Bismillahirrahmanirrahim…
Cerita
punya cerita, di dalam kehidupan ku yang selalu aku syukuri dengan penuh
keikhlasan, yang menjadikan berbagai cobaan sebagai rintangan yang tak
seberapa, serta yang menjadikan nikmat-NYA sebagai suatu nilai plus untuk apa
yang sudah aku lakukan selama ini di dunia. Mungkin tak seberapa berat cobaanku
di banding dengan orang-orang yang di sana, orang-orang yang tak punya tempat
tinggal, orang-orang yang tak punya orangtua dan orang-orang yang serba
kekurangan. Walaupun hidup ku serba pas-pasan. Tapi inilah hidup yang harus
selalu ku syukuri, Alhamdulillah :)
Aku
terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, jauh dari saudara, jauh dari
kakek dan nenek, serta jauh dari kampung tempat aku terlahir, yaitu Nganjuk
(salah satu kota di Jawa Timur). Aku anak pertama dari 3 bersaudara, yang
mempunyai visi dan misi yang cukup sederhana, yaitu khairunnas anfa’ahum linnas
(sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lain) :)
Walaupun aku jauh dari
saudara-saudara ku, tapi aku masih mempunyai keluarga inti, sahabat, guru, dan kaka kelas
beserta kaka alumni yang baik, yang selalu memberikan suport di kala aku sedang
tak semangat, mengingatkan ku di kala iman ku sedang futur, memberikan banyak pelajaran
dan hikmah yang membuatku berubah menjadi orang yang lebih baik lagi, yang
selalu membuatku tersenyum dan menangis, dan yang selalu mengisi di dalam
kehidupan ku.
Aku
sangat bersyukur berada diantara mereka, berada di lingkungan yang baik
yang penuh dengan ukhuwah islami. Tak ada kesulitan untuk menuju jalan yang di
ridhoi-NYA :)
Setelah
aku di terima di sebuah SMA Negeri, tepatnya di SMAN 4 DEPOK yang berada di
perum. Sukatani Permai. Aku memulai sebuah target yang berbeda dari SMP, yaitu
aku ingin aktif di ekskul, mengikuti organisasinya, Dan bisa mencapai prestasi
akademik serta non akademik. yaap!! untuk mencapai sebuah target itu, aku mulai
aktif mengikuti 2 ekskul, yaitu GNB (Gema Nusantara Budaya) yang sekarang
namanya itu tatra (tarian tradisional) dan ROHIS (ROHani ISlam).
Aku
bergabung di GNB, karena aku sangat tertarik dengan tarian tradisional yang
satu ini, yaitu tari saman. Dimana
tarian ini sangatlah unik dari tarian yang lain. Selain membutuhkan kekompakan
dalam menari, saman juga bisa melatih otak kanan dan otak kiri para penarinya.
Karena kalau otak kanan dan kiri tidak balance atau singkron, pastilah tidak akan
bagus menarinya, selain itu juga melatih vocal dan mental. Kalau mentalnya
tidak kuat, jangan harap deh bisa bertahan di saman. Karena sudah terlanjur suka
dengan tari saman ini, yang sebenarnya membutuhkan banyak modal. Makanya kadang
kalau mau lomba aku harus berhemat dari sehemat-hematnya untuk sewa kostum. Karena saman kami
belum mempunyai kostum -_- Yaaa itu adalah salah satu dari sekian
perjuangan aku di saman.
Selain
GNB, aku juga tergabung di suatu organisasi yang sangat luar biasa bagi ku.
inilah keluarga ku yang kedua. Dimana susah senang aku lalui di sana, Yaitu ROHIS. Sewaktu itu aku di
beri amanah yang cukup besaar. Awalnya sih belum cukup yakin di kasih amanah ini, tapi
Alhamdulillahnya, teman-teman dan Alumni serta orangtuaku yang sangat mensupport aku dan membantu
banyak banget untuk mengemban amanah ini :')
Seiring berjalannya waktu,
ternyata rohis banyak membawa perubahan pada diriku pribadi. di sinilah
perubahan-perubahan yang baik terjadi di diriku. Alhamdulillah semenjak aku
tergabung di ROHIS banyak pelajaran yang aku dapat. Dari bagaimana cara
menghandle sebuah acara yang besar dengan baik, bagaimana menjadi seorang
pemimpin yang amanah, dan berbagai hal yang berhubungan dengan organisasi yang
tadinya aku gak tau sama sekali jadi semuanya tau, dan terutama dan yang paling utama
adalah aku bisa lebih ma’rifatullah wa ma’rifatulrasul :')
Subhanallah banget, aku bersyukur banget deh
berada di sini, berada di antara orang-orang yang insyaAllah tetap istiqomah
dijalanNYA dan saling mengingatkan dalam kebaikan :') rasanya aku gak mau
meninggalkan ini semua. Walaupun yaa rasanya cape, tapi terbayar semua dengan
ukhuwah yang kuat dari aggotanya sendiri.
Semester
demi semester aku lalui, dan Alhamdulillah nilai dan peringkat ku semakin
meningkat. Walaupun aku di sibukan dengan berbagai macam kegiatan di luar
akademik, tapi aku masih bisa mengatur waktu ku dengan baik.
Aku
sangat bersyukur mempunyai mereka, berada di lingkungan yang baik yang penuh
dengan ukhuwah islami. Tak ada kesulitan untuk menuju jalan yang di ridhoi-NYA.
^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar