Minggu, 26 April 2020

Yuk Kenalin Tipe-Tipe Pembeli..


Sering nggak sih kesulitan closing gara-gara pembeli bawel, nggak sabaran atau cuma PHP doang? 

Nah itu tandanya kita belum kenal mereka. Kan katanya tak kenal maka tak sayang ya... 😄

Tipe pembeli ada 4:

1. Dominan
2. Intim
3. Stabil
4. Cermat
Disingkat menjadi DISC

*Ciri-ciri Pembeli Tipe Dominan (D)*
Mereka yang tidak menyukai penjual yang :
✨ Tidak suka basa basi
✨ Buang-Buang waktu
✨ Keragu-raguan
✨ Terlalu banyak detail
✨ Merasa dimanfaatkan
 
*Ciri-ciri Pembeli Tipe Intim (I)*
Mereka tidak menyukai penjual yang :
✨ Terlalu banyak detail
✨ Terlihat Pesimis
✨ Penjual yang tidak bersahabat
✨ Penjual yang tidak setuju dengan pendapat-pendapatnya

*Ciri-Ciri Pembeli Tipe Stabil (S)*
Mereka tidak menyukai penjual yang :
✨ Tekanan atau paksaan
✨ Penjual yang terlalu agresif
✨ Ketidakpastian
✨ Konflik

*Ciri-ciri Pembeli Tipe Cermat (C)*
Mereka tidak menyukai penjual yang :
✨ emosional
✨ pertanyaan seputar pribadi
✨ Rencana cepat kaya yang dibesar-besarkan (lebay)

Apa yang harus kita lakukan pada tipe-tipe pembeli tersebut? Yuk kita intip penjelasannya! 

*Cara Menghadapi Tipe Pembeli Dominan (D)*

✨ Mintalah calon pembeli untuk menjelaskan hasil yang mereka inginkan

✨ Tunjukkan bagaimana kita membantu mereka menghadapi hasil dengan cepat

✨ Tunjukkan bagaimana produk yang kita tawarkan dapat memberi keuntungan bagi mereka dan membantu mereka mencapai target yang mereka inginkan

✨To the Point, langsung ke tujuan

✨Tidak bertele-tele dan memberi penjelasan panjang lebar 

✨Tidak berbasa basi membicarakan hal yang tidak penting karena tipe D ini adalah tipe yang langsung ke tujuan

✨Tunjukkan kepada mereka bahwa proses akan berjalan dengan cepat dan mudah

✨ Berikan beberapa alternatif dan biarkan mereka memilih

✨Mintalah komitmen pembelian dari mereka secara langsung

✨ Jangan ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan dan kita harus bersiap dengan pertanyaan-pertanyaan yang sulit

*Cara Menghadapi Pembeli Tipe I*

✨Terlalu banyak detail

✨Terlihat Pesimis

✨Penjual yang tidak bersahabat

✨Penjual yang tidak setuju atas pendapat-pendapatnya

✨ Berikan kesmpatan mereka untuk berbicara

✨Berikan penekanan pada aspek positif ( menyenangkan dan menarik) dari produk atas jasa yang kita tawarkan akan membuat calon pembeli, pekerjaan dan hasilnya menjadi lebih menarik, inovatif, menyenangkan ataupun spektakuler

✨gunakan pendapat yang bersahabat dan menyenangkan

✨berikan kesempatan bagi mereka untuk membagikan cerita atau opini mereka, dengarkan antusias, dan tertawa bersama mereka. 

✨bagaikan Carita cerita menarik termasuk cerita anda yang kita alami dan terbukalah dalam memberikan informasi tentang diri kita

✨ Kembalikan pembicaraan ke topik utama bila di perlukan karena calon pembeli I suka bebicara ngalor ngidul 

✨Sediakan testimoni dari calon pembeli yang puas dengan produk kita

✨tunjukan inovasi: " Kesempatan menarik " Atau "kesempatan terbatas " Dari Produk atau jasa yang kita tawarkan untuk membeli lebih banyak. 

✨ antusiasme kita sebagai penjual

✨ Cerita

✨ Testimoni

✨ Kesempatan yang menarik atau terbatas

*Cara menghadapi pembeli Tipe S*

✨ Tekanan atau paksaan

✨ Penjual yang terlalu agresif

✨ Ketidak pastian

✨ Konflik

✨ minta calon pembeli untuk menceritakan pendapat atau pemikiran mereka dan berilah perhatian yang tulis

✨ Tunjukkan sikap yang tulis hangat dan berempati selama pertemuan

✨ Berikan cukup dan waktu agar  calon pembeli serasa nyaman dalam memperhatikan pilihan, tetapi jangan terlalu lama sehingga calon pembeli tidak akan memberikan komitmen

✨ Bersikap informal santai tetapi sopan dan jangan memaksa

✨ Terbukalah dalam memberikan informasi tentang diri kita secara personal maupun pemikiran atau pendapat kita

✨ berikan demonstrasi apabila memungkinkan

✨ Presentasikan produk kita dengan cara step by step

✨ Tarik perhatian mereka pada garansi dan jaminan. Rencana atau masa pemeliharaan atau masa percobaan yang memberikan jaminan terhadap kualitas barang dan layanan follow up yang terpercaya

✨ Mintalah calon pembeli untuk mengubungi kita apabila membutuhkan apapun sehubungan dengan produk yang ditawarkan termasuk setelah pembelian terjadi. 

✨ Support yang berkesinambungan

✨ Contoh-contoh dan kemudahan dalam pengunaan

✨ Stabilitas, kenyamanan, dan keamanan dari produk

✨ Garansi, jaminan, masa percobaan, follow up

*Cara menghadapi pembeli tipe C*

✨ Pernyataan yang tidak logis dan emosional

✨ pertanyaan seputar pribadi

✨ Presentasi yang antusias

✨ Melibatkan emosi

✨ Rencana "cepet" Kaya yang dibesar-besarkan ( lebay) 

✨ Setiap dan tujuakan sebanyak mungkin bukti nyata, fakta, data informasi, grafik ataupun angak sebagai back up terhadap pernyataan kita

✨ Bila memungkinkan lakukan demontrasi untuk membuktikan Produk kita memiliki standar kualitas yang tinggi

✨ Berikan kesempatan bagi mereka untuk ilmu, pengetahuan, dan pengalaman mereka

✨ Berikan cukup ruang dan waktu bagi calon pembeli untuk melakukan analisa dan mempelajarinya produk kita. 

✨ Gunakan pendekatan yang logis dan objektif bukan cara emosional

✨ Pastikan kita menguasi produk yang kita tawarkan dan tunjukkan secara detail Spesifikasi

✨ Berikan demonstrasi apabila memungkinkan

✨ Kualitas dan standar yang tinggi

✨ Kemampuan dan keahlian kita

✨Alasan yang logis dan objektif

✨ Bukti nyata data konkrit

✨ Keseruan kita, ceria tapi ramah.


Sumber: ilmu bisnis

KENAPA BISNIS JALAN DITEMPAT??


Kita belajar bareng yuk mak.. 😊 

Pernahkah Emak mengalami kondisi

"Kok bisnis saya gitu-gitu aja ya?"

Sudah lama jalanin bisnis, kok gak ada peningkatan ya?

Gimana ya caranya tembus puluhan juta atau ratusan juta sebulan?

Capek? Bingung? Sedih?

Jika Emak pernah mengalaminya, ada baiknya Emak baca postingan ini sampai habis. Insyaa Allah akan ketemu jawabannya.

Setidaknya ada 5 Alasan kenapa Bisnis Jalan ditempat :

1. Gak pernah kepikiran mau besarkan bisnis.
Mikirin aja gak pernah, gimana mau besarinnya? Hehe
Bermimpilah dan wujudkanlah..

Dalam bisnis, apa yang tidak pernah di bayangkan, tidak akan jadi kenyataan.
Gali lagi tujuan berbisnis, agar lebih semangat.. 
---
2. Gak Tekun
Baru sebulan, ngeluh
Baru setahun, ganti bisnis.
Padahal bisa aja, sedikit lagi akan berhasil.
Harusnya suka duka jalani.

Sukses dan gagal adalah sepaket. 
Dimana setelah kegagalan, ada pelajaran yang bisa diambil dan jadi bibit kesuksesan. 

Semua ada prosesnya, gak ada yg instan, mie instan aja masih perlu direbus kalau mau di santap hehe..
---
3. Salah Gaul
Alias kumpul sama orang-orang yang gak kepikiran besarin bisnis.
Gak papa sebenarnya seperti itu, tapi jangan setiap waktu.

Teman kumpul kita akan mempengaruhi pencapaian kita. 

Ini pentingnya berteman dengan orang yang sefrekuensi, jadi tambah semangat.

Mau sukses?
Cari teman yang sudah sukses😃
---
4. Gak tau ilmunya
Gak tau caranya inilah, gak tau caranya itulah. Malas belajar!!

Bacalah, maka ilmu akan bertambah,
Sekarang zaman online, sekali klik udah bisa mencari tahu apa yang kita inginkan,
Manfaatkan untuk yang bermanfaat, 
Yang sebenarnya, bisnis itu Logika
Tau caranya, cepat tumbuhnya
---
5. Gak punya mentor
Gak ada yang bimbing, gak ada tempat bertanya.
Kalau salah gak ada yang ngasih tau. Kalau mentok gak ada yang ngarahkan.
---
Setelah membaca hal diatas
Sadarkah Emak

Sukses itu yang menentukan hanya 2 : pertama Allah, kedua diri Emak sendiri.

Tapi dari 5 hal diatas, itu semua berputar-putar di Pengusahanya.

Bisnis itu 100% bermasalah.
Tapi masalahnya akan bertambah jika Pengusahanya bermasalah.

Gak mau kan gitu-gitu terus?

Solusinya hanya satu.
Jika ingin bisnis tumbuh caranya adalah tingkatkan kapasitas diri BELAJAR. 

Belajar disini bukan hanya ilmu duniawi saja, tapi belajar juga ilmu langitnya supaya selaras.
Jangan hanya semangat kalau belajar ilmu dunia tapi ilmu akhirat di nomor duakan, duuh sayang banget.

Perbaiki 5 hal diatas ya. Insyaa Allah bisnisnya peningkatan.
Semua ilmu itu bermanfaat jika dipraktekan, jangan sia-siakan!

Hayuu kita sukses bersama🤗

Salam  sukses berkah berjamaah 😁

#bisnisbermanfaat
#bisnisbarengintan

Selasa, 21 April 2020

CARA MUDAH NAIK OMZET DARI WA


Penasaran nggak sie gimana caranya pebisnis lain bisa cepat naik omzet walau jualannya cuma lewat WA?

Kaya'nya mereka udah mraktekin ilmu yang ada di kelas BOW deh 😊
Dan ini dia ilmu yang bisa kita contek:

1. Rajin Nyetatus
Nah, ini tugas wajib yang perlu dilakukan buat pebisnis, nyetatus tiap hari. Etapi jangan cuma nyetatus jualan aja yaaa. Bikin status harian yang menarik, bikin kepo, dan bisa menambah interaksi kontak atau database.

2. Rajin Ngereply atau Balesin Status
Emang apa untungnya?
Jangan salah, Mak, dari cuma ngereply ini akan timbul interaksi. Dari yang tadinya cuek, bisa jadi lebih akrab dengan kita. Kalo udah akrab, pastinya nanti jadi kepo dengan bisnis atau jualanmu. Hasilnya, closingan bertubiiii 😍

3. Rajin Broadcast (BC)
Kalo yang satu ini kudu hati-hati ya Mak. Karena nggak semua orang suka dikirimin BC, apalagi yang isinya langsung jualan. Bisa-bisa kita diblokir nanti 🙈😁

4. Tambah Database
Database/kontak WA harus terus ditambah supaya peluang bisnis kita makin besar. Caranya, rajin save kontak teman yang ada di grup. Dan itu juga ada ilmunya yaaa. Karena percuma aja kita nyimpen kontak mereka tapi mereka nggak nyimpen nomor WA kita 🤭😁

5. Konsisten
Iyesss, ini yang paling penting. Kudu konsisten melakukan cara di atas biar hasilnya lebih maksimal.
Berat memang, tapi perlu dilatih. Seperti peserta BOW yang wajib melakukan tugas hariannya untuk belajar konsisten.

Yuk, coba cara di atas supaya bisa naik omzet cuma dari WA. Coba selama seminggu dulu dan lihat hasilnya 😊

Atau kalo belum pede, bisa kok belajar dulu bareng emak pebisnis lainnya di kelas Bimbingan Optimasi Whatsapp (BOW) 😉

3 Strategi Meningkatkan Omset jualan di Facebook


1. Meningkatkan Jumlah Prospek

Apa sih prospek itu? Prospek adalah kemungkinan calon pembeli anda atau jumlah orang yang datang dan menghubungi anda, mereka tertarik dengan produk anda tetapi mereka belum pernah membeli.

Jumlah prospek bisa ditingkatkan dengan Menambah teman tertarget, Meningkatkan interaksi dengan teman yang dimiliki atau dengan melakukan promo gratis di Group atau Fanpage iklan.

2. Meningkatkan Konversi Closing

Untuk dapat meningkatkan konversi closing diperlukan keahlian tambahan terkait penguasaan produk, pelayanan yang baik dan teknik closing.

Prinsip dalam closing adalah :
~ Membangun Kepercayaan
~ Membangun Kebutuhan
~ Menghilangkan Kekhawatiran
~ Closed the sale dengan pernyataan pilihan yang intinya closing

3. Meningkatkan Jumlah Penjualan
Jumlah penjualan bisa ditingkatkan dengan Cross Selling maupun Up Selling yaitu dengan memberikan Paket Belanja, Promo Khusus untuk belanja tertentu, Bonus tambahan jika order nilai tertentu, dll.

Bina hubungan baik kepada semua audience anda, Jika anda memperhatikan mereka , maka mereka akan Respect kepada anda dan peluang meningkatkan Omset menjadi lebih lebar .

Jika 3 strategi ini dijalankan secara bersamaan, maka akan diperoleh peningkatan Omset yang luar biasa. Bahkan bisa naik hingga 500%.

Yakin, Action, dan lakukan Evaluasi.

Sumber : Sekolah Ilmu Bisnis

TAWAKKAL KEPADA ALLAH


Oleh: Abdullah Mahmud

Suasana masyarakat dalam menyikapi pendemi COVID-19 ini bervariasi. Banyak orang yang mengeluh karena keadaannya tidak menguntungkan. Di-PHK, nggak bisa dagang, nggak bisa ngajar, dan segudang masalah akibat PSBB. Bisa dibayangkan bagaimana kalau lockdown total; 24 jam di rumah. Survei terbaru sekitar 67% dari total penduduk yang terdampak.

Ada juga yang lebih beruntung karena masih punya simpanan uang atau bisa jual barang. Lebih sedih lagi yang nggak punya apa-apa sehingga terpaksa harus berhutang. Yang lebih parah lagi sampai putus asa dan bunuh diri. PBB menyebutkan bangsa di dunia yang paling banyak bunuh dirinya itu; Swedia, Jepang, Amerika, Perancis dan Korea Selatan. Semua negara maju. Kenapa? Krisis rohani. 

Menurut survei itu, yang merasa diuntungkan dengan keadaan ini hanya 5%. Dalam situasi seperti ini, ayo kita belajar tawakkal kepada Allah. Karena tawakkal itu membawa ketenangan.

Jadi manusia itu butuh dua hal:

*Pertama*, inner locus of control yakni dia butuh dirinya yang mengontrol agar seimbang dan semua urusannya baik. Ini mutlak usaha manusia sesuai dengan harapan dan kenyataannya.

*Kedua*, outer locus of control yakni dia butuh gantungan di luar dirinya.

Siapakah gantungan yang maha dahsyat tidak punya kelemahan dan serba mampu, Dialah Allah subhanahu wa ta’ala Sang Maha Pencipta, Pemilik, dan Pengatur. Makanya manusia harus berusaha maksimal dan bergantung kepada Allah,

فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ 

… Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal. (QS. Ali ‘Imran, 3: 159)

Seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dalam mendakwahkan dan menasehati kaumnya, 

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيْٓ اِبْرٰهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗۚ اِذْ قَالُوْا لِقَوْمِهِمْ اِنَّا بُرَءٰۤؤُا مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۖ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاۤءُ اَبَدًا حَتّٰى تُؤْمِنُوْا بِاللّٰهِ وَحْدَهٗٓ اِلَّا قَوْلَ اِبْرٰهِيْمَ لِاَبِيْهِ لَاَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ اَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ شَيْءٍۗ رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاِلَيْكَ اَنَبْنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ 

Sungguh, telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya, ketika mereka berkata kepada kaumnya, “Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami mengingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu ada permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja,” kecuali perkataan Ibrahim kepada ayahnya, ”Sungguh, aku akan memohonkan ampunan bagimu, namun aku sama sekali tidak dapat menolak (siksaan) Allah terhadapmu.” (Ibrahim berkata), “Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkau kami bertawakal dan hanya kepada Engkau kami bertobat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali, (QS. Al-Mumtahanah, 60: 4)

Ketika beliau diancam dibakar dengan api, tawakkal kepada Allah sambil mengucapkan; ‘Hasbunallah wa Nikmal Wakiil’, cukup Allah sebagai pelindungku.

Begitu pula Nabi Muhammad ﷺ ketika mendakwahi kaumnya justru diterjunkan pasukan kuffar untuk menyerang beliau dan pengikutnya,

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, “Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.” (QS. Ali ‘Imran, 3: 173)

Begitu riwayat imam Bukhari.

Orang beriman selalu diperintahkan untuk tawakkal kepada Allah,

قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوْا عَلَيْهِمُ الْبَابَۚ فَاِذَا دَخَلْتُمُوْهُ فَاِنَّكُمْ غٰلِبُوْنَ ەۙ وَعَلَى اللّٰهِ فَتَوَكَّلُوْٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Allah, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang beriman.*” (QS. Al-Maaidah, 5: 23)

قَالَتْ لَهُمْ رُسُلُهُمْ اِنْ نَّحْنُ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَمُنُّ عَلٰى مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖۗ وَمَا كَانَ لَنَآ اَنْ نَّأْتِيَكُمْ بِسُلْطٰنٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ (11) وَمَا لَنَآ اَلَّا نَتَوَكَّلَ عَلَى اللّٰهِ وَقَدْ هَدٰىنَا سُبُلَنَاۗ وَلَنَصْبِرَنَّ عَلٰى مَآ اٰذَيْتُمُوْنَاۗ وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُوْنَ (12)

Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka, “Kami hanyalah manusia seperti kamu, tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Tidak pantas bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah saja hendaknya orang yang beriman bertawakal. Dan mengapa kami tidak akan bertawakal kepada Allah, sedangkan Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh, akan tetap bersabar terhadap gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang yang bertawakal berserah diri.” (QS. Ibrahim, 14: 11-12)

Maksudnya? Ya berusaha maksimal dan berdoa. Nabi ﷺ berpesan:

« إِنّ اللَّهَ يُحِبّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتْقِنَهُ ».

"Sesungguhnya Allah cinta, bila seorang muslim itu melakukan pekerjaanya, perfeksionis." (HR. Abu Ya’la dan Al-Hakim. Shahih)

Bahasa orang sekarang profesional dan zero defects (kesalahan nol persen). Begitu pula seorang mukmin ketika menghadapi virus COVID-19 ini, dia berusaha melakukan prosedur kesehatan yang dianjurkan oleh para dokter semaksimal mungkin, terus tawakkal kepada Allah. Begitu pula menghadapi seluk beluk kehidupan.

Karena itu tuan Hasan Al-Bashri, ulama tabiin, dilihat khalayak ramai, orang yang sangat tenang. Beliau ditanya apa rahasia yang menyebabkan tuan tenang? Beliau menjawab: " Karena saya yakin rezekiku tidak akan jatuh ke tangan orang lain." 

Setiap orang sudah ada takdirnya. Rezekinya, jodohnya, kehidupannya, matinya, dst. Buat apa resah? Selama qalbu ini yakin sama Allah, aman. Dijamin Allah setiap masalah ada jalan keluar, dicukupkan, diberi kemudahan, diampunkan dosa-dosanya.

... وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا (2)

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya,

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3)

dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.

... وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا (4)

Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.

... وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّاٰتِهٖ وَيُعْظِمْ لَهٗٓ اَجْرًا (5)

… barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya. (QS. Ath-Thalaq, 65: 2-5)

Sahl bin Abdullah At-Tusturi berkata: "Semua ilmu masuk bab ibadah. Ibadah masuk bab wara' (menjaga untuk tidak melanggar Allah). Wara' itu masuk bab zuhud (menggunakan dunia untuk akhirat) dan zuhud masuk bab tawakkal."

Makanya, melakukan sebab dulu baru tawakkal, 

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ 

Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal. (QS. Ali ‘Imran, 3: 159)

dan setelah tawakkal pasrah, 

فَسَتَذْكُرُوْنَ مَآ اَقُوْلُ لَكُمْۗ وَاُفَوِّضُ اَمْرِيْٓ اِلَى اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَصِيْرٌ ۢبِالْعِبَادِ

"Maka kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Ghafir, 40: 44)

Karena itu, kata Bisyr Al-Haafi, kalau orang itu bertawakkal kepada Allah niscaya dia akan ridha dengan ketetapan Allah. Barangsiapa bertawakkal kepada Allah pasti Allah akan cukupkan. 

وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ 

Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.(QS. Ath-Thalaq, 65: 3)

Wallahu a'lam.

Sabtu, 18 April 2020

💞 *KETERAMPILAN & KECAKAPAN HIDUP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS* 💕



*By : Rolla Apnoza M.Psi., Psikolog*

*Masalah yang dihadapi ABK saat Dewasa*

*Kemandirian*
👉Bina diri
👉Menyelesaikan masalah
👉Menyelesaikan masalah
👉Relasi sosial
👉Finansial

*Life Skill (Keterampilan & Kecakapan Hidup)*

👉 Kemampuan dan pengetahuan seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan  kehidupan secara proaktif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya
👉Dengan kemampuan berinteraksi dan beradaptasi dengan orang lain, 
👉Keterampilan mengambil keputusan, pemecahan masalah, berfikir kritis, berfikir kreatif, 
👉Berkomunikasi yang efektif, membina hubungan antar pribadi, kesadaran
👉Mengatasi emosi dan mengatasi stres.

*Life Skill*
♦️General life Skill
▪️Kecakapan Personal
▪️Kecakapan Sosial
♦️Spesific Life Skill
▪️Kecakapan Akademik
▪️Kecakapan Vokasional

♦️Kecakapan Hidup
◼️Kecakapan Personal
a) Mengelola kebutuhan pribadi
b) Mengelola keuangan pribadi
c) Mengelola rumah tangga pribadi
d) Mengelola makanan
e) Mengelola pakaian
f) Penggunaan fasilitas rekreasi dan pengelolaan waktu luang
g) Kesadaran terhadap lingkungan

♦️Kecakapan berfikir rasional
▪️Menggali , menemukan, mengelola informasi dan mengambil keputusan secara cerdas , memecahkan masalah secara arif dan kreatif
♦️ Kecakapan sosial

a) Berkomunikasi (verbal & non verbal) : Mendengarkan, berbicara, dan kecakapan menulis pendapat/gagasan

b) Kerja sama
▪️ Kecakapan akademik
▪️ mengidentifikasi variabel
▪️ menjelaskan hubungannya dengan suatu fenomena tertentu
▪️ merumuskan hipotesis terhadap suatu rangkaian kejadian
▪️ merancang dan melaksanakan penelitian untuk membuktikan suatu gagasan atau keingintahuan. 
Kecakapan vokasional
▪️ Basic vocational skill ▶️ melakukan gerak dasar, menggunakan alat sederhana, membaca gambar
▪️ Occupational skill (kecakapan vocational khusus) ▶️ menghasilkan barang atau jasa, mis memperbaiki mobil,  tata boga
▪️ Di dalam kehidupan nya t a , antara general life skill (GLS) dengan specific life skill (SLS) tidak berfungsi secara terpisah-pisah, atau tidak terpisah secara ekslusif. 
▪️ Seluruh kecakapan tersebut saling melengkapi, 

👉 *Mengapa Life Skill Diperlukan?*
▪️ Safety – mencegah kekerasan dan kecelakaan
▪️ Harga diri – pencapaian dan mampu membuat bahagia
▪️ Kesehatan – makan, kebersihan, pakaian, peduli akan kebutuhan dasar
▪️ Kemandirian
▪️ Adavokasi diri – dapat menentukan jalan hidup sendiri
▪️ Self regulation – mengelola stress, kecemasan dan perasaan dalam meghadapi kerasnya hidup

👉 *Hambatan dalam mengajarkan life skill pada ABK*
▪️Kesulitan kemampuan imitasi
▪️ Kesulitan mengembangkan kemmapuan untuk mengerti dan mengekspresikan diri sendiri secara lisan
▪️ Kesulitan mengembangkan keinginan “menjadi seperti” atau membuat orang lain terkesan akan kemampuan dan keterampilannya
▪️ Kesulitan untuk mengikuti instruksi lisan terutama multistep
▪️ Kesulitan menyadari tentang perilaku yang diharapkan atau “normal”
▪️ Kurangnya kemampuan untuk fokus pada tugas yang melibatkan waktu yang panjang
▪️ Mudah frustasi
▪️ Memiliki tantangan sensori atau kognitif yang menghalagi kesuksesan
Life Skill yang Esensial untuk ABK
▪️Self Care ▶️ aktivitas sehari-hari mis, menjaga kebersihan diri, makan bernutrisi, berpakaian, menghadapi penyakit umum, mengelola stress
▪️Kemampuan domestik : membersihkan rumah, mencuci dan memasak
▪️Konsep baca dan hitung :membaca instruksi, mengingat simbol, membaca tanda, menghitung uang, mengetahui waktu, dll
▪️Kemampuan berbelanja : menyiapkan list belanja, membelanjakan uang, memilih barang yang akan dibeli
▪️ Sosial Skill
▪️Kecakapan vokasional

👉 *Kapan diajarkan Life Skill?*
 ▪️Sedini Mungkin!
 ▪️Ajarkan terlebih dahulu adaptive living skill yaitu
Toileting,mandi, mencuci tangan sebelum makan, persiapan tidur, berpakaian, mengikat tali sepatu, menyisir dan mengikat rambut, menggunakan sendok garpu pisau, menggosok gigi dll
 ▪️Rutinitas sepertimembersihkan rumah, doing laundry,membayar sesuatu, menggunakan angkutan umum dll
 ▪️ Berkomunikasi dan menjaga relasi sosial

👉 *Yang perlu diperhatikan*
 ▪️Usia anak
 ▪️Kemampuan intelektual (tingkat kecerdasan)
 ▪️Keterbatasan atau kompleksitas kekhususan yang disandang anak
 ▪️Kemampuan adaptasi anak
 ▪️Hambatan dalam beraktivitas dalam kehidupan (mis, menggunakan alat khusus atau tidak)

👉 *Strategi dalam Mengajarkan Life Skill*
 ▪️Mengajarkan dengan instruksi verbal ▶️ menjelaskan detail dengan satu step dalam 1 waktu dan setiap anak selesai mengerjakan tugas
 ▪️Mengajarkan melalui demonstrasi ▶️ menunjukkan bagaimana menyelesaikan tugas sambil menjelaskan apa yang harus ia lakukan, kemudian anak melakukan hal yang sama
 ▪️Mengajarkan “step by step” ▶️ anak melakukan per step dalam satu waktu , hingga seluruh tugas selesai

*Ingat!*
*Repetisi adalah kunci!*

👉 *Langkah- langkah Mengajarkan Life Skill kepada ABK*
 ▪️Analisa Tugas ▶️Break down semua detail, mulai dari apa yang harus dilakukan hingga apa yang diperlukan
 ▪️Membuat panduan secara visual

👉 *Langkah- langkah Mengajarkan Life Skill kepada ABK*

◼️Bantuan eksternal ▶️
 ▪️Bantuan Fisik
 ▪️memberi contoh berulang-ulang
 ▪️Menggunakan instruksi verbal
 ▪️Dilepaskan
 ▪️Penataaan lingkungan ker ja dan peralatan ker ja sesuai kondisi ABK (contoh: ruang dan peralatan khusus bagi ABK tuna daksa).

Terima kasih 💕

_Kesekretariatan HEbAT Community_

7 Kesalahan dalam Beriklan

Bismillahirrahmanirrahim

Kesalahan Pertama : Beriklan Bukan Kepada Target Market ( TM )

Dulu ketika saya berjualan produk herbal, saya sering berpikir bahwa produk saya dibutuhkan semua orang, karena produk saya dibutuhkan semua usia.

Ternyata ini keliru, walaupun semua usia membutuhkan produk yang saya jual, namun ternyata saya lupa.. bahwa yang membeli produk saya adalah kumpulan orang dengan ciri spesifik..

Seperti Usia yang di atas 25 tahun,
Sadar akan kesehatan
Penyuka hidup sehat
Tinggal di perkotaan

Itulah ciri – ciri sebagian besar pembeli produk herbal saya..

Nah mungkin saja selama ini anda beriklan, bukan karena iklannya jelek, mungkin saja target marketnya kurang pas..

Seperti, seorang teman saya yang jualan Fashion muslimah, dia hanya mentargetkan iklannya kepada wanita muslimah penyuka fashion saja..
Alhasil, jualannya dia laku keras...

Begitu juga dengan produk yang anda jual, anda wajib mencirikan orang yang akan menjadi target market anda.

Mudah  kok caranya..
Anda tinggal amati ciri – ciri  yang beli produk anda, seperti usia mereka, kesukaan mereka, profesi mereka, demografi dan lain – lainnya.

Nah ciri – ciri ini sering dinamakan Persona Target market

Jadi jangan salah ya menentukan persona target market produkmu.

Setiap Produk ada Jodohnya

Kesalahan Kedua: Beriklan padahal Jumlah teman atau database yang dimiliki sedikit

Memiliki jumlah pertemanan yang sedikit di facebook dan Whatsapp ternyata menjadi faktor yang membuat kita sulit mendapatkan respon dari pembaca iklan kita.

Dulu saya berpikir jika teman FB saya berjumlah 1000, maka ketika saya buat status maka 1000 orang tersebut dapat melihat status saya tersebut..

Eh.. ternyata dugaan saya salah.

Setelah belajar saya baru tau jika di facebook, instagram, youtube dll ada namanya *Algoritma*

Apa itu algoritma, ??

Algoritma adalah sebuah pemrograman yang disusun untuk menampilkan status / feeds dalam setiap akun sosial media.

Mudahnya begini, jika anda update status, maka paling banyak status anda akan bisa dilihat oleh 1 % teman facebook anda.

Jadi misalkan teman anda 1000 maka status itu hanya muncul kepada 10 orang saja.. dikit banget khan ??

Itulah sebabnya seringkali status kita sepi.. karena temannya sedikit, yang lihat sedikit..

Lantas bagaiman caranya agar yang lihat banyak ??
Saya bagikan 2 tips simpel ya..
1.  Berinteraksi di status facebook teman anda 
2.  Membuat postingan yang mengundang interaksi..

Dengan 2 cara itu akan meningkatkan jumlah pemirsa status anda.. 
Trik dan tips lengkapnya boleh dipelajari di kelas Premium Neo BSM ya..

Nah sekarang kebayang kan, kalau teman anda di FB Cuma 500, berapa yang akan lihat iklan anda ??
Paling hanya 5 saja heheh..

Ibaratnya anda sudah teriak – teriak, eh tapi diruangan itu kosong gak ada orangnya..
Yah yang ada capek deh..

Begitu juga di whatsapp.. kalau kita buat stories, biasanya yang lihat hanya 5-7 % saja..

Maka itu besarkan jumlah teman, dan interaksinya ya.

Hanya bilangan besar, yang menghasilkan hasil besar

Kesalahan Ketiga:
Beriklan, Namun Tidak Terjalin Interaksi

Ini kesalahan saya lainnya..
Dulu saya menganggap sosial media adalah tempat jualan.. 
Jujur.. ini salah kaprah..

Padahal Sosial Media = itu artinya tempat bersosialisasi..

Sedangkan tempat jualan biasanya kita sebut dengan *Selling Media*

Nah, Facebook itu sosial media atau selling media ??

Sosial media bukan hehehe..

Itulah sebab kita kalau berjualan langsung tidak efektif.

Jika anda memang ingin berjualan secara langsung pakailah marketplace seperti Shoppee, tokopedia, bukalapak dll..

Sosial media, memang bisa menghasilkan transaksi penjualan namun bukan dengan cara langsung berjualan.. tapi dengan cara bersosialisasi atau berinteraksi..

Coba deh lihat.. kira – kira apa alasan orang main facebook ??

Adakah yang alasannya beli produk/barang ??
Sedikit sekali mungkin..

Alasan kita main facebook biasanya adalah, kepo, killing time dan cari info terbaru.

Kata guru saya..
Jika kamu mau laris jualannya di facebook maka rajinlah berinteraksi agar kamu dikenal teman FB kamu.

Saya pikir itu benar.. karena jika kita beli barang di FB biasanya akan lebih nyaman dengan orang yang sudah dikenal dulu..

Sudah kenal maka lebih mudah jualannya..

Jadi gimana caranya kita berinteraksi..

Mudah kok, kita cukup rajin – rajin like dan komen di Postingan Teman kita.. agar kita dikenal dan timbul interaksi.

Tanpa Interaksi, tidak ada Transaksi

Kesalahan Keempat: Beriklan Bukan di jam ramai

Dulu seringkali saya gak sadar bahwa di Sosmed itu ada kategori waktu yang ramai pemirsa ( traffic ) dan waktu yang sepi..

Pokoknya main hajar aja. Mau pagi, tengah malem.. sikat.. hahahaha 

Waktu ramai maksudnya di sini adalah, jam – jam di mana paling banyak orang membuka sosial media seperti Whatsapp dan Facebook.

Ternyata ada lho jam ramai nya..

Ada yang tau jam berapa saja ??

Saya berikan clue nya..

Biasanya trafic tertinggi ada di jam santai ataupun jam makan..
Entah itu sarapan, makan siang atau makan malam..

Ya bisa kita simpulkan seperti ini..

 pagi jam 7 – 8 
Siang jam 12 -13
Malam jam 19 – 20

Kira – kira begitu.

Tujuan beriklan di jam ramai adalah agar yang baca iklan kita lebih banyak, semakin banyak yang baca semakin besar peluangnya untuk dibeli bukan ??

Kesalahan Kelima: Terlalu fokus Beriklan, tanpa memberi manfaat

Kesalahan saya berikutnya adalah, saya terlalu egois. Memikirkan berapa keuntungan yang akan saya dapatkan jika berhasil menjual sejumlah produk, tanpa peduli orang lain terganggu atau tidak dengan iklan saya.

Jadi terus menerus saya beriklan tanpa melakukan postingan lain apapun ...

Ada yang sama seperti saya ??

Kira – kira anda senang atau sebal dengan akun yang isinya jualan aja ??
Stories IG atau WA nya iklan semua ...
Atau pas nonton youtube banyak iklannya, bagaimana rasanya ??

Sebalkan ??

Itulah yang dirasakan orang ketika terlalu sering melihat iklan kita.

Beda hal nya jika akun kita adalah akun yang bermanfaat.. seperti sering memberi info bermanfaat, memberi tips atau pun ngangenin karena inspiratif.
Pasti akan di sukai.. 

Nah.. itulah dia.. 
Karena manusia egois, maka ini kita bisa manfaatkan.. dengan cara memberi keuntungan dulu kepada pembaca baru lah diakhir kita yang mendapatkannya.

Give, Give, Give baru get..
Atau Sharing – sharing dulu.. Selling kemudian..

Cobain deh.. dengan prinsip ini ketika suatu saat anda beriklan maka iklan anda akan mudah diterima sama mereka bahkan tidak jarang akan dengan suka rela pembaca menjadi konsumen anda.

Kesalahan Keenam: Sering Melakukan Spam
Spam = Sampah..
Maksudnya seperti apa..

Jadi begini.. dulu seringkali saya mengirimkan pesan jualan kepada teman – teman FB atau pun Whatsapp..

ya pokoknya ngiklan membabibuta.. ngerikan... karena babi melek aja udah Ngeri hahaha.

Tidak jarang saya kena block sama teman FB atau pun WA..

Kalau di FB saya sering ngirim iklan via mesengger ( inbox ) atau nge tag orang lain.
Kalau di WA broadcast di kontak yang saya miliki.

Ternyata salah besar.. mereka nggak nyaman,..

Ibaratnya kita gak saling kenal eh ketuk pintu masuk rumah jualin produk.. ya di tolak mentah – mentah lah.. tak jarang juga di usir hehehe.

Tobat.. tobat.. setelah itu gak pernah lagi deh nyepam..

jangan ditiru ya.. namanya sampah ya kurang baik hasilnya hehehe

Kesalahan Ketujuh: Beriklan tidak menggunakan prinsip copywriting

Karena dasarnya minim ilmu.. maka boro – boro mikirin copywriting.. 
Taunya iklan iklan dan iklan.. gak tau deh gmana cara buat Headline yang menarik.. penawaran yang sulit ditolak ataupun story telling yang bakal di baca..

Baru setelah taubat dan membuka diri untuk belajar.. saya paham apa itu copy writing..

Ngomong – ngomong.. anda sudah belajar copy writing yang benar dan mudah ??

Itulah 7 kesalahan saya dalam beriklan di FB dan Whatsapp

Jika itu juga kesalahan anda.. silahkan bertaubat dan cari solusinya di materi lanjutan ya..

Sumber: Sekolah Ilmu Bisnis 2 - By Intan