Senin, 18 Agustus 2014

Ta'aruf...



Bismillahirrahmanirrahim

        Cerita punya cerita, di dalam kehidupan ku yang selalu aku syukuri dengan penuh keikhlasan, yang menjadikan berbagai cobaan sebagai rintangan yang tak seberapa, serta yang menjadikan nikmat-NYA sebagai suatu nilai plus untuk apa yang sudah aku lakukan selama ini di dunia. Mungkin tak seberapa berat cobaanku di banding dengan orang-orang yang di sana, orang-orang yang tak punya tempat tinggal, orang-orang yang tak punya orangtua dan orang-orang yang serba kekurangan. Walaupun hidup ku serba pas-pasan. Tapi inilah hidup yang harus selalu ku syukuri, Alhamdulillah :)
        Aku terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, jauh dari saudara, jauh dari kakek dan nenek, serta jauh dari kampung tempat aku terlahir, yaitu Nganjuk (salah satu kota di Jawa Timur). Aku anak pertama dari 3 bersaudara, yang mempunyai visi dan misi yang cukup sederhana, yaitu khairunnas anfaahum linnas (sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lain) :)
        Walaupun aku jauh dari saudara-saudara ku, tapi aku masih mempunyai keluarga inti, sahabat, guru, dan kaka kelas beserta kaka alumni yang baik, yang selalu memberikan suport di kala aku sedang tak semangat, mengingatkan ku di kala iman ku sedang futur, memberikan banyak pelajaran dan hikmah yang membuatku berubah menjadi orang yang lebih baik lagi, yang selalu membuatku tersenyum dan menangis, dan yang selalu mengisi di dalam kehidupan ku.
        Aku sangat bersyukur berada diantara mereka, berada di lingkungan yang baik yang penuh dengan ukhuwah islami. Tak ada kesulitan untuk menuju jalan yang di ridhoi-NYA :)

        Setelah aku di terima di sebuah SMA Negeri, tepatnya di SMAN 4 DEPOK yang berada di perum. Sukatani Permai. Aku memulai sebuah target yang berbeda dari SMP, yaitu aku ingin aktif di ekskul, mengikuti organisasinya, Dan bisa mencapai prestasi akademik serta non akademik. yaap!! untuk mencapai sebuah target itu, aku mulai aktif mengikuti 2 ekskul, yaitu GNB (Gema Nusantara Budaya) yang sekarang namanya itu tatra (tarian tradisional) dan ROHIS (ROHani ISlam).
        Aku bergabung di GNB, karena aku sangat tertarik dengan tarian tradisional yang satu ini, yaitu tari saman. Dimana tarian ini sangatlah unik dari tarian yang lain. Selain membutuhkan kekompakan dalam menari, saman juga bisa melatih otak kanan dan otak kiri para penarinya. Karena kalau otak kanan dan kiri tidak balance atau singkron, pastilah tidak akan bagus menarinya, selain itu juga melatih vocal dan mental. Kalau mentalnya tidak kuat, jangan harap deh bisa bertahan di saman. Karena sudah terlanjur suka dengan tari saman ini, yang sebenarnya membutuhkan banyak modal. Makanya kadang kalau mau lomba aku harus berhemat dari sehemat-hematnya untuk sewa kostum. Karena saman kami belum mempunyai kostum -_- Yaaa itu adalah salah satu dari sekian perjuangan aku di saman.
        Selain GNB, aku juga tergabung di suatu organisasi yang sangat luar biasa bagi ku. inilah keluarga ku yang kedua. Dimana susah senang aku lalui di sana, Yaitu ROHIS. Sewaktu itu aku di beri amanah yang cukup besaar. Awalnya sih belum cukup yakin di kasih amanah ini, tapi Alhamdulillahnya, teman-teman dan Alumni serta orangtuaku yang sangat mensupport aku dan membantu banyak banget untuk mengemban amanah ini :')
Seiring berjalannya waktu, ternyata rohis banyak membawa perubahan pada diriku pribadi. di sinilah perubahan-perubahan yang baik terjadi di diriku. Alhamdulillah semenjak aku tergabung di ROHIS banyak pelajaran yang aku dapat. Dari bagaimana cara menghandle sebuah acara yang besar dengan baik, bagaimana menjadi seorang pemimpin yang amanah, dan berbagai hal yang berhubungan dengan organisasi yang tadinya aku gak tau sama sekali jadi semuanya tau, dan terutama dan yang paling utama adalah aku bisa lebih marifatullah wa marifatulrasul :')
Subhanallah banget, aku bersyukur banget deh berada di sini, berada di antara orang-orang yang insyaAllah tetap istiqomah dijalanNYA dan saling mengingatkan dalam kebaikan :') rasanya aku gak mau meninggalkan ini semua. Walaupun yaa rasanya cape, tapi terbayar semua dengan ukhuwah yang kuat dari aggotanya sendiri.
        Semester demi semester aku lalui, dan Alhamdulillah nilai dan peringkat ku semakin meningkat. Walaupun aku di sibukan dengan berbagai macam kegiatan di luar akademik, tapi aku masih bisa mengatur waktu ku dengan baik.
          Aku sangat bersyukur mempunyai mereka, berada di lingkungan yang baik yang penuh dengan ukhuwah islami. Tak ada kesulitan untuk menuju jalan yang di ridhoi-NYA.
 ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar