
Memang ada bedanya orang yang kecanduan narkoba dengan kecanduan pornografi. Kalau narkoba biasanya sakau, tapi kalau pornografi tidak terlalu kelihatan dan hanya bisa dilihat dengan cirri-cirinya.

Ciri-ciri anak yang kecanduan pornografi:
• Mengabiskan waktu lebih banyak dengan perangkat teknologi, seperti internet, game dan lain sebagainya
• Anak jadi gampang marah
• Self esteem-nya rendah
• Jika berbicara tidak menatap mata kita
• Suka melawan
• Suka berkhayal
• Prestasi akademik merosot tiba-tiba
• Menjadi pendiam

Lalu, Bagaimana Cara Agar Anak-anak Kita Tidak Terjebak dalam Pornografi?
MENGENALKAN TARBIYAH JINSIYAH
Tarbiyah Jinsiyah adalah pendidikan seks dalam Islam. Jadi anak-anak harus diberi tahu tentang seksual dengan cara yang benar. Bukan dibiarkan.
 Dibiarkan akan berbahaya, sebab cepat atau lambat anak akan mengalami dorongan seksual tanpa tahu bagaimana menghadapinya. Bila ia bertanya pada orang yang salah, bahaya jadinya. Maka orangtua harus turun tangan nih mendidik anaknya.
 Apa saja yang harus diajarkan dalam Tarbiyah Jinsiyah? Silakan simak ya...
1. Anak Harus Minta Izin Ketika Masuk ke Kamar Orangtua
Ayah dan Bunda, sejak kecil sebenarnya anak harus diajarkan untuk meminta izin masuk ke dalam kamar ayah dan ibunya. Lihat deh hadis berikut:
Anas ra berkata, “Aku adalah pelayan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. Aku pernah masuk tanpa meminta izin terlebih dahulu. Ketika aku datang pada hari berikutnya, Beliau bersabda, ‘Sebagaimana untukmu wahai anakku, sesungguhnya telah terjadi ketetapan, janganlah kamu masuk, kecuali setelah meminta izin terlebih dahulu.”

Apa setiap saat harus minta izin? Tidak setiap saat sih, tapi ada 3 waktu yang dalam Al-Qur’an ditentukan untuk meminta izin masuk kamar orangtua.
Ketiga waktu itu adalah: 
- Menjelang shalat subuh,
- Menjelang waktu zuhur,
- Setelah Isya.

Dengan catatan: izin harus diminta bila pintu kamar tertutup dan orangtua ada di dalamnya.

Ayat ini mengandung pendidikan seksual yang penting untuk diperhatikan. Kenapa? Karena kita sering mengabaikannya.

 Buktinya? Buktinya kita masih membiarkan anak-anak mumayiz (hampir baligh) melihat aurat orangtuanya atau pembantu melihat aurat tuannya, atau sebaliknya, atau anak-anak mumayiz melihat aurat pembantu, atau sebaliknya.
Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab para psikolog memberi tahu bahwa apa yang dilihat anak di usia muda dapat mempengaruhi kehidupannya di masa datang. Banyak sekali penyakit seksual yang dialami remaja dan dewasa, berawal dari salah pandangan di masa kecil. Mengerikan bukan?
Perhatikan ayat suci ini ya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Hendaklah hamba sahaya (laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig (dewasa) di antara kamu, meminta izin kepada kamu pada tiga kali (kesempatan), yaitu sebelum shalat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari, dan setelah Shalat Isya. (Itulah) tiga aurat (waktu) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu, mereka keluar masuk melayani kamu, sebagian kamu atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat itu kepadamu. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS An-Nuur [24]: 58)

2. Membiasakan Anak Menundukkan Pandangan dan Menjaga Aurat
Kabarnya seorang cendekiawan Jerman pernah berkata, “Sungguh, aku telah mengkaji berbagai ilmu tentang seks dan terapi-terapi untuk mengatasi permasalahan seks. Namun, aku tidak menemukan obat yang paling mujarab, selain apa yang dikatakan Al-Qur’an dalam ayat ini:”

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An-Nuur [24]: 30)

Setelah mumayiz (hampir baligh) anak sudah mempunyai kecenderungan seksual. Tak ada obat yang lebih mujarab selain mengajarkan dua hal ini padanya: 
- Menundukkan pandangan (Gadhul Bashar), dan
- Menutup aurat.
Tak boleh orangtua yang melihat anak laki-laki atau anak perempuannya saling menatap dengan lawan jenis dan membiarkannya. Lihat saja hadis berikut ini:
Imam Ahmad telah meriwayatkan bahwa Al-Fadl ibnu Abbas (keponakan Rasulullah) berkata, “Aku membonceng di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dari Jam sampai Mina. Pada waktu beliau berjalan, tiba-tiba ada orang Arab Badui yang memperlihatkan kepadanya seseorang yang diboncenginya yang ternyata adalah anak perempuannya yang cantik. Kemudian ia berjalan beriringan dengan Rasulullah.”

Al-Fadl berkata, “Aku sempat memandangnya. Lalu Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam melihatku dan segera memalingkan wajahku dari wajahnya. Kemudian aku mengulanginya kembali, lalu beliau memalingkan wajahku kembali dari wajahnya. Beliau melakukan hal itu tiga kali. Dan beliau tetap membaca talbiah sampai melontar jumratul aqabah.”

Dalam hadis lain, Ibnu Abbas berkata kepada Nabi Shalallaahu ‘alaihi wassalam, “Aku melihat engkau memalingkan wajah anak pamanmu.”

Lalu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Aku melihat seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Aku khawatir setan akan masuk di antara keduanya.”

Selain Gadhul Bashar (menundukkan pandangan) dari melihat aurat orang lain, anak juga harus menutup auratnya. Caranya dilakukan seiring dengan melaksanakan perintah shalat. Kok bisa?
Iya dong bisa. Sebab saat shalat, pakaian anak harus menutup auratnya. Dengan pembiasaan ini minimal sebanyak 5 kali sehari, anak akan terbiasa dan senang dengan menutup aurat. Jiwanya akan tumbuh suci, akhlaknya akan mulia dan imannya akan kuat. Dengan kata lain, mereka jadi anak-anak shalih dan shaliha.
Jadi patut diduga kuat bila ada orang yang tak menjaga auratnya, ia memang tak terbiasa melaksanakan shalat, atau shalatnya bolong-bolong, serta tidak biasa diajarkan shalat dari sejak kecil.

Kita jadi bisa menebak ibadah seseorang dari pakaiannya. Seperti detektif saja ya. Keren kan?
3. Memisahkan Tempat Tidur Anak dengan Saudaranya
Memisahkan tempat tidur anak dengan saudaranya terlihat remeh, tetapi sangat sangat penting. Inilah hal istimewa dalam Islam karena mengajarkan kita untuk sangat teliti. Hal ini disebut Diqqah Nabawiyah (ketelitian kenabian).
Imam Abu Daud meriwayatkan hadis berikut dengan sanad hasan:
“Perintahkan anak-anak kamu untuk shalat pada usia 7 tahun. Pukullah mereka, ketika meninggalkan shalat pada usia 10 tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”
Dalam hadis ini disampaikan perintah yang jelas: bahwa anak-anak harus dipisahkan tidurnya sejak usia 10 tahun. Kenapa sih? Karena di usia 10 tahun inilah gejolak seksual mereka mulai tumbuh.

Bagaimana dengan anak-anak berjenis kelamin sama? Apakah perlu dipisahkan juga?
Sebisa mungkin iya. Bila terpaksa harus tidur dalam satu kasur yang sama, anak-anak yang berjenis kelamin sama tidak boleh pakai 1 selimut. Mereka harus memakai 2 selimut berbeda. Semakin jauh jaraknya, semakin baik.
Bila hal ini diabaikan, ternyata banyak terjadi kasus gay.
Jadi untuk menutup celah-celah kerusakan moral anak-anak, orangtua harus melakukan langkah pencegahan dengan teliti.
4. Melarang Tidur Telungkup dan Mengajarkan Tidur Miring di atas Lambung Kanan
Orang yang tidak mengerti, tentu akan bertanya meremehkan: apa hubungannya posisi tidur dengan penyimpangan seksual?
Namun orang muslim yang taat akan melaksanakan dulu, baru bertanya kemudian, setelah mendengar bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menyunnahkan agar kita tidur dengan posisi miring di atas lambung sebelah kanan.

Rasulullah juga menjelaskan bahwa tidur tengkurap adalah cara tidurnya setan. Sebab tidur tengkurap akan mempengaruhi timbulnya nafsu syahwat.

Jadi Ayah dan Bunda, bila Anda melihat anak tidur tengkurap, betulkan posisinya dengan lembut dan baik. Beritahu agar ia mencontoh cara tidur Rasulullah Shalallaahu ‘alihi wassalam. 

Selain tidak baik secara psikologis, cara tidur setan yang tengkurap juga bisa menimbulkan banyak penyakit. Kalo tidak percaya, silakan tanya para dokter deh.

5. Menjauhkan Anak dari Ikhtilat

Ikhtilat adalah bercampurnya laki-laki dan wanita. Ikhtilat berbeda dengan khalwat. Khalwat adalah menyendirinya seorang laki-laki dan perempuan di tempat yang tidak terlihat orang banyak tanpa hadirnya mahrom perempuan.

Bagaimana dengan anak-anak yang bersekolah di sekolah yang masih bercampur antara anak laki-laki dan perempuan? Atau di tempat kursus? Atau di mal dan pasar-pasar?

Tidak selamanya Ikhtilat dilarang, ada keadaan ketika Ikhtilat diperbolehkan, dengan banyak syarat, di antaranya:
- Para laki-laki dan perempuan tetap menjaga adab dalam pergaulan, tidak bersikap menarik perhatian lawan jenis.
- Tidak bersentuhan dengan lawan jenis.
- Ada sanksi untuk yang melanggar adab.
- Dilakukan dalam batas wajar.
- dll

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah berpendapat: tidak ada keraguan bahwa ikhtilat adalah sumber banyak sekali kerusakan, bencana dan musibah.

Bahkan agar tidak bercampurnya jamaah laki-laki dan perempuan saat memasuki masjid, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mengkhususkan sebuah pintu di Masjid Nabawi sebagai tempat masuk dan keluarnya kaum wanita.

Dari Ibnu Umar dia berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Sekiranya kita menyisakan pintu ini (seraya beliau menunjuk kepada salah satu pintu Masjid) untuk para wanita (adalah lebih baik).’ Nafi’ berkata; Maka Ibnu Umar tidak pernah masuk dari pintu tersebut hingga dia meninggal.” (HR. Abu Dawud)

 Jadi, jangankan membiarkan pacaran, Ayah dan Bunda, bahkan kita harus sebisa mungkin menjauhkan anak-anak dari ikhtilat. Walaupun dalam keadaan darurat hal ini diperbolehkan.
6. Mengajarkan Mandi Wajib dan Sunnah-Sunahnya bagi Anak yang Menginjak Dewasa
Sebaiknya ayah lah yang menjelaskan hal ini pada anak laki-laki dan ibu yang menjelaskan pada anak perempuan.

Bila mimpi basah dan haid telah datang, maka anak sudah memasuki usia taklif (menerima beban) dalam menjalankan perintah Allah.

Saat itulah awal berlakunya berbagai kewajiban dan larangan agama. Amal mulai dihisab dan ucapan mulai dicatat. Malaikat pencatat amal di kanan dan kiri mulai bekerja mencatat kebaikan dan keburukan.

Untuk menjelaskan hal ini sebaiknya orangtua memberi nasihat dengan lembut, baik dan penuh motivasi agar anak bersemangat beramal shalih dan membenci kemaksiatan.

7. Mengajarkan Surah An-Nuur
Mulai usia 10 tahun atau baligh, tempat tidur mulai dipisah dan orangtua mulai memberi imunisasi kejiwaan agar anak mampu mengarahkan dorongan seksual, mengekang nafsu dan memelihara diri dari perbuatan zina.
Para Salafus Shalih mengajarkan anak-anak Surah An-Nuur sebagai bimbingan. Mereka diminta membaca, mengerti dan bahkan menghapalkannya.
Seorang ulama bernama Al-Jahidz berkomentar, “Sesungguhnya para pendidik harus memberikan perhatian khusus terhadap hafalan Surah An-Nuur bagi anak-anak perempuan.”
Amirul Mukminin, Umar ibnul Khattab ra menggantungkan tulisan yang berbunyi, “Wanita muslimah tidak boleh masuk ke tempat pemandian, kecuali karena sakit dan ajarkan wanita-wanita kamu Surah An-Nuur.”

Kenapa Surah An-Nuur? Karena Surah An-Nuur memuat lengkap petunjuk tentang akhlaq, penjelasan masalah seksual dan perintah menjauhi zina.

8. Menjelaskan Masalah Seks dan Perzinahan
Ayah dan Bunda, setelah penjelasan tentang akhlaq, kewajiban mandi junub dan lainnya di atas, kini tibalah saatnya menjelaskan tentang bahaya zina.

Agar anak paham beratnya dosa perbuatan zina, mereka harus diberi pengetahuan perlahan tentang hukuman buat para pezina, yaitu cambuk 100 kali atau dirajam sampai mati.

9. Tidak Mempersulit Pernikahan
Hari gini cepet nikah?
Kira-kira gitu jawaban orang bila ada yang melakukan pernikahan di usia muda. Di jaman now, dimana orang bersekolah sampai usia 24 tahun, dimana pacaran tak dilarang hukum, maka cepat menikah tampak seperti kemunduran, keburukan dan kesalahan. Benarkah begitu?

Intinya bukan sekecil apa usia orang boleh menikah tapi bagaimana sikap orangtua agar tidak sampai mempersulit anak-anaknya menikah bila mereka telah siap. Mempersulit di sini semisal mempermasalahkan masalah fisik: harus ganteng, harus cantik, harus punya rumah dulu, harus keturunan begini dan begitu, harus ada mahar sekian dan lain-lain.

Banyak penyakit jiwa, sosial bahkan kriminalitas lahir karena pernikahan dipersulit.

Kecil-kecil sudah pacaran, kasus gay, hamil di luar nikah, Married by Accident, pembunuhan karena perselingkuhan pacar dan lain-lain akan sangat banyak terkurangi bila orangtua tidak mempersulit anak-anak mereka untuk menikah bila telah siap fisik, mental dan tanggung jawab.
10. Melihat Tanda-tanda Usia Baligh
Karena sudah mengalami, kita semua sudah tahu tanda-tanda tibanya usia baligh pada anak. Sekadar mengulang, tanda-tanda baligh bila terjadi:
- Ihtilaam (mimpi sampai basah)
- Haid
- Tumbuh rambut di sekitar kemaluan
- Sudah berusia 15 tahun.

Mengetahui anak sudah baligh atau tidak penting bagi orangtua untuk mempersiapkan anak memasuki usia dewasa.

 Tapi selain mengenalkan Tarbiyah Jinsiyah, ada lagi nih satu pe-er besar buat ortu jaman now. Apa itu?
DIET GADGET

Bayangkan, secara statistik di seluruh dunia, beginilah keadaan pornografi dunia maya:
12% situs internet adalah situs pornografi. Jumlahnya 24.644.172 situs.
• Setiap detiknya ada 28.858 orang menonton situs porno.
25% penelusuran dengan search engine merupakan query yang berhubungan dengan pornografi (68 juta search query).
• Dari semua data yang di download, 35% nya mengandung konten pornografi.
• Rata-rata umur anak saat pertama kali melihat pornografi adalah 11 tahun.
• Setiap harinya terjadi 116.000 query penelusuran berkaitan dengan pornografi anak.
• Ada sekitar 100.000 website ilegal yang berkaitan dengan pornografi anak.
• KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) mengungkap bahwa 65,34 % anak usia 9-19 tahun di Indonesia mengakses pornografi via gadget.

Di masa kini pornografi kian marak karena banyak dilakukan di dunia maya melalui adanya internet. Dan alat apa yang digunakan semua orang untuk mengakses internet?

 Gadget! Tentu saja. Jadi mau tidak mau, orangtua juga harus mengambil sikap dalam hal ini dengan melakukan diet gadget.
Jadi, dunia di sekitar kita sudah sangat beresiko. Orangtua tidak boleh ragu lagi melakukan diet gadget buat anak.

Sementara itu, untuk melindungi anak-anak dari konten asusila. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise sedang menyiapkan peraturan menteri mengenai larangan penggunaan telepon seluler atau ponsel terhadap anak-anak.

Ketika SD membuka situs-situs yang kurang baik, ketika SMP dan SMA sudah mulai mempraktikkan,” ucapnya.

Nah, sanggupkah orangtua mendukung dengan sikap tegas pula? Karena ini sudah menjadi kondisi darurat nasional.

Kami sedang menyiapkan permen (peraturan menteri) mengenai aturan tersebut. Saya pikir, anak-anak, terutama yang masih duduk di sekolah dasar (SD), belum perlu HP (ponsel),” ujar Yohana dalam seminar di Universitas Negeri Jakarta, kemarin.

Menurut dia,  penggunaan ponsel membuka peluang bagi anak-anak untuk membuka situs-situs yang kurang baik.
Cara Diet Gadget:

• Kurangi sedikit demi sedikit waktu menggunakan gadget, sampai maksimal 2 jam per hari.
• Jika mengurangi sedikit demi sedikit ini tidak berhasil, larang gadget sama sekali.
• Mengarahkan anak pada kegiatan di luar ruangan seperti berolah raga, mencari serangga, dan lain-lain.

KEMBALI KE BUKU
 Ayah dan Bunda, anak yang dikenai diet gadget biasanya akan mengamuk, ngambek atau minimal protes keras. Karena itu perlu diberi alternatif gadget. Salah satu alternatif terbaik bagi gadget adalah buku.

 Kenapa harus buku? Karena buku memiliki berbagai manfaat yang sangat luar biasa. Mau tahu apa saja? Silakan simak ya...

Islam menuntut kita untuk menjadi seorang yang berguna bagi orang lain. Mampu menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membantu orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Salah satu cara menjadi orang yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku.

Sebagaimana sabda Rasul: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’no:3289)

Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak manfaat membaca buku menurut Islam. Simak yaa:

10 Manfaat Membaca Buku Menurut Islam dan Dalilnya:
1. Menambah ilmu
Dengan membaca buku, kita akan menambah ilmu pengetahuan yang kita punya. Menuntut ilmu melalui membaca buku sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sabda Rasul:

Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

2. Meningkatkan keimanan
Membaca buku akan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Kita jadi lebih berpikiran terbuka dan rasional dalam menghadapi sesuatu sehingga keimanan kita kepada Allah pun semakin kuat. Sebagaimana sabda Rasul:

“Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Menjadi amal jariyah
Membaca buku merupakan suatu amalan karena dengan bertambahnya ilmu pengetahuan kita, lalu kita sampaikan apa yang kita pelajari pada orang lain, maka selama ilmu itu terus mengalir dan dipergunakan untuk kepentingan yang baik, akan mengalir terus pahala kita walau kita telah wafat. Sebagaimana sabda Rasul:

“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” (HR. Muslim)

4. Kemudahan menuju surga
Membaca buku terutama buku tentang Islam akan menambah ilmu pengetahuan tentang agama Islam. Berbagai ilmu tasawuf modern, ilmu tauhid Islam, dan ilmu lainnya akan memudahkan jalan kita menuju surga karena ilmu yang bermanfaat. Sebagaimana sabda Räsulullah SAW:

“Siapa yang menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu maka Allah akan perjalankan (mudahkan) ia jalan menuju Surga. Sungguh para malaikat mengepakkan sayap-sayap mereka karena ridha dengan penuntut ilmu. Sungguh orang alim benar-benar dimintakan ampun oleh makhluk di langit dan di bumi hingga ikan di laut.

Keutamaan ahli ilmu dibanding ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan atas seluruh bintang. Para ahli ilmu adalah perawis para Nabi. Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham tetapi mewariskan ilmu.

Siapa yang mengambilnya berarti telah mengambil keuntungan yang besar.” (HR. At-Tirmidzi no. 2682, Abu Dawud no. 3641, dan Ibnu Majah no. 223. Dishahihkan Syaikh Al-Albani)
5. Mengasah konsentrasi
Membaca buku akan mengaktifkan sel-sel saraf pada otak yang akan membuat otak menjadi lebih mudah berkonsentrasi. Orang yang sering membaca akan mudah berkonsentrasi pada satu hal yang ia fokuskan. Bahkan Allah pernah mengajarkan doa untuk konsentrasi kepada Nabi Muhammad dalam surah Al Mu’minun ayat 97-98 yang artinya:

Katakanlah (hai Muhammad), ‘Aku berlindung kepada-Mu ya Allah dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu dari kepungan mereka’.”

6. Menjelajah dunia tanpa meninggalkan rumah
Keunikan dari membaca buku adalah kita bisa menjelajahi dunia tanpa meninggalkan tempat tinggal kita. Tanpa beranjak dari dalam rumah atau kursi yang nyaman, kita bisa merasakan sensasi berada di belahan dunia lain.
7. Terhindar dari pikun
Seorang peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey, membuktikan bahwa hanya dengan membaca buku seseorang akan terhindar dari penyakit “Demensia”. Demensia adalah penyakit saraf yang menyebabkan seseorang menjadi sangat pikun.

Membaca dapat menciptakan semacam lapisan penyangga yang melindungi dan mengganti perubahan sel-sel otak dengan menumbuhkan dendrit, salah satu komponen sel saraf otak atau neuron.

8. Menambah empati
Membaca buku terutama buku yang berisikan tentang perjalanan hidup seseorang atau buku sastra akan menambah empati pembacanya dan merupakan cara meningkatkan akhlak. Seseorang akan menjadi lebih peka terhadap orang lain karena wawasan yang lebih luas.
Menurut penelitian di University of Toronto dikatakan bahwa rajin membaca buku fiksi akan menambah nilai empati yang ada di dalam diri seseorang. Membaca buku dapat menstimulasi otak untuk menciptakan dunia sosial dalam pikiran.
9. Mengurangi stress
Siapa bilang membaca itu kegiatan yang sangat serius? Justru dengan membaca, seseorang dapat mengurangi tekanan mental yang diderita.

Membaca buku, terutama buku fiksi, dapat mengurangi stress. Sebuah studi yang dilakukan oleh beberapa ahli di Sussex University, Amerika Serikat, membuktikan bahwa membaca buku sebelum tidur dapat mengurangi kadar stres hingga 68%. Membaca dapat menarik pikiran seseorang dalam dunia yang terbentuk berdasarkan cerita di dalam buku sehingga pembaca merasa memiliki jiwa tenang dalam Islam. membaca juga merupakan obat hati dalam Islam.

10. Meningkatkan kreativitas
Membaca dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas seseorang. Dengan membaca, sel-sel otak akan lebih aktif, terutama sel otak kanan yang bekerja dalam menciptakan berbagai ide baru. Sebut saja Thomas Alva Edison yang sangat gemar membaca sehingga ia mampu menciptakan berbagai ide-ide baru setiap hari.

Itulah beberapa manfaat membaca buku menurut Islam. Membaca buku adalah suatu tuntutan dalam kegiatan menuntut ilmu.
Maka perbanyaklah membaca buku.

Jangan lupa, Ayah dan Bunda. Dalam perspektif keluarga, buku akan menambah quality time dan family time. Waktu keluarga yang berkualitas. Terutama bila orangtua meluangkan waktu untuk membacakan buku untuk anak atau membaca buku bersama anak-anak.

KESIMPULAN
Untuk menghindari anak dari jebakan pornografi yang demikian marak dan menarik, orangtua harus memberi mereka Tarbiyah Jinsiyah, melakukan diet gadget dan menawarkan buku sebagai alternatif terbaik mengisi kegiatan anak.”
Alhamdulillah, materinya sangat detail dan lengkap. Semoga bermanfaat bagi ayah bunda untuk mempersiapkan generasi Rabbani yang unggul, Sholeh dan Sholehah. Aamiin Allahumma aamiin


Jumat, 14 Februari 2020

Self healing


Oleh: Ustdz. DR. Aisah Dahlan

Sbh proses menyenbuhkan diri dari luka batin. Luka batin adl kepenatan kita menahan gejolak emosi.
Emosi itu bukan marah.
Emosi = bergerak / gerakan menjauh
Marah salah satu dari emosi

Ada 6 emosi negatif
Ada 3 emosi positif
(Gambar di foto)

Semangat merupakan salah satu jenis emosi.

Di dlm otak byk listriknya, klo lg byk pikiran mesti minum. Biar solusi bs terakses kembali. 

Berat badan dibagi 30 (untuk mengetahui brp byk konsumsi air yg perlu diminum) ini minimal yaaa.

Tepuk tangan untuk mengaktifkan otak kiri kanan.
Otak emosi tepat di tengah2, sebesar kepalan tangan. Juga jantung sebesar kepalan tangan.

Sistem limbik ada di hewan mamalia.
Manusia lengkap ada otak mamalia dan otak reptil.
Knp ada rasa ga enak di otak tp kita sll pegang hati ?
Rumahnya di kepala , masuk lewat jantung diperkuat 5000x ,
Jantung ini disepakati sbg qolbu.

Jenis emosi bentuk tangga.

Marah tidak bs hilang , klo mau doa : ya Allah , angkat marahku.

Depresi itu tandanya ada ide bunuh diri.
Org depresi ingetin untuk tarik nafas, jgn disuruh dzikir dulu. Tari napas 3-5x. Klo ud ada air mata dan mulai curhat berarti ud naek ke level yg lbh baik.

Apathy sudah tidak bs keluar air mata.
Di level sedih br bs kita tuntun istigfar.

Klo kesel atau ada mslh sm anak 3x tarik nafas panjang
Klo sm suami 9x tarik nafas panjang

Istigfar dilafazkan ,(jgn ngebatin) bs mengambil oksigen sampai 5 ltr. Ketika melafazkan istigfar Diawal keluarkan karbon dioksida. 
Kalimat Tahlil pun bisa.

Sebut Nama Allah dgn muka indah. Ini mah kita seringnya istigfar sambil mukanya jelek.

Hati2 dampak kalimat tayyibah yg diucap dgn tidak tayyib. Anak2 kita jd demen ngmg : oh My God 😱😅 krn yutuber pd pasang muka happy ketika ngmg OMG.

Ilmu masuk di otak depan. Knp sering lupa ? Krn diblokir otak mamalia dan otak reptil.

Narkoba bikin cpt naek level dari apathy jd damai tp nanti turun lagi ke level apathy. Makanya narkoba itu dilarang.

Org nangis pantang dikasi tissue. Biarin aja kecuali dia mnt tissue sendiri. Gausah dikasi apa2. Mulut diem gausah nasehatin juga. Peluk aja.

Nasehat mulai bs dikasih ketika udah di anak tangga semangat

Klo pny anak perempuan , lg cerita , HARUS perhatikan. Otak perempuan klo lg bicara senang dilihat matanya.

Menikah itu enak bgt. Kesel aja dicatat ibadah, asal istigfar.

Laki2 plg kerja sampai dirumah 10 menit pertama apapun perasaannya pasti pasang muka datar.

Klo suami mukanya datar itu namanya wibawa buibu. Laki2 loadingnya 10 menit.
Sambut dia ketika plg krj ga lbh dr 10 kata. Stlh 10 menit suami itu br bs diajak bicara dan seneng ketika istrinya ada di hadapannya. Jgn ditinggal . Yg dirumahnya blm ada meja kerja khusus buat suami, bikin ya.

Bedanya sm laki2, Perempuan 10detik bs 6x berubah krn hormon progesteron bikin lentur muka kita nih. 

Dari otak turun ke sistem saraf disebarkan ke tubuh. Bdn akan melakukan apa yg diperintahkan otak.

Skrg jaman gadget, anak maen gadget, kita sering ngmg : maen gadget terusss. Di tubuh anak : jd tersebar maen gadget terus. Jadi makin susah berenti.

Hati2 bilang ke anak , anak badung, anak nakal. Klo tetangga bilang anak kita nakal, ga ngefek. Tp klo kita , ibunya sendiri yg bilang , hati2 ya buibu. Ucapkan yg baik2 yaa.

Tubuh manusia ada sinyalnya lho. Ada hukum tarik menarik.

Resapi QS Adz Dzariat 23.

Sumber : Bella, tangerang menyusui

Kamis, 13 Februari 2020

📚 KELUARGA MUSLIM

📆 Kamis, 20 Jumadil Akhir 1441H / 13 Februari 2020
 
📝 Pemateri: Ustadzah DR. Aan Rohanah, Lc. M.Ag.

📋 Mengelola Hati Saat Kecewa Pada Pasangan

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dalam berkeluarga, suami istri, walaupun secara umum bahagia, tapi mungkin pernah juga merasakan kecewa kepada pasangannya, namun rasa kecewanya tidak boleh dibiarkan berkepanjangan agar tidak berakibat luka yg dalam di dalam hati dan juga tidak melukai perasaan pasangan. Kelolala hati untuk bisa seperti itu dg hal2 sbb: 

1. Berusaha menenangkan hati dengan banyak shalat sunnah, berzikir dan membaca Al-Qur'an.

2. Mengadukan rasa kecewa kepada Allah dengan doa untuk kebaikan keluarga 

3. Menerima pasangan apa adanya, dengan segala kekurangannya. 

4. Memaafkan kesalahan pasangan dan memaklumi kekurangannya.

5. Bersabar dan menahan emosi serta menahan lisan dari kekerasan fisik dan psikis. 

6.  Bersikap objektif dalam melihat kesalahan atau kekurangan pasangan.

7. Bersabar saat pasangan berproses untuk berubah menjadi lebih baik.

8. Berpikir realistis, jangan terbawa perasaan berlebihan. 

9.Mengingat-ingat  kembali tujuan awal, visi dan misi menikah bersama pasangan.

10. Bercerita kepada orang yang bisa dipercaya untuk mendapatkan nasihat dan solusi yg baik. 

11. Memikirkan keistimewaan dan kebaikan-kebaikan yang dimiliki pasangan.

12. Mengalihkan rasa kecewa pada kegiatan-kegiatan positif.

13. Belajar memahami lebih banyak tentang karakter pasangan. 

14. Menjalin komunikasi yang lebih baik dengan ucapan maupun perbuatan sehingga bisa merubah kesalahan pasangan tanpa tekanan. 

15. Menuangkan perasaan kecewa pada pasangan dengan tulisan di buku harian.

16. Melakukan evaluasi terhadap kekurangan dan kesalahan pribadi.

17. Menghibur diri dengan banyak melakukan hal yang digemari.

18. Banyak berdoa dengan do'a Rasulullah SAW. 

اللهم إنى اعوذ بك من الهم والحزن واعوذ بك من العجز والكسل واعوذ بك من الجبن والبخل واعوذ بك من غلبة الدين وقهر الرجال .

Artinya : 
"Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari gundah dan sedih, lemah dan malas, terkalahkan oleh hutang dan tindakan kekerasan musuh".

19. Berfikir positif dan optimis bahwa setiap ada kecewa maka akan ada bahagia jika bisa dikelolola dan diatasi dengan baik.

20. Berusaha untuk terus mendekat kepada pasangan yang sah di rumah dan bukan menjauh darinya serta tidak mencari pelarian pada pasangan lain.

Wallahu a'lam bish showab

Wasalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Dipersembahkan oleh: manis.id

Selasa, 28 Januari 2020

Bahagia dengan stress


Oleh : Rina Kholilatun Nisa
Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, tetapi orang yang bisa menemukan hal sederhana dalam hidupnya dengan melepaskan beberapa hal dalam kehidupan, walaupun itu tidak mudah. Karena kebanyakan dari kita lebih mengedepankan kemalangan, berfikir negatif dan kurang bersyukur. Sehingga akan timbul tekanan hidup atau stres dalam dirinya.
Tidak heran jika masyarakat Indonesia tingkat stresnya paling tinggi dengan berbagai faktor permasalahan di dalam kehidupannya. Menurut para ahli, di Carnegio Mellon University, Pittsburgh. Bahwa sejak tahun 1983 hingga tahun ini, tingkat stres di dunia mengalami peningkatan sebesar 18% pada wanita dan 24% pada pria. Penelitian ini dimuat dalam Journal of Applied Social Psychology. Hal ini membuktikan bahwa bukan hanya masyarakat Indonesia yang mengalami tingkat stres tinggi tapi juga hampir di seluruh negara mengalami hal yang sama.
Lalu, apa hubungannya bahagia dengan stres? Bahagia kok tapi stres? bahagia inilah yang diidamkan setiap insan, yaitu bahagia yang sesungguhnya tersembunyi dalam berbagai kesulitan dan tantangan di depan mata. Karena kesulitan bisa diubah menjadi berkah dan kesulitan ini pula memiliki kekuatan unik untuk menginspirasi.
Bahagia juga merupakan satu bentuk dari emosi positif yang sesungguhnya sudah ditanamkan Allah SWT dalam diri setiap insan, agar kita dapat menjalani hidup dengan penuh kegembiraan, sehat, awet muda, terbebas dari stres dan penyakit.
Setelah kita merasakan bahwa kesulitan, stres dalam hidup, tekanan hidup yang luar biasa dan segala macamnya. Lalu apa yang akan kita lakukan? Bunuh diri atau menarik diri dikeramaian? Itulah yang terjadi saat ini disekitar kita. 
Saat ini, dari semua permasalahan itu bisa kita selesaikan dengan hal yang simple. Seperti dalam Q.S Al-Alaq : 3-4 inilah metode unik yang membuat orang sukses bisa bangkit dari keterpurukannya, seperti B.J Habibi yang sangat sedih sekali setelah istrinya meninggal akhirnya bisa menjadi sebuah film menginspirasi, seorang Taufik Ismail juga yang akhirnya bisa menjadi sebuah karya puisi yang fenomenal, serta bunda Chichi Sukardjo yang mengalami penyakit luar biasa yang akhirnya bisa sembuh total atas izin Allah dan menerapkan terapi ini, dan masih banyak lagi.
Di dalam Q.S Az-Zariyat :23, mengatakan bahwa “..sungguh apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan.” 
Dengan Melepaskan pikiran negatif lalu dituangkan ke dalam selembar kertas bersama pensilnya. ini solusi terbaik yang harus kita lakukan dalam kamus pikiran kita. tidak semua orang bisa menjadi contoh teladan yang dikagumi semua orang, namun semua orang dapat memiliki pikiran yang besar. Pikiran yang besar dapat meredam rasa sakit & kesedihan seseorang dapat mengompensasi kekurangan kita. Percaya pada diri sendiri, temukan relung sendiri dan kita juga dapat memiliki kehidupan yang berharga. 
Menulis pikiran dan perasaan terdalam, merupakan salah satu obat terbaik. Kita akan lebih mengenal diri sendiri, lebih sehat dan bahagia.

Kamis, 23 Januari 2020

Tips tetap Istiqomah mengerjakan NHW tepat waktu


1. Atur waktu khusus dan timeline dengan detail setiap Minggunya dan harus komitmen dengan waktu tersebut. Misalnya tentukan  perenungan mengerjakan NHWnya brp lama, jangan terlalu banyak mikir, karena akan membuat kita pusing dan jadi malas mengerjakan😅 tulis dulu aja timeline. Misal 3 hari perenungan, 1 hari pengerjaan, dan langsung di kumpulin deh😊
2. Memahami dengan seksama setiap materi dan tugas NHW
3. Kalau belum faham, boleh japri Walas/fasilitator 
4. Setelah Faham, share materi kepada suami supaya satu frekuensi di dalam 1 keluarga.
5. Ajak diskusi suami dan libatkan doi dalam pengerjaan NHW.
6. Jika kita sudah mengetahui misi hidup kita, bisa ajak diskusi suami dalam menentukan misi hidup keluarga. Supaya balance antara misi hidup diri sendiri, suami, dan keluarga. 


Saya yakin semua Ibu-Ibu pembelajar juga pasti mempunyai *misi yg keren2*. Semoga Allah mengijabah mimpi2 kita ya😘😘🤝🏻

Berjuanglah wahai ibu pembelajar yang akan siap mengubah peradaban, karena tak ada peradaban tanpa perjuangan.
Berjuanglah sesuai kemampuan dalam bidangmu. Dengan terus berusaha mengembangkan kualitas diri.. sejatinya kita sebagai wanita sedang berjuang untuk membangun bangsa ini.
Selamat berjuang wahai ibu pengubah perdaban🤝🏻🤝🏻💪🏻

Salam Inspiratif,

Rina K.N Darmawan,S.E

Antalogi Matrikulasi IIP Batch 7

Jalan perjuangan selalu dirintis oleh orang-orang yang berilmu, dikerjakan oleh orang-orang yang ikhlas, dan dimenangkan oleh orang-orang yang berani 😊 

Bismillah.
Matrikulasi IIP ini bagi saya seperti kawah untuk tholabul'ilmi. Memposisikan diri untuk selalu mengosongkan gelas agar bisa menyerap dan memahami setiap ilmu yang diberikan.

Dari awal perkuliahan yang saya rasakan adalah excited campur deg-degan yang berusaha aktif dan fokus di kelas walaupun terkadang jamnya kurang pas membuat saya silent reader🙏🏻 tapi tetap menyimak dan memahami materi di pagi2 saat anak tidur. Hehe 

Masyaa Allah setiap kali mengerjakan NHW membutuhkan perenungan yang panjaaang sekali, dari diskusi dengan suami berhari-hari sampai akhirnya bisa menyelesaikan NHW. Yang paling berkesan dari rangkaian NHW adalah di NHW 8 yaitu mengenai misi hidup dan produktivitas.😍  Bagaimana saya bersama suami merumuskan roadmap keluarga saya yang sebelumnya saya belum kepikiran untuk membuat hal ini. Hanya dalam pikiran yang belum dituliskan. Sekarang Alhamdulillah lebih terarahkan dengan adanya roadmap tersebut. Seperti ada rem yg pakem sekali ketika saya dan keluarga berada di jalur yg tidak fokus dan menyimpang. 
Selain itu, jadi gak galau lagi harus ngelakuin apa setelah ini. Karena sudah mempunyai tujuan hidup diri dan keluarga yg jelas. hehe😌🥰 walaupun begitu, saya tetap harus belajar dan mengembangkan tujuan hidup saya menjadi lebih baik menuju 10.000 jam, in syaa Allah. 

Alhamdulillah setelah mengikuti pembelajaran selama 9 Minggu ini, mindset saya mengenai IBU RUMAH TANGGA BERUBAH. Saya tidak akan membandingkan diri saya dengan orang lain, tapi saya lebih membandingkan diri saya yang dulu dengan yang sekarang. Apakah ada perubahan ke hal positif atau negatif.. itulah proses hijrah dari zona nyaman ke hal yang lebih baik.
Mencoba belajar profesional dalam segala hal, lebih mengenal diri sendiri dan keluarga, dan yang paling penting saya akhirnya bisa memahami PERAN SPESIFIK saya di kehidupan yang dianugerahkan Allah kepada saya untuk lebih produktif dan bermanfaat. 
Jika Allah SWT  mengizinkan, 


_“Terkadang Melalui kegagalan Kita Bisa bersikap bijak Menuju Pada Sebuah Hal yang Disebut dengan Kebaikan. Karena Kebaikan adalah Sebuah Proses Panjang yang Tak Bisa Dinilai Atas Apa yang Kita Lihat Hari Ini. Sama seperti air, kebaikan pun mencari ruang gerak ke tempat yang lebih rendah konsentrasinya. Ke jiwa gersang yang butuh kesegarannya. Maka kita melihat bahwa kebaikan itu menular, dan menyemaikan benih taqwa ke sekitarnya”_

Selama kurang lebih 3 bulan kelas MIIP berjalan, pasang surut dalam ke-istiqomahan mengerjakan NHW tepat waktu dan selalu mengikuti kelas pasti ada. Pernah Ketika sedang banyak-banyaknya kegiatan dalam usaha saya apalagi ketika banyak urusan dan problem di kantor membuat saya pada saat itu jarang ON watshapp apalagi baca dan fokus di grup MIIP, sehingga chat pun menumpuk. Ada rasa menghindari untuk tidak mengerjakan NHW dan berhenti aja deh. Urusin usaha dulu. Tapi... Saya istighfar dan flashback lagi, Saya sendiri yg memilih ikut program ini masa iya baru awal udah nyerah dan gagal? Padahal program ini bagus banget buat kemajuan saya pribadi, keluarga, dan sekolah. 🙅🏻 Akhirnya saya melawan diri saya sendiri dari kefuturan dan saya berprinsip sesuatu yg sudah dimulai HARUS DISELESAIKAN. Bismillah, saya meng-azamkan diri saya untuk tetap mengikuti kelas dan mengerjakan NHW dg tepat waktu. 
Walaupun terkadang ngerjainnya deadliners, yg penting tidak lewat dari hari Senin jam 09.00 wib hehe. 

saat awal2 saya suka ngerjainnya di hari Ahad malam pas hari Senin pagi nya deadline, tapi kok ya saya merasa kurang maksimal karena ngerjainnya terburu2 bahkan "yg penting asal selesai terus ngumpulin deh", ya seperti jaman kuliah dulu😂 Tapi masa iya jaman kemarin sama sekarang mau disamain? Apa bedanya. Ilmu nambah tapi kebiasaan sama? Astaghfirullah.. saya mulai muhasabah dan mencoba mengatur strategi dalam mengerjakan NHW.
Saya membuat jadwal untuk pengerjaan NHW supaya tepat waktu dalam menyelesaikannya.

 Setelah NHW di share, saya akan memahami NHW dan menjadi bahan diskusi dengan suami sampai hari Jum'at siang, Jum'at malam saya kerjakan dengan maksimal mungkin. Kenapa saya ambil waktu sebelum weekend? Karena weekend biasanya Quality time bersama keluarga. Pasti tidak fokus dan jarang pegang HP sehingga untuk amannya saya menyelesaikan sebelum weekend. 

Saya bersyukur sekali mempunyai  teman-teman di kelas yang luar biasa semangatnya dan bisa saling memberikan energi positif. Melalui SOTD (Star of the day) jadi saling mengenal satu sama lain. Ternyata mempunyai profesi yg bervariasi..  Ada yang seorang apoteker, bidan, guru, womenpreneur, dll.. masyaaAllah jadi tambah banyak belajarnya nih dari pengalaman teman-teman di lintas profesi🥰
 Selain itu, wali kelas dan fasilitator yang super Inspiratif serta memberikan banyaaaak sekali arahan dan bimbingan. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan ilmu untuk kedua Mak wali kelas dan Mak fasilitator MIIP🤲🏻😇 aamiin Allahumma aamiin

Setelah berjalannya program pembelajaran matrikulasi, sambil menunggu hasil kelulusan dan revisian NHW. (*asyiiiiik seperti revisian skripsi kali ya, bahkan lebih dari  skripsi ini mah) 😂

Di MIIP ada program STUDENT SHARING dan  CMSE (CLASS MEETINGS  STUDENT EXCHANGE).

*STUDENT SHARING*
Awal yg tak disangka menjadi salah satu peserta Student sharing dari 7 peserta yg keren2 banget.😍 Saya banyak terinspirasi dan belajar dari perjalanan teman-teman SS dalam menemukan misi hidup nya.. Alhamdulillah.. saya juga senang sekali bisa sharing tentang Be-DO-HAVE saya. Semoga dengan sharing ini banyak yg mendoakan "mimpi" saya dan keluarga saya. Aamiin Allahumma aamiin

Setelah program SS selesai, berlanjut dengan program CMSE (Class Meeting Student Exchange). 🥰

masyaaAllah saya terpilih lagi menjadi salah satu peserta CSME dari 3 peserta CSME yg Inspiratif dan kereeen banget misi hidupnya..

Saya hanya seorang pembelajar yang berusaha semaksimal mungkin melakukan setiap arahan dan bimbingan untuk menjadikan hidup saya lebih baik.
 Terimakasih IIP atas bimbingan nya selama 3 bulan ini. 

Masyaa Allah tabarakallah.. seperti ada suntikan semangat yg sedikit rapuh kala itu setelah pengumuman CSME diumumkan oleh Mak fasilitator kami.
ya! Qodarullah, mungkin Allah menghendaki saya untuk sharing agar menjadi pengingat bagi saya pribadi...
Begitu terharu nya saya ketika masih ada ruang untuk bisa lebih maju dalam perubahan baik. Saya meyakini, ketika saya sharing itu tanda pengingat bagi saya dan ada challenge tersendiri untuk memantaskan diri menjadi pribadi lebih baik dari hari kemarin.

 Semoga Allah meridhoi setiap langkah dan keistiqomahan saya dan kita semuanya. Aamiin Allahumma aamiin.🤲🏻

Bismillah, izinkan saya untuk sedikit sharing tentang perjalanan saya CMSE di regional Garut.

Alhamdulillah.. perjalanan saya ke Garut pada hari Selasa, 16 April 2019 pukul 20.00 WIB disambut sangat antusias oleh peserta Matrikulasi IIP regional Garut. 

Btw.. Saya berasa kembali ke masa kuliah dulu karena sering dipanggil "teteh"😅 dikira teman2 saya dulu orang Sunda, padahal mah orang Jawa asli😂 hehe
Oke.. Back to Topic ya man-teman..

Ternyata teman2 regional Garut ini terdiri dari beberapa kota/kabupaten seperti Tasik, Ciamis, dan Banjar.. 
wah jadi tambah semangat saya bersilaturahmi dengan mereka. 
Setelah saya memperkenalkan diri dan sedikit sharing.. ternyata oh ternyata.. ada teteh yg satu visi misi sama saya. Masyaa Allah😍 saya senang sekali ada yg satu dreams sama saya, dia sedikit sharing juga sama saya mengenai visi misi keluarga nya yg memang baru menikah, walau masih galau. Akhirnya saya menguatkan ia untuk melanjutkan hal yg sudah dilakukan disana. Ya. Intinya kami saling menguatkan🤝🏻
Ada juga yg tertarik dengan Pendidikan konsep FBE (FITRAH BASED EDUCATION) yg sedang saya pelajari, KURIKULUM TAHFIZPRENEUR yang sedang saya kembangkan, dan lain-lain.

Saking serunya kami diskusi, waktu pun sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB yg merupakan JAMALnya Regional Garut. Akhirnya diskusi diakhiri.. 
Tapi setelah itu, masih banyak yg akhirnya diskusi via wapri hehe. 

Saya jadi belajar mengenai pendidikan di Garut. Mengenal lebih jauh mengenai Garut dari oleh-oleh yang teman-teman regional Garut berikan kepada saya dan teman-teman regional Depok 2 ❤

Selasa, 11 Juni 2019

SEPULUH SKILL YANG HARUS DIMILIKI SUAMI

Menjadi suami, adalah peristiwa besar bagi seorang laki-laki. Ia menjadi suami bukan semata-mata karena sudah menjalani pernikahan dan hidup berumah tangga, namun karena ia menempuh proses untuk mewujudkan kriteria dan kompetensi sebagai suami.

Ada sejumlah ilmu, seni dan ketrampilan yang diperlukan kaum laki-laki, agar mereka bisa menjalani peran sebagai suami dengan baik. Bukan saja suami biasa, namun suami penuh cinta yang akan membawa keluarga menuju surga.

Paling tidak ada sepuluh ketrampilan yang diperlukan lelaki agar bisa berlaku sebagai suami yang penuh cinta kepada keluarga.

Pertama, Ketrampilan Memimpin Keluarga

Laki-laki adalah pemimpin keluarga (QS. An Nisa': 34 dan QS. Al Baqarah : 228). Untuk menjadi pemimpin yang baik, diperlukan kesungguhan, namun juga ketrampilan.

Suami harus memimpin keluarga menuju surga, dan menjauhkan mereka dari neraka. Untuk itu, diperlukan kepemimpinan spiritual, kepemimpinan emosional, kepemimpinan intelektual, sekaligus kepemimpinan manajerial.

Kedua, Ketrampilan Mencari Nafkah

Suami mendapatkan kewajiban untuk mencukupi kebutuhan nafkah keluarga, (QS. An Nisa' : 34). Karena adanya kewajiban nafkah ini, para suami harus memiliki ketrampilan untuk mencari nafkah yang bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

Bukan saja kebutuhan pokok berupa sandang, papan dan pangan, keluarga juga memiliki berbagai kebutuhan untuk membentuk kebahagiaan dalam kehidupan.

Ketiga, Ketrampilan Mengelola Keuangan

Suami tidak hanya perlu memiliki ketrampilan mencari nafkah, namun juga harus memiliki ketrampilan untuk mengelola keuangan keluarga.

Pada kenyataannya, dengan jumlah uang yang sama, seseorang bisa mendapatkan kemanfaatan yang lebih banyak dan optimal daripada orang lain. Hal ini salah satunya berkaitan dengan ketrampilan mengelola harta yang ada untuk bisa berdayaguna dan berhasilguna optimal.

Keempat, Ketrampilan Interaksi dan Komunikasi

Para suami mendapatkan arahan dari Allah untuk mempergauli istri dengan cara yang baik (QS. An Nisa': 19). Ayat ini memberikan isyarat pentingnya memiliki ketrampilan praktis dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan istri.

Termasuk dalam hal ini adalah ketrampilan berbicara, mendengarkan, bergurau atau bercanda, tertawa, respon dan empati, juga ketrampilan berlaku romantis. Juga ketrampilan mengungkapkan perasaan, menyatakan kecintaan dan kasih sayang, memahami perasaan pasangan.

Kelima, Ketrampilan Mengelola Konflik

Sebagai pemimpin keluarga, suami harus mampu mengelola konflik keluarga dengan bijak dan dewasa. Tidak membiarkan keluarga berada dalam konflik berkepanjangan yang membuat kehidupan tidak produktif.

Suami perlu belajar mengetahui teknik resolusi konflik, dan bisa mengaplikasikan dalam kehidupan keseharian.

Keenam, Ketrampilan Mengekspresikan Cinta

Suami hendaknya menjadi pusat kebahagiaan keluarga. Diperlukan ketrampilan untuk mengekspresikan cinta, baik kepada istri maupun kepada anak-anak.

Agar bisa memiliki ketrampilan mengekspresikan cinta, suami perlu mengetahui tipe bahasa cinta istri. Jika tidak mengetahui, bisa membuat sang istri merasa tidak dicintai, walaupun dirinya sudah merasa mengekspresikan cinta setiap hari.

Ketujuh, Ketrampilan Praktis Kerumahtanggaan

Suami bukanlah seseorang yang hanya bisa memerintah istri dan anak-anak untuk melakukan berbagai macam urusan praktis kerumahtanggaan.

Suami memerlukan ketrampilan praktis –selain perasaan bertanggung jawab dan sense of belonging--  dalam pekerjaan praktis kerumahtanggaan.

Kedelapan, Ketrampilan Praktis Mendidik Anak

Pada dasarnya, pendidikan anak bermula dari rumah, bukan dari sekolah. Fungsi edukatif dalam keluarga menjadi sangat penting untuk mempersiapkan masa depan bangsa dan negara.

Para ayah harus memiliki ketrampilan untuk mendidik anak-anak sehingga mereka menjadi anak salih dan salihah yang menjadi kebanggaan orang tua dalam kebaikan.

Kesembilan, Ketrampilan Mengelola Waktu

Hendaknya para suami pandai mengelola waktu yang dimiliki. Dengan keterbatasan waktu yang dimiliki, sementara sedemikian banyak amanah dan tanggung jawab terpikul, harus ada perencanaan dan manajemen waktu yang akurat serta disiplin, sehingga seluruhnya bisa diraih dengan optimal.

Kesepuluh, Ketrampilan Sosial

Sebagai pemimpin keluarga, suami harus memiliki sejumlah ketrampilan sosial yang membuatnya bisa banyak memberikan kemanfaatan bagi orang-orang lain di sekitar.

Keluarga adalah bagian utuh dari masyarakat, yang tidak boleh terasing dan terisolasi dari dinamika kemasyarakatan. Suami mesti terlibat aktif dalam kegiatan posisitf masyarakat, sekaligus berusaha untuk melakukan berbagai perbaikan.

Jika sepuluh ketrampilan ini dimiliki para suami, dirinya akan menjadi suami penuh cinta yang memberikan kebahagiaan kepada keluarga secara utuh dan sempurna.

https://www.kompasiana.com/pakcah/5b1daa9dcf01b45923434292/sepuluh-ketrampilan-ini-harus-dimiliki-suami

(Pak Cah)
#buku Wonderful