23 April 2016
Pagi ini, di tengah pemandangan yang indah di temani suasana dingin puncak yang menyayat kulit.
Tetiba hati ini entah mengapa resah gelisah. Padahal alam sudah menyambut baik untuk menyebarkan energi positifnya pagi itu.
Lalu, ku buka ponsel ku..
Rina, check email ya..
Setelah ku baca email Dan ku resapin Surat dari sahabatku itu..
Seketika itu air mata pun berlinang tak terbendung..
Ah.. Mungkin karena akunya Saja yg terlalu melankolis yang akhirnya membuat suasana tidak karuan.
Hmm... What's happen?
Dan ternyata Surat Dr sahabatku ini membuat aku benar-benar sedih.
Bagaimana tidak? Selama ini kita selalu berdiskusi mengenai dreams kita bersama. Aku berharap besar kepadanya Dan dia pun sama. Kita seperti mutual fighting untuk mewujudkan dreams kita.
Tapi ketika aku baca Surat itu, Allahu rabbi..
Dia dengan mudahnya undur diri dari estafet dreams kita. -_-
Begini nih anak feeling kalo udah down bisa mengambil keputusan dengan egois Dan emosional :(
Dan akhirnya karena kita satu karakter aku menguatkan dia, seperti apa yg dia lakukan. Bagaimana kita saling menguatkan Dan mengingatkan.
Semoga Allah meridhoi setiap jalan Dan langkah kita ya dear :)
Hanya doa yg mampu menyatukan kita lagi. #doarobithoh
Salam ukhuwah untukmu sahabatku yang berada di ujung hijau kota belimbing :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar