Minggu, 07 Februari 2016

Mewujudkan continuous improvement dalam mengembangkan sebuah karya



Oleh Rina Kholilatun Nisa
          Di dalam sebuah organisasi ataupun perusahaan sangat penting adanya perbaikan baik dari segi proses manajemen, produk maupun pelayanannya, atau biasa dikenal dengan continuous improvement. jika dilihat banyak organisasi-organisasi yang tidak bertahan lama programnya, karena tidak menerapkan continuous improvement. setiap regenerasi berubah-ubah program kerjanya, yang berakibat program sebelumnya tidak dijalankan lagi, padahal berpeluang besar untuk sukses pada program tersebut jika diperbaiki dan dilanjutkan.  Begitu juga pada perusahaan-perusahaan yang bangkrut karena salah satunya mereka tidak menerapkan sistem continuous improvement, setiap pergantian pemimpin selalu ingin adanya perubahan. Bahkan perubahan itu bukan hanya sebagai kebutuhan, tapi sudah menjadi suatu keharusan. Padahal belum tentu perubahan itu sesuai dengan sistem yang sudah berjalan. Bisa jadi efektif bisa jadi juga gagal.
          Oleh karena itu, continuous improvement menjadi faktor penting dalam organisasi maupun perusahaan. Salah satu untuk mewujudkan paradigma continuous improvement, harus ditanamkan personal value yang sesuai dengan paradigma tersebut, diantaranya : dapat dipercaya, kejujuran, keberanian, kerendahan hati, kerja keras, kesabaran dan keterbukaan.
Ketika seseorang sudah mempunyai kemampuan menyatakan sebagaimana adanya maka akan tau secara detail titik masalahnya sehingga dapat segera di perbaiki dan menimbulkan adanya solusi-solusi cemerlang, dan ketika ada masalah terkadang para karyawan tidak bisa dipercaya untuk merahasiakan problem yang ada pada perusahaan dan menceritakan pada orang lain (pihak eskternal) yang mengakibatkan permasalahan lain akan timbul. Begitu juga keberanian dalam mengungkapkan pendapat dan prinsip perusahaan, ketika perusahaan/organisasi sudah mulai menyimpang maka kita sebagai orang yang mengetahuinya harus berani untuk mengungkapkan pedapat bahwa prinsip ini tidak sesuai, maka harus segera di perbaiki. Begitu juga sifat kerendahan hati yang harus dibangun, tidak sombong karena sudah menjadi pemimpin, justru harus terus belajar dan berkembang kapasitasnya dengan meng-update informasi terkait bidang yang digelutinya, sehingga akan muncul continuous improvement.
Begitu pentingnya personal value pada continuous improvement. Untuk mewujudkannya maka diperlukan adanya training spiritual atau kajian-kajian untuk para karyawan atau anggota organisasi.
Ketika personal value sudah di bangun, maka akan terciptanya continuous improvement yang akan terus berkembang dan menghasilkan sebuah karya-karya baru yang inovatif dan dapat bermanfaat untuk khalayak.
Salam Inspiratif!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar