Minggu, 26 April 2020

Yuk Kenalin Tipe-Tipe Pembeli..


Sering nggak sih kesulitan closing gara-gara pembeli bawel, nggak sabaran atau cuma PHP doang? 

Nah itu tandanya kita belum kenal mereka. Kan katanya tak kenal maka tak sayang ya... 😄

Tipe pembeli ada 4:

1. Dominan
2. Intim
3. Stabil
4. Cermat
Disingkat menjadi DISC

*Ciri-ciri Pembeli Tipe Dominan (D)*
Mereka yang tidak menyukai penjual yang :
✨ Tidak suka basa basi
✨ Buang-Buang waktu
✨ Keragu-raguan
✨ Terlalu banyak detail
✨ Merasa dimanfaatkan
 
*Ciri-ciri Pembeli Tipe Intim (I)*
Mereka tidak menyukai penjual yang :
✨ Terlalu banyak detail
✨ Terlihat Pesimis
✨ Penjual yang tidak bersahabat
✨ Penjual yang tidak setuju dengan pendapat-pendapatnya

*Ciri-Ciri Pembeli Tipe Stabil (S)*
Mereka tidak menyukai penjual yang :
✨ Tekanan atau paksaan
✨ Penjual yang terlalu agresif
✨ Ketidakpastian
✨ Konflik

*Ciri-ciri Pembeli Tipe Cermat (C)*
Mereka tidak menyukai penjual yang :
✨ emosional
✨ pertanyaan seputar pribadi
✨ Rencana cepat kaya yang dibesar-besarkan (lebay)

Apa yang harus kita lakukan pada tipe-tipe pembeli tersebut? Yuk kita intip penjelasannya! 

*Cara Menghadapi Tipe Pembeli Dominan (D)*

✨ Mintalah calon pembeli untuk menjelaskan hasil yang mereka inginkan

✨ Tunjukkan bagaimana kita membantu mereka menghadapi hasil dengan cepat

✨ Tunjukkan bagaimana produk yang kita tawarkan dapat memberi keuntungan bagi mereka dan membantu mereka mencapai target yang mereka inginkan

✨To the Point, langsung ke tujuan

✨Tidak bertele-tele dan memberi penjelasan panjang lebar 

✨Tidak berbasa basi membicarakan hal yang tidak penting karena tipe D ini adalah tipe yang langsung ke tujuan

✨Tunjukkan kepada mereka bahwa proses akan berjalan dengan cepat dan mudah

✨ Berikan beberapa alternatif dan biarkan mereka memilih

✨Mintalah komitmen pembelian dari mereka secara langsung

✨ Jangan ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan dan kita harus bersiap dengan pertanyaan-pertanyaan yang sulit

*Cara Menghadapi Pembeli Tipe I*

✨Terlalu banyak detail

✨Terlihat Pesimis

✨Penjual yang tidak bersahabat

✨Penjual yang tidak setuju atas pendapat-pendapatnya

✨ Berikan kesmpatan mereka untuk berbicara

✨Berikan penekanan pada aspek positif ( menyenangkan dan menarik) dari produk atas jasa yang kita tawarkan akan membuat calon pembeli, pekerjaan dan hasilnya menjadi lebih menarik, inovatif, menyenangkan ataupun spektakuler

✨gunakan pendapat yang bersahabat dan menyenangkan

✨berikan kesempatan bagi mereka untuk membagikan cerita atau opini mereka, dengarkan antusias, dan tertawa bersama mereka. 

✨bagaikan Carita cerita menarik termasuk cerita anda yang kita alami dan terbukalah dalam memberikan informasi tentang diri kita

✨ Kembalikan pembicaraan ke topik utama bila di perlukan karena calon pembeli I suka bebicara ngalor ngidul 

✨Sediakan testimoni dari calon pembeli yang puas dengan produk kita

✨tunjukan inovasi: " Kesempatan menarik " Atau "kesempatan terbatas " Dari Produk atau jasa yang kita tawarkan untuk membeli lebih banyak. 

✨ antusiasme kita sebagai penjual

✨ Cerita

✨ Testimoni

✨ Kesempatan yang menarik atau terbatas

*Cara menghadapi pembeli Tipe S*

✨ Tekanan atau paksaan

✨ Penjual yang terlalu agresif

✨ Ketidak pastian

✨ Konflik

✨ minta calon pembeli untuk menceritakan pendapat atau pemikiran mereka dan berilah perhatian yang tulis

✨ Tunjukkan sikap yang tulis hangat dan berempati selama pertemuan

✨ Berikan cukup dan waktu agar  calon pembeli serasa nyaman dalam memperhatikan pilihan, tetapi jangan terlalu lama sehingga calon pembeli tidak akan memberikan komitmen

✨ Bersikap informal santai tetapi sopan dan jangan memaksa

✨ Terbukalah dalam memberikan informasi tentang diri kita secara personal maupun pemikiran atau pendapat kita

✨ berikan demonstrasi apabila memungkinkan

✨ Presentasikan produk kita dengan cara step by step

✨ Tarik perhatian mereka pada garansi dan jaminan. Rencana atau masa pemeliharaan atau masa percobaan yang memberikan jaminan terhadap kualitas barang dan layanan follow up yang terpercaya

✨ Mintalah calon pembeli untuk mengubungi kita apabila membutuhkan apapun sehubungan dengan produk yang ditawarkan termasuk setelah pembelian terjadi. 

✨ Support yang berkesinambungan

✨ Contoh-contoh dan kemudahan dalam pengunaan

✨ Stabilitas, kenyamanan, dan keamanan dari produk

✨ Garansi, jaminan, masa percobaan, follow up

*Cara menghadapi pembeli tipe C*

✨ Pernyataan yang tidak logis dan emosional

✨ pertanyaan seputar pribadi

✨ Presentasi yang antusias

✨ Melibatkan emosi

✨ Rencana "cepet" Kaya yang dibesar-besarkan ( lebay) 

✨ Setiap dan tujuakan sebanyak mungkin bukti nyata, fakta, data informasi, grafik ataupun angak sebagai back up terhadap pernyataan kita

✨ Bila memungkinkan lakukan demontrasi untuk membuktikan Produk kita memiliki standar kualitas yang tinggi

✨ Berikan kesempatan bagi mereka untuk ilmu, pengetahuan, dan pengalaman mereka

✨ Berikan cukup ruang dan waktu bagi calon pembeli untuk melakukan analisa dan mempelajarinya produk kita. 

✨ Gunakan pendekatan yang logis dan objektif bukan cara emosional

✨ Pastikan kita menguasi produk yang kita tawarkan dan tunjukkan secara detail Spesifikasi

✨ Berikan demonstrasi apabila memungkinkan

✨ Kualitas dan standar yang tinggi

✨ Kemampuan dan keahlian kita

✨Alasan yang logis dan objektif

✨ Bukti nyata data konkrit

✨ Keseruan kita, ceria tapi ramah.


Sumber: ilmu bisnis

KENAPA BISNIS JALAN DITEMPAT??


Kita belajar bareng yuk mak.. 😊 

Pernahkah Emak mengalami kondisi

"Kok bisnis saya gitu-gitu aja ya?"

Sudah lama jalanin bisnis, kok gak ada peningkatan ya?

Gimana ya caranya tembus puluhan juta atau ratusan juta sebulan?

Capek? Bingung? Sedih?

Jika Emak pernah mengalaminya, ada baiknya Emak baca postingan ini sampai habis. Insyaa Allah akan ketemu jawabannya.

Setidaknya ada 5 Alasan kenapa Bisnis Jalan ditempat :

1. Gak pernah kepikiran mau besarkan bisnis.
Mikirin aja gak pernah, gimana mau besarinnya? Hehe
Bermimpilah dan wujudkanlah..

Dalam bisnis, apa yang tidak pernah di bayangkan, tidak akan jadi kenyataan.
Gali lagi tujuan berbisnis, agar lebih semangat.. 
---
2. Gak Tekun
Baru sebulan, ngeluh
Baru setahun, ganti bisnis.
Padahal bisa aja, sedikit lagi akan berhasil.
Harusnya suka duka jalani.

Sukses dan gagal adalah sepaket. 
Dimana setelah kegagalan, ada pelajaran yang bisa diambil dan jadi bibit kesuksesan. 

Semua ada prosesnya, gak ada yg instan, mie instan aja masih perlu direbus kalau mau di santap hehe..
---
3. Salah Gaul
Alias kumpul sama orang-orang yang gak kepikiran besarin bisnis.
Gak papa sebenarnya seperti itu, tapi jangan setiap waktu.

Teman kumpul kita akan mempengaruhi pencapaian kita. 

Ini pentingnya berteman dengan orang yang sefrekuensi, jadi tambah semangat.

Mau sukses?
Cari teman yang sudah sukses😃
---
4. Gak tau ilmunya
Gak tau caranya inilah, gak tau caranya itulah. Malas belajar!!

Bacalah, maka ilmu akan bertambah,
Sekarang zaman online, sekali klik udah bisa mencari tahu apa yang kita inginkan,
Manfaatkan untuk yang bermanfaat, 
Yang sebenarnya, bisnis itu Logika
Tau caranya, cepat tumbuhnya
---
5. Gak punya mentor
Gak ada yang bimbing, gak ada tempat bertanya.
Kalau salah gak ada yang ngasih tau. Kalau mentok gak ada yang ngarahkan.
---
Setelah membaca hal diatas
Sadarkah Emak

Sukses itu yang menentukan hanya 2 : pertama Allah, kedua diri Emak sendiri.

Tapi dari 5 hal diatas, itu semua berputar-putar di Pengusahanya.

Bisnis itu 100% bermasalah.
Tapi masalahnya akan bertambah jika Pengusahanya bermasalah.

Gak mau kan gitu-gitu terus?

Solusinya hanya satu.
Jika ingin bisnis tumbuh caranya adalah tingkatkan kapasitas diri BELAJAR. 

Belajar disini bukan hanya ilmu duniawi saja, tapi belajar juga ilmu langitnya supaya selaras.
Jangan hanya semangat kalau belajar ilmu dunia tapi ilmu akhirat di nomor duakan, duuh sayang banget.

Perbaiki 5 hal diatas ya. Insyaa Allah bisnisnya peningkatan.
Semua ilmu itu bermanfaat jika dipraktekan, jangan sia-siakan!

Hayuu kita sukses bersama🤗

Salam  sukses berkah berjamaah 😁

#bisnisbermanfaat
#bisnisbarengintan

Selasa, 21 April 2020

CARA MUDAH NAIK OMZET DARI WA


Penasaran nggak sie gimana caranya pebisnis lain bisa cepat naik omzet walau jualannya cuma lewat WA?

Kaya'nya mereka udah mraktekin ilmu yang ada di kelas BOW deh 😊
Dan ini dia ilmu yang bisa kita contek:

1. Rajin Nyetatus
Nah, ini tugas wajib yang perlu dilakukan buat pebisnis, nyetatus tiap hari. Etapi jangan cuma nyetatus jualan aja yaaa. Bikin status harian yang menarik, bikin kepo, dan bisa menambah interaksi kontak atau database.

2. Rajin Ngereply atau Balesin Status
Emang apa untungnya?
Jangan salah, Mak, dari cuma ngereply ini akan timbul interaksi. Dari yang tadinya cuek, bisa jadi lebih akrab dengan kita. Kalo udah akrab, pastinya nanti jadi kepo dengan bisnis atau jualanmu. Hasilnya, closingan bertubiiii 😍

3. Rajin Broadcast (BC)
Kalo yang satu ini kudu hati-hati ya Mak. Karena nggak semua orang suka dikirimin BC, apalagi yang isinya langsung jualan. Bisa-bisa kita diblokir nanti 🙈😁

4. Tambah Database
Database/kontak WA harus terus ditambah supaya peluang bisnis kita makin besar. Caranya, rajin save kontak teman yang ada di grup. Dan itu juga ada ilmunya yaaa. Karena percuma aja kita nyimpen kontak mereka tapi mereka nggak nyimpen nomor WA kita 🤭😁

5. Konsisten
Iyesss, ini yang paling penting. Kudu konsisten melakukan cara di atas biar hasilnya lebih maksimal.
Berat memang, tapi perlu dilatih. Seperti peserta BOW yang wajib melakukan tugas hariannya untuk belajar konsisten.

Yuk, coba cara di atas supaya bisa naik omzet cuma dari WA. Coba selama seminggu dulu dan lihat hasilnya 😊

Atau kalo belum pede, bisa kok belajar dulu bareng emak pebisnis lainnya di kelas Bimbingan Optimasi Whatsapp (BOW) 😉

3 Strategi Meningkatkan Omset jualan di Facebook


1. Meningkatkan Jumlah Prospek

Apa sih prospek itu? Prospek adalah kemungkinan calon pembeli anda atau jumlah orang yang datang dan menghubungi anda, mereka tertarik dengan produk anda tetapi mereka belum pernah membeli.

Jumlah prospek bisa ditingkatkan dengan Menambah teman tertarget, Meningkatkan interaksi dengan teman yang dimiliki atau dengan melakukan promo gratis di Group atau Fanpage iklan.

2. Meningkatkan Konversi Closing

Untuk dapat meningkatkan konversi closing diperlukan keahlian tambahan terkait penguasaan produk, pelayanan yang baik dan teknik closing.

Prinsip dalam closing adalah :
~ Membangun Kepercayaan
~ Membangun Kebutuhan
~ Menghilangkan Kekhawatiran
~ Closed the sale dengan pernyataan pilihan yang intinya closing

3. Meningkatkan Jumlah Penjualan
Jumlah penjualan bisa ditingkatkan dengan Cross Selling maupun Up Selling yaitu dengan memberikan Paket Belanja, Promo Khusus untuk belanja tertentu, Bonus tambahan jika order nilai tertentu, dll.

Bina hubungan baik kepada semua audience anda, Jika anda memperhatikan mereka , maka mereka akan Respect kepada anda dan peluang meningkatkan Omset menjadi lebih lebar .

Jika 3 strategi ini dijalankan secara bersamaan, maka akan diperoleh peningkatan Omset yang luar biasa. Bahkan bisa naik hingga 500%.

Yakin, Action, dan lakukan Evaluasi.

Sumber : Sekolah Ilmu Bisnis

TAWAKKAL KEPADA ALLAH


Oleh: Abdullah Mahmud

Suasana masyarakat dalam menyikapi pendemi COVID-19 ini bervariasi. Banyak orang yang mengeluh karena keadaannya tidak menguntungkan. Di-PHK, nggak bisa dagang, nggak bisa ngajar, dan segudang masalah akibat PSBB. Bisa dibayangkan bagaimana kalau lockdown total; 24 jam di rumah. Survei terbaru sekitar 67% dari total penduduk yang terdampak.

Ada juga yang lebih beruntung karena masih punya simpanan uang atau bisa jual barang. Lebih sedih lagi yang nggak punya apa-apa sehingga terpaksa harus berhutang. Yang lebih parah lagi sampai putus asa dan bunuh diri. PBB menyebutkan bangsa di dunia yang paling banyak bunuh dirinya itu; Swedia, Jepang, Amerika, Perancis dan Korea Selatan. Semua negara maju. Kenapa? Krisis rohani. 

Menurut survei itu, yang merasa diuntungkan dengan keadaan ini hanya 5%. Dalam situasi seperti ini, ayo kita belajar tawakkal kepada Allah. Karena tawakkal itu membawa ketenangan.

Jadi manusia itu butuh dua hal:

*Pertama*, inner locus of control yakni dia butuh dirinya yang mengontrol agar seimbang dan semua urusannya baik. Ini mutlak usaha manusia sesuai dengan harapan dan kenyataannya.

*Kedua*, outer locus of control yakni dia butuh gantungan di luar dirinya.

Siapakah gantungan yang maha dahsyat tidak punya kelemahan dan serba mampu, Dialah Allah subhanahu wa ta’ala Sang Maha Pencipta, Pemilik, dan Pengatur. Makanya manusia harus berusaha maksimal dan bergantung kepada Allah,

فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ 

… Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal. (QS. Ali ‘Imran, 3: 159)

Seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dalam mendakwahkan dan menasehati kaumnya, 

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيْٓ اِبْرٰهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗۚ اِذْ قَالُوْا لِقَوْمِهِمْ اِنَّا بُرَءٰۤؤُا مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۖ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاۤءُ اَبَدًا حَتّٰى تُؤْمِنُوْا بِاللّٰهِ وَحْدَهٗٓ اِلَّا قَوْلَ اِبْرٰهِيْمَ لِاَبِيْهِ لَاَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ اَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ شَيْءٍۗ رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاِلَيْكَ اَنَبْنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ 

Sungguh, telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengannya, ketika mereka berkata kepada kaumnya, “Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami mengingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu ada permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja,” kecuali perkataan Ibrahim kepada ayahnya, ”Sungguh, aku akan memohonkan ampunan bagimu, namun aku sama sekali tidak dapat menolak (siksaan) Allah terhadapmu.” (Ibrahim berkata), “Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkau kami bertawakal dan hanya kepada Engkau kami bertobat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali, (QS. Al-Mumtahanah, 60: 4)

Ketika beliau diancam dibakar dengan api, tawakkal kepada Allah sambil mengucapkan; ‘Hasbunallah wa Nikmal Wakiil’, cukup Allah sebagai pelindungku.

Begitu pula Nabi Muhammad ﷺ ketika mendakwahi kaumnya justru diterjunkan pasukan kuffar untuk menyerang beliau dan pengikutnya,

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, “Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.” (QS. Ali ‘Imran, 3: 173)

Begitu riwayat imam Bukhari.

Orang beriman selalu diperintahkan untuk tawakkal kepada Allah,

قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوْا عَلَيْهِمُ الْبَابَۚ فَاِذَا دَخَلْتُمُوْهُ فَاِنَّكُمْ غٰلِبُوْنَ ەۙ وَعَلَى اللّٰهِ فَتَوَكَّلُوْٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Allah, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang beriman.*” (QS. Al-Maaidah, 5: 23)

قَالَتْ لَهُمْ رُسُلُهُمْ اِنْ نَّحْنُ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَمُنُّ عَلٰى مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖۗ وَمَا كَانَ لَنَآ اَنْ نَّأْتِيَكُمْ بِسُلْطٰنٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ (11) وَمَا لَنَآ اَلَّا نَتَوَكَّلَ عَلَى اللّٰهِ وَقَدْ هَدٰىنَا سُبُلَنَاۗ وَلَنَصْبِرَنَّ عَلٰى مَآ اٰذَيْتُمُوْنَاۗ وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُوْنَ (12)

Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka, “Kami hanyalah manusia seperti kamu, tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Tidak pantas bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah saja hendaknya orang yang beriman bertawakal. Dan mengapa kami tidak akan bertawakal kepada Allah, sedangkan Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh, akan tetap bersabar terhadap gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang yang bertawakal berserah diri.” (QS. Ibrahim, 14: 11-12)

Maksudnya? Ya berusaha maksimal dan berdoa. Nabi ﷺ berpesan:

« إِنّ اللَّهَ يُحِبّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتْقِنَهُ ».

"Sesungguhnya Allah cinta, bila seorang muslim itu melakukan pekerjaanya, perfeksionis." (HR. Abu Ya’la dan Al-Hakim. Shahih)

Bahasa orang sekarang profesional dan zero defects (kesalahan nol persen). Begitu pula seorang mukmin ketika menghadapi virus COVID-19 ini, dia berusaha melakukan prosedur kesehatan yang dianjurkan oleh para dokter semaksimal mungkin, terus tawakkal kepada Allah. Begitu pula menghadapi seluk beluk kehidupan.

Karena itu tuan Hasan Al-Bashri, ulama tabiin, dilihat khalayak ramai, orang yang sangat tenang. Beliau ditanya apa rahasia yang menyebabkan tuan tenang? Beliau menjawab: " Karena saya yakin rezekiku tidak akan jatuh ke tangan orang lain." 

Setiap orang sudah ada takdirnya. Rezekinya, jodohnya, kehidupannya, matinya, dst. Buat apa resah? Selama qalbu ini yakin sama Allah, aman. Dijamin Allah setiap masalah ada jalan keluar, dicukupkan, diberi kemudahan, diampunkan dosa-dosanya.

... وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا (2)

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya,

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3)

dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.

... وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا (4)

Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.

... وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّاٰتِهٖ وَيُعْظِمْ لَهٗٓ اَجْرًا (5)

… barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya. (QS. Ath-Thalaq, 65: 2-5)

Sahl bin Abdullah At-Tusturi berkata: "Semua ilmu masuk bab ibadah. Ibadah masuk bab wara' (menjaga untuk tidak melanggar Allah). Wara' itu masuk bab zuhud (menggunakan dunia untuk akhirat) dan zuhud masuk bab tawakkal."

Makanya, melakukan sebab dulu baru tawakkal, 

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ لِنْتَ لَهُمْ ۚ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْاَمْرِۚ فَاِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ 

Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal. (QS. Ali ‘Imran, 3: 159)

dan setelah tawakkal pasrah, 

فَسَتَذْكُرُوْنَ مَآ اَقُوْلُ لَكُمْۗ وَاُفَوِّضُ اَمْرِيْٓ اِلَى اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَصِيْرٌ ۢبِالْعِبَادِ

"Maka kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepadamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Ghafir, 40: 44)

Karena itu, kata Bisyr Al-Haafi, kalau orang itu bertawakkal kepada Allah niscaya dia akan ridha dengan ketetapan Allah. Barangsiapa bertawakkal kepada Allah pasti Allah akan cukupkan. 

وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ 

Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.(QS. Ath-Thalaq, 65: 3)

Wallahu a'lam.

Sabtu, 18 April 2020

💞 *KETERAMPILAN & KECAKAPAN HIDUP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS* 💕



*By : Rolla Apnoza M.Psi., Psikolog*

*Masalah yang dihadapi ABK saat Dewasa*

*Kemandirian*
👉Bina diri
👉Menyelesaikan masalah
👉Menyelesaikan masalah
👉Relasi sosial
👉Finansial

*Life Skill (Keterampilan & Kecakapan Hidup)*

👉 Kemampuan dan pengetahuan seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan  kehidupan secara proaktif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya
👉Dengan kemampuan berinteraksi dan beradaptasi dengan orang lain, 
👉Keterampilan mengambil keputusan, pemecahan masalah, berfikir kritis, berfikir kreatif, 
👉Berkomunikasi yang efektif, membina hubungan antar pribadi, kesadaran
👉Mengatasi emosi dan mengatasi stres.

*Life Skill*
♦️General life Skill
▪️Kecakapan Personal
▪️Kecakapan Sosial
♦️Spesific Life Skill
▪️Kecakapan Akademik
▪️Kecakapan Vokasional

♦️Kecakapan Hidup
◼️Kecakapan Personal
a) Mengelola kebutuhan pribadi
b) Mengelola keuangan pribadi
c) Mengelola rumah tangga pribadi
d) Mengelola makanan
e) Mengelola pakaian
f) Penggunaan fasilitas rekreasi dan pengelolaan waktu luang
g) Kesadaran terhadap lingkungan

♦️Kecakapan berfikir rasional
▪️Menggali , menemukan, mengelola informasi dan mengambil keputusan secara cerdas , memecahkan masalah secara arif dan kreatif
♦️ Kecakapan sosial

a) Berkomunikasi (verbal & non verbal) : Mendengarkan, berbicara, dan kecakapan menulis pendapat/gagasan

b) Kerja sama
▪️ Kecakapan akademik
▪️ mengidentifikasi variabel
▪️ menjelaskan hubungannya dengan suatu fenomena tertentu
▪️ merumuskan hipotesis terhadap suatu rangkaian kejadian
▪️ merancang dan melaksanakan penelitian untuk membuktikan suatu gagasan atau keingintahuan. 
Kecakapan vokasional
▪️ Basic vocational skill ▶️ melakukan gerak dasar, menggunakan alat sederhana, membaca gambar
▪️ Occupational skill (kecakapan vocational khusus) ▶️ menghasilkan barang atau jasa, mis memperbaiki mobil,  tata boga
▪️ Di dalam kehidupan nya t a , antara general life skill (GLS) dengan specific life skill (SLS) tidak berfungsi secara terpisah-pisah, atau tidak terpisah secara ekslusif. 
▪️ Seluruh kecakapan tersebut saling melengkapi, 

👉 *Mengapa Life Skill Diperlukan?*
▪️ Safety – mencegah kekerasan dan kecelakaan
▪️ Harga diri – pencapaian dan mampu membuat bahagia
▪️ Kesehatan – makan, kebersihan, pakaian, peduli akan kebutuhan dasar
▪️ Kemandirian
▪️ Adavokasi diri – dapat menentukan jalan hidup sendiri
▪️ Self regulation – mengelola stress, kecemasan dan perasaan dalam meghadapi kerasnya hidup

👉 *Hambatan dalam mengajarkan life skill pada ABK*
▪️Kesulitan kemampuan imitasi
▪️ Kesulitan mengembangkan kemmapuan untuk mengerti dan mengekspresikan diri sendiri secara lisan
▪️ Kesulitan mengembangkan keinginan “menjadi seperti” atau membuat orang lain terkesan akan kemampuan dan keterampilannya
▪️ Kesulitan untuk mengikuti instruksi lisan terutama multistep
▪️ Kesulitan menyadari tentang perilaku yang diharapkan atau “normal”
▪️ Kurangnya kemampuan untuk fokus pada tugas yang melibatkan waktu yang panjang
▪️ Mudah frustasi
▪️ Memiliki tantangan sensori atau kognitif yang menghalagi kesuksesan
Life Skill yang Esensial untuk ABK
▪️Self Care ▶️ aktivitas sehari-hari mis, menjaga kebersihan diri, makan bernutrisi, berpakaian, menghadapi penyakit umum, mengelola stress
▪️Kemampuan domestik : membersihkan rumah, mencuci dan memasak
▪️Konsep baca dan hitung :membaca instruksi, mengingat simbol, membaca tanda, menghitung uang, mengetahui waktu, dll
▪️Kemampuan berbelanja : menyiapkan list belanja, membelanjakan uang, memilih barang yang akan dibeli
▪️ Sosial Skill
▪️Kecakapan vokasional

👉 *Kapan diajarkan Life Skill?*
 ▪️Sedini Mungkin!
 ▪️Ajarkan terlebih dahulu adaptive living skill yaitu
Toileting,mandi, mencuci tangan sebelum makan, persiapan tidur, berpakaian, mengikat tali sepatu, menyisir dan mengikat rambut, menggunakan sendok garpu pisau, menggosok gigi dll
 ▪️Rutinitas sepertimembersihkan rumah, doing laundry,membayar sesuatu, menggunakan angkutan umum dll
 ▪️ Berkomunikasi dan menjaga relasi sosial

👉 *Yang perlu diperhatikan*
 ▪️Usia anak
 ▪️Kemampuan intelektual (tingkat kecerdasan)
 ▪️Keterbatasan atau kompleksitas kekhususan yang disandang anak
 ▪️Kemampuan adaptasi anak
 ▪️Hambatan dalam beraktivitas dalam kehidupan (mis, menggunakan alat khusus atau tidak)

👉 *Strategi dalam Mengajarkan Life Skill*
 ▪️Mengajarkan dengan instruksi verbal ▶️ menjelaskan detail dengan satu step dalam 1 waktu dan setiap anak selesai mengerjakan tugas
 ▪️Mengajarkan melalui demonstrasi ▶️ menunjukkan bagaimana menyelesaikan tugas sambil menjelaskan apa yang harus ia lakukan, kemudian anak melakukan hal yang sama
 ▪️Mengajarkan “step by step” ▶️ anak melakukan per step dalam satu waktu , hingga seluruh tugas selesai

*Ingat!*
*Repetisi adalah kunci!*

👉 *Langkah- langkah Mengajarkan Life Skill kepada ABK*
 ▪️Analisa Tugas ▶️Break down semua detail, mulai dari apa yang harus dilakukan hingga apa yang diperlukan
 ▪️Membuat panduan secara visual

👉 *Langkah- langkah Mengajarkan Life Skill kepada ABK*

◼️Bantuan eksternal ▶️
 ▪️Bantuan Fisik
 ▪️memberi contoh berulang-ulang
 ▪️Menggunakan instruksi verbal
 ▪️Dilepaskan
 ▪️Penataaan lingkungan ker ja dan peralatan ker ja sesuai kondisi ABK (contoh: ruang dan peralatan khusus bagi ABK tuna daksa).

Terima kasih 💕

_Kesekretariatan HEbAT Community_

7 Kesalahan dalam Beriklan

Bismillahirrahmanirrahim

Kesalahan Pertama : Beriklan Bukan Kepada Target Market ( TM )

Dulu ketika saya berjualan produk herbal, saya sering berpikir bahwa produk saya dibutuhkan semua orang, karena produk saya dibutuhkan semua usia.

Ternyata ini keliru, walaupun semua usia membutuhkan produk yang saya jual, namun ternyata saya lupa.. bahwa yang membeli produk saya adalah kumpulan orang dengan ciri spesifik..

Seperti Usia yang di atas 25 tahun,
Sadar akan kesehatan
Penyuka hidup sehat
Tinggal di perkotaan

Itulah ciri – ciri sebagian besar pembeli produk herbal saya..

Nah mungkin saja selama ini anda beriklan, bukan karena iklannya jelek, mungkin saja target marketnya kurang pas..

Seperti, seorang teman saya yang jualan Fashion muslimah, dia hanya mentargetkan iklannya kepada wanita muslimah penyuka fashion saja..
Alhasil, jualannya dia laku keras...

Begitu juga dengan produk yang anda jual, anda wajib mencirikan orang yang akan menjadi target market anda.

Mudah  kok caranya..
Anda tinggal amati ciri – ciri  yang beli produk anda, seperti usia mereka, kesukaan mereka, profesi mereka, demografi dan lain – lainnya.

Nah ciri – ciri ini sering dinamakan Persona Target market

Jadi jangan salah ya menentukan persona target market produkmu.

Setiap Produk ada Jodohnya

Kesalahan Kedua: Beriklan padahal Jumlah teman atau database yang dimiliki sedikit

Memiliki jumlah pertemanan yang sedikit di facebook dan Whatsapp ternyata menjadi faktor yang membuat kita sulit mendapatkan respon dari pembaca iklan kita.

Dulu saya berpikir jika teman FB saya berjumlah 1000, maka ketika saya buat status maka 1000 orang tersebut dapat melihat status saya tersebut..

Eh.. ternyata dugaan saya salah.

Setelah belajar saya baru tau jika di facebook, instagram, youtube dll ada namanya *Algoritma*

Apa itu algoritma, ??

Algoritma adalah sebuah pemrograman yang disusun untuk menampilkan status / feeds dalam setiap akun sosial media.

Mudahnya begini, jika anda update status, maka paling banyak status anda akan bisa dilihat oleh 1 % teman facebook anda.

Jadi misalkan teman anda 1000 maka status itu hanya muncul kepada 10 orang saja.. dikit banget khan ??

Itulah sebabnya seringkali status kita sepi.. karena temannya sedikit, yang lihat sedikit..

Lantas bagaiman caranya agar yang lihat banyak ??
Saya bagikan 2 tips simpel ya..
1.  Berinteraksi di status facebook teman anda 
2.  Membuat postingan yang mengundang interaksi..

Dengan 2 cara itu akan meningkatkan jumlah pemirsa status anda.. 
Trik dan tips lengkapnya boleh dipelajari di kelas Premium Neo BSM ya..

Nah sekarang kebayang kan, kalau teman anda di FB Cuma 500, berapa yang akan lihat iklan anda ??
Paling hanya 5 saja heheh..

Ibaratnya anda sudah teriak – teriak, eh tapi diruangan itu kosong gak ada orangnya..
Yah yang ada capek deh..

Begitu juga di whatsapp.. kalau kita buat stories, biasanya yang lihat hanya 5-7 % saja..

Maka itu besarkan jumlah teman, dan interaksinya ya.

Hanya bilangan besar, yang menghasilkan hasil besar

Kesalahan Ketiga:
Beriklan, Namun Tidak Terjalin Interaksi

Ini kesalahan saya lainnya..
Dulu saya menganggap sosial media adalah tempat jualan.. 
Jujur.. ini salah kaprah..

Padahal Sosial Media = itu artinya tempat bersosialisasi..

Sedangkan tempat jualan biasanya kita sebut dengan *Selling Media*

Nah, Facebook itu sosial media atau selling media ??

Sosial media bukan hehehe..

Itulah sebab kita kalau berjualan langsung tidak efektif.

Jika anda memang ingin berjualan secara langsung pakailah marketplace seperti Shoppee, tokopedia, bukalapak dll..

Sosial media, memang bisa menghasilkan transaksi penjualan namun bukan dengan cara langsung berjualan.. tapi dengan cara bersosialisasi atau berinteraksi..

Coba deh lihat.. kira – kira apa alasan orang main facebook ??

Adakah yang alasannya beli produk/barang ??
Sedikit sekali mungkin..

Alasan kita main facebook biasanya adalah, kepo, killing time dan cari info terbaru.

Kata guru saya..
Jika kamu mau laris jualannya di facebook maka rajinlah berinteraksi agar kamu dikenal teman FB kamu.

Saya pikir itu benar.. karena jika kita beli barang di FB biasanya akan lebih nyaman dengan orang yang sudah dikenal dulu..

Sudah kenal maka lebih mudah jualannya..

Jadi gimana caranya kita berinteraksi..

Mudah kok, kita cukup rajin – rajin like dan komen di Postingan Teman kita.. agar kita dikenal dan timbul interaksi.

Tanpa Interaksi, tidak ada Transaksi

Kesalahan Keempat: Beriklan Bukan di jam ramai

Dulu seringkali saya gak sadar bahwa di Sosmed itu ada kategori waktu yang ramai pemirsa ( traffic ) dan waktu yang sepi..

Pokoknya main hajar aja. Mau pagi, tengah malem.. sikat.. hahahaha 

Waktu ramai maksudnya di sini adalah, jam – jam di mana paling banyak orang membuka sosial media seperti Whatsapp dan Facebook.

Ternyata ada lho jam ramai nya..

Ada yang tau jam berapa saja ??

Saya berikan clue nya..

Biasanya trafic tertinggi ada di jam santai ataupun jam makan..
Entah itu sarapan, makan siang atau makan malam..

Ya bisa kita simpulkan seperti ini..

 pagi jam 7 – 8 
Siang jam 12 -13
Malam jam 19 – 20

Kira – kira begitu.

Tujuan beriklan di jam ramai adalah agar yang baca iklan kita lebih banyak, semakin banyak yang baca semakin besar peluangnya untuk dibeli bukan ??

Kesalahan Kelima: Terlalu fokus Beriklan, tanpa memberi manfaat

Kesalahan saya berikutnya adalah, saya terlalu egois. Memikirkan berapa keuntungan yang akan saya dapatkan jika berhasil menjual sejumlah produk, tanpa peduli orang lain terganggu atau tidak dengan iklan saya.

Jadi terus menerus saya beriklan tanpa melakukan postingan lain apapun ...

Ada yang sama seperti saya ??

Kira – kira anda senang atau sebal dengan akun yang isinya jualan aja ??
Stories IG atau WA nya iklan semua ...
Atau pas nonton youtube banyak iklannya, bagaimana rasanya ??

Sebalkan ??

Itulah yang dirasakan orang ketika terlalu sering melihat iklan kita.

Beda hal nya jika akun kita adalah akun yang bermanfaat.. seperti sering memberi info bermanfaat, memberi tips atau pun ngangenin karena inspiratif.
Pasti akan di sukai.. 

Nah.. itulah dia.. 
Karena manusia egois, maka ini kita bisa manfaatkan.. dengan cara memberi keuntungan dulu kepada pembaca baru lah diakhir kita yang mendapatkannya.

Give, Give, Give baru get..
Atau Sharing – sharing dulu.. Selling kemudian..

Cobain deh.. dengan prinsip ini ketika suatu saat anda beriklan maka iklan anda akan mudah diterima sama mereka bahkan tidak jarang akan dengan suka rela pembaca menjadi konsumen anda.

Kesalahan Keenam: Sering Melakukan Spam
Spam = Sampah..
Maksudnya seperti apa..

Jadi begini.. dulu seringkali saya mengirimkan pesan jualan kepada teman – teman FB atau pun Whatsapp..

ya pokoknya ngiklan membabibuta.. ngerikan... karena babi melek aja udah Ngeri hahaha.

Tidak jarang saya kena block sama teman FB atau pun WA..

Kalau di FB saya sering ngirim iklan via mesengger ( inbox ) atau nge tag orang lain.
Kalau di WA broadcast di kontak yang saya miliki.

Ternyata salah besar.. mereka nggak nyaman,..

Ibaratnya kita gak saling kenal eh ketuk pintu masuk rumah jualin produk.. ya di tolak mentah – mentah lah.. tak jarang juga di usir hehehe.

Tobat.. tobat.. setelah itu gak pernah lagi deh nyepam..

jangan ditiru ya.. namanya sampah ya kurang baik hasilnya hehehe

Kesalahan Ketujuh: Beriklan tidak menggunakan prinsip copywriting

Karena dasarnya minim ilmu.. maka boro – boro mikirin copywriting.. 
Taunya iklan iklan dan iklan.. gak tau deh gmana cara buat Headline yang menarik.. penawaran yang sulit ditolak ataupun story telling yang bakal di baca..

Baru setelah taubat dan membuka diri untuk belajar.. saya paham apa itu copy writing..

Ngomong – ngomong.. anda sudah belajar copy writing yang benar dan mudah ??

Itulah 7 kesalahan saya dalam beriklan di FB dan Whatsapp

Jika itu juga kesalahan anda.. silahkan bertaubat dan cari solusinya di materi lanjutan ya..

Sumber: Sekolah Ilmu Bisnis 2 - By Intan 

STOP CANDU PONOGRAFI PADA ANAK

Bismillahirrahmanirrahim...
Alhamdulillah, kemarin abis ikutan kulwap kerennya Rumah Pensil Publisher. Daripada chatnya ilang kalau di save di WhatsApp. Saya ingin save di blog ini aja sekalian bisa di baca oleh yang lain juga dan sebagai pengingat bagi saya. semoga bermanfaat. 😇

Alhamdulillahi ladzi anzala rosulahu bil huda wa dinul haq. Liyuzhirohi ‘ala diini kullih wa kafa billahi syahiidan. Asyhaduallaa ilaaha ilallaah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rosuluuhu laa nabiya ba’dah.

Saya senang sekali nih jumpa dengan Ayah dan Bunda lagi dalam acara KulWap bersama Tim Rumah Pensil Publisher.😊 
Kali ini KulWap kita berangkat dari keprihatin tentang banyaknya anak-anak yang dieksploitasi para pemilik konten pornografi.
 Sebelum lanjut, jawab tebak-tebakan ini dulu ya...
APAKAH PORNOGRAFI ITU?
Harian Radar Bogor melansir bahwa situs pornografi anak melibatkan 18.747 anak. Jumlah anak yang jadi korban eksploitasi seksual mencapai 100-150 ribu anak. Sedangkan belanja pornografi tidak kurang dari Rp. 50 triliun per tahun.😱

 Semua angka itu sangat fantastis sampai banyak orang heran sendiri: kenapa Allah belum menimpakan azab-Nya kepada kita.

Tapi Ayah dan Bunda, menjadi korban hanyalah bagian kecil dari kejadian yang dialami anak di dunia pornografi. Bagian besarnya justru mereka juga jadi penikmat pornografi. Ini sangat mengerikan.

Ada video asusila yang diperankan sepasang bocah ingusan berumur 10-an tahun. Selain itu ada modus baru: yaitu menjebak anak ke dalam pornografi melalui whatsapp video call.

 Tersangka modus baru ini mendapatkan identitas para calon korban melalui aplikasi game online. Dari situ tersangka berkenalan dengan para calon korban dan komunikasi berlanjut via whatsapp. 

  "Kemudian tersangka meminta pelaku melakukan video call sex dengan korban dan direkam oleh tersangka tanpa sepengetahuan korban," ujar Kombes Iwan Kurniawan, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya

 Rekaman tersebut, kata Iwan, dimanfaatkan tersangka untuk mengancam korbannya. Tersangka, lanjut Iwan, mengancam korban akan menyebarkan rekaman itu jika korban menolak memenuhi keinginan tersangka.

Keinginan anak untuk menikmati pornografi juga dimanfaatkan orang-orang bejat. Seperti dalam kasus sepasang suami istri yang mempertontonkan adegan vulgar kepada anak-anak dengan memungut bayaran antara Rp. 5.000 sampai Rp. 10.000, atau dengan bayaran mie instan dan rokok.

 Pasutri ini sengaja membuka jendela kamar agar bisa ditonton dan kejadiannya terjadi beberapa kali sampai akhirnya dihentikan oleh seorang guru mengaji.

 Jelas paparan pornografi berdampak buruk bagi anak-anak. Tapi apa saja sih dampak buruknya?

DAMPAK BURUK MENIKMATI PORNOGRAFI PADA ANAK ADALAH:
1. Kecanduan
Berbagai konten pornografi yang muncul melalui iklan, media sosial, games, film, video klip, ataupun tontonan di atas awalnya akan membangkitkan rasa penasaran terlebih dahulu pada anak, bahkan saat tidak sengaja melihat sekalipun. Rasa penasaran inilah yang menjadi dorongan anak-anak untuk melihat lebih banyak konten pornografi lainnya.

Selain itu, kecanduan ini dipicu oleh pengeluaran hormon dopamin pada otak sehingga akan menimbulkan perasaan bahagia ketika menonton konten pornografi. Bila tidak segera dicegah, bukan tidak mungkin kecanduan terhadap konten pornografi dapat terjadi pada anak.

2. Merusak Otak
Pornografi dapat merusak otak anak, tepatnya pada salah satu bagian otak depan yang disebut Pre Frontal Cortex (PFC). Hal ini disebabkan karena bagian PFC yang ada di otak anak belum matang dengan sempurna. Jika bagian otak ini rusak, maka dapat mengakibatkan konsentrasi menurun, sulit memahami benar dan salah, sulit berpikir kritis, sulit menahan diri, sulit menunda kepuasan, dan sulit merencanakan masa depan.

3. Keinginan mencoba dan meniru
Dampak lain yang dirasakan anak setelah melihat pornografi adalah keinginan untuk mencoba dan meniru. Ini berkaitan dengan terpengaruhnya mirror neuron. Mirror neuron adalah sel-sel otak yang mampu membuat anak seperti merasakan atau mengalami apa yang ditontonnya, termasuk pornografi. Hal ini dapat mendorong anak untuk mencoba dan meniru apa yang dilihatnya.

4. Mulai Melakukan Tindakan Seksual
Jika tidak diawasi, anak-anak yang terpapar pornografi ini bisa saja mencoba melakukan tindakan seksual untuk mengatasi rasa penasarannya. Apalagi jika mereka sudah remaja, jika tidak diberikan pendidikan dan pemahaman seksual yang baik, keinginan melakukan tindakan-tindakan seksual sulit dicegah.

CIRI-CIRI ANAK YANG KECANDUAN PORNOGRAFI
Penulis buku The Drugs of the New Millenium, Mark Kastleman memberi nama pornografi sebagi visual crack cocaine atau narkoba lewat mata.
Memang ada bedanya orang yang kecanduan narkoba dengan kecanduan pornografi. Kalau narkoba biasanya sakau, tapi kalau pornografi tidak terlalu kelihatan dan hanya bisa dilihat dengan cirri-cirinya.

Ciri-ciri anak yang kecanduan pornografi:
• Mengabiskan waktu lebih banyak dengan perangkat teknologi, seperti internet, game dan lain sebagainya
• Anak jadi gampang marah
• Self esteem-nya rendah
• Jika berbicara tidak menatap mata kita
• Suka melawan
• Suka berkhayal
• Prestasi akademik merosot tiba-tiba
• Menjadi pendiam

Lalu, Bagaimana Cara Agar Anak-anak Kita Tidak Terjebak dalam Pornografi?
MENGENALKAN TARBIYAH JINSIYAH
Tarbiyah Jinsiyah adalah pendidikan seks dalam Islam. Jadi anak-anak harus diberi tahu tentang seksual dengan cara yang benar. Bukan dibiarkan.
 Dibiarkan akan berbahaya, sebab cepat atau lambat anak akan mengalami dorongan seksual tanpa tahu bagaimana menghadapinya. Bila ia bertanya pada orang yang salah, bahaya jadinya. Maka orangtua harus turun tangan nih mendidik anaknya.
 Apa saja yang harus diajarkan dalam Tarbiyah Jinsiyah? Silakan simak ya...
1. Anak Harus Minta Izin Ketika Masuk ke Kamar Orangtua
Ayah dan Bunda, sejak kecil sebenarnya anak harus diajarkan untuk meminta izin masuk ke dalam kamar ayah dan ibunya. Lihat deh hadis berikut:
Anas ra berkata, “Aku adalah pelayan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. Aku pernah masuk tanpa meminta izin terlebih dahulu. Ketika aku datang pada hari berikutnya, Beliau bersabda, ‘Sebagaimana untukmu wahai anakku, sesungguhnya telah terjadi ketetapan, janganlah kamu masuk, kecuali setelah meminta izin terlebih dahulu.”

Apa setiap saat harus minta izin? Tidak setiap saat sih, tapi ada 3 waktu yang dalam Al-Qur’an ditentukan untuk meminta izin masuk kamar orangtua.
Ketiga waktu itu adalah: 
- Menjelang shalat subuh,
- Menjelang waktu zuhur,
- Setelah Isya.

Dengan catatan: izin harus diminta bila pintu kamar tertutup dan orangtua ada di dalamnya.

Ayat ini mengandung pendidikan seksual yang penting untuk diperhatikan. Kenapa? Karena kita sering mengabaikannya.

 Buktinya? Buktinya kita masih membiarkan anak-anak mumayiz (hampir baligh) melihat aurat orangtuanya atau pembantu melihat aurat tuannya, atau sebaliknya, atau anak-anak mumayiz melihat aurat pembantu, atau sebaliknya.
Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab para psikolog memberi tahu bahwa apa yang dilihat anak di usia muda dapat mempengaruhi kehidupannya di masa datang. Banyak sekali penyakit seksual yang dialami remaja dan dewasa, berawal dari salah pandangan di masa kecil. Mengerikan bukan?
Perhatikan ayat suci ini ya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Hendaklah hamba sahaya (laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig (dewasa) di antara kamu, meminta izin kepada kamu pada tiga kali (kesempatan), yaitu sebelum shalat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari, dan setelah Shalat Isya. (Itulah) tiga aurat (waktu) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu, mereka keluar masuk melayani kamu, sebagian kamu atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat itu kepadamu. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS An-Nuur [24]: 58)

2. Membiasakan Anak Menundukkan Pandangan dan Menjaga Aurat
Kabarnya seorang cendekiawan Jerman pernah berkata, “Sungguh, aku telah mengkaji berbagai ilmu tentang seks dan terapi-terapi untuk mengatasi permasalahan seks. Namun, aku tidak menemukan obat yang paling mujarab, selain apa yang dikatakan Al-Qur’an dalam ayat ini:”

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An-Nuur [24]: 30)

Setelah mumayiz (hampir baligh) anak sudah mempunyai kecenderungan seksual. Tak ada obat yang lebih mujarab selain mengajarkan dua hal ini padanya: 
- Menundukkan pandangan (Gadhul Bashar), dan
- Menutup aurat.
Tak boleh orangtua yang melihat anak laki-laki atau anak perempuannya saling menatap dengan lawan jenis dan membiarkannya. Lihat saja hadis berikut ini:
Imam Ahmad telah meriwayatkan bahwa Al-Fadl ibnu Abbas (keponakan Rasulullah) berkata, “Aku membonceng di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dari Jam sampai Mina. Pada waktu beliau berjalan, tiba-tiba ada orang Arab Badui yang memperlihatkan kepadanya seseorang yang diboncenginya yang ternyata adalah anak perempuannya yang cantik. Kemudian ia berjalan beriringan dengan Rasulullah.”

Al-Fadl berkata, “Aku sempat memandangnya. Lalu Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam melihatku dan segera memalingkan wajahku dari wajahnya. Kemudian aku mengulanginya kembali, lalu beliau memalingkan wajahku kembali dari wajahnya. Beliau melakukan hal itu tiga kali. Dan beliau tetap membaca talbiah sampai melontar jumratul aqabah.”

Dalam hadis lain, Ibnu Abbas berkata kepada Nabi Shalallaahu ‘alaihi wassalam, “Aku melihat engkau memalingkan wajah anak pamanmu.”

Lalu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Aku melihat seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Aku khawatir setan akan masuk di antara keduanya.”

Selain Gadhul Bashar (menundukkan pandangan) dari melihat aurat orang lain, anak juga harus menutup auratnya. Caranya dilakukan seiring dengan melaksanakan perintah shalat. Kok bisa?
Iya dong bisa. Sebab saat shalat, pakaian anak harus menutup auratnya. Dengan pembiasaan ini minimal sebanyak 5 kali sehari, anak akan terbiasa dan senang dengan menutup aurat. Jiwanya akan tumbuh suci, akhlaknya akan mulia dan imannya akan kuat. Dengan kata lain, mereka jadi anak-anak shalih dan shaliha.
Jadi patut diduga kuat bila ada orang yang tak menjaga auratnya, ia memang tak terbiasa melaksanakan shalat, atau shalatnya bolong-bolong, serta tidak biasa diajarkan shalat dari sejak kecil.

Kita jadi bisa menebak ibadah seseorang dari pakaiannya. Seperti detektif saja ya. Keren kan?
3. Memisahkan Tempat Tidur Anak dengan Saudaranya
Memisahkan tempat tidur anak dengan saudaranya terlihat remeh, tetapi sangat sangat penting. Inilah hal istimewa dalam Islam karena mengajarkan kita untuk sangat teliti. Hal ini disebut Diqqah Nabawiyah (ketelitian kenabian).
Imam Abu Daud meriwayatkan hadis berikut dengan sanad hasan:
“Perintahkan anak-anak kamu untuk shalat pada usia 7 tahun. Pukullah mereka, ketika meninggalkan shalat pada usia 10 tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”
Dalam hadis ini disampaikan perintah yang jelas: bahwa anak-anak harus dipisahkan tidurnya sejak usia 10 tahun. Kenapa sih? Karena di usia 10 tahun inilah gejolak seksual mereka mulai tumbuh.

Bagaimana dengan anak-anak berjenis kelamin sama? Apakah perlu dipisahkan juga?
Sebisa mungkin iya. Bila terpaksa harus tidur dalam satu kasur yang sama, anak-anak yang berjenis kelamin sama tidak boleh pakai 1 selimut. Mereka harus memakai 2 selimut berbeda. Semakin jauh jaraknya, semakin baik.
Bila hal ini diabaikan, ternyata banyak terjadi kasus gay.
Jadi untuk menutup celah-celah kerusakan moral anak-anak, orangtua harus melakukan langkah pencegahan dengan teliti.
4. Melarang Tidur Telungkup dan Mengajarkan Tidur Miring di atas Lambung Kanan
Orang yang tidak mengerti, tentu akan bertanya meremehkan: apa hubungannya posisi tidur dengan penyimpangan seksual?
Namun orang muslim yang taat akan melaksanakan dulu, baru bertanya kemudian, setelah mendengar bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menyunnahkan agar kita tidur dengan posisi miring di atas lambung sebelah kanan.

Rasulullah juga menjelaskan bahwa tidur tengkurap adalah cara tidurnya setan. Sebab tidur tengkurap akan mempengaruhi timbulnya nafsu syahwat.

Jadi Ayah dan Bunda, bila Anda melihat anak tidur tengkurap, betulkan posisinya dengan lembut dan baik. Beritahu agar ia mencontoh cara tidur Rasulullah Shalallaahu ‘alihi wassalam. 

Selain tidak baik secara psikologis, cara tidur setan yang tengkurap juga bisa menimbulkan banyak penyakit. Kalo tidak percaya, silakan tanya para dokter deh.

5. Menjauhkan Anak dari Ikhtilat

Ikhtilat adalah bercampurnya laki-laki dan wanita. Ikhtilat berbeda dengan khalwat. Khalwat adalah menyendirinya seorang laki-laki dan perempuan di tempat yang tidak terlihat orang banyak tanpa hadirnya mahrom perempuan.

Bagaimana dengan anak-anak yang bersekolah di sekolah yang masih bercampur antara anak laki-laki dan perempuan? Atau di tempat kursus? Atau di mal dan pasar-pasar?

Tidak selamanya Ikhtilat dilarang, ada keadaan ketika Ikhtilat diperbolehkan, dengan banyak syarat, di antaranya:
- Para laki-laki dan perempuan tetap menjaga adab dalam pergaulan, tidak bersikap menarik perhatian lawan jenis.
- Tidak bersentuhan dengan lawan jenis.
- Ada sanksi untuk yang melanggar adab.
- Dilakukan dalam batas wajar.
- dll

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah berpendapat: tidak ada keraguan bahwa ikhtilat adalah sumber banyak sekali kerusakan, bencana dan musibah.

Bahkan agar tidak bercampurnya jamaah laki-laki dan perempuan saat memasuki masjid, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mengkhususkan sebuah pintu di Masjid Nabawi sebagai tempat masuk dan keluarnya kaum wanita.

Dari Ibnu Umar dia berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Sekiranya kita menyisakan pintu ini (seraya beliau menunjuk kepada salah satu pintu Masjid) untuk para wanita (adalah lebih baik).’ Nafi’ berkata; Maka Ibnu Umar tidak pernah masuk dari pintu tersebut hingga dia meninggal.” (HR. Abu Dawud)

 Jadi, jangankan membiarkan pacaran, Ayah dan Bunda, bahkan kita harus sebisa mungkin menjauhkan anak-anak dari ikhtilat. Walaupun dalam keadaan darurat hal ini diperbolehkan.
6. Mengajarkan Mandi Wajib dan Sunnah-Sunahnya bagi Anak yang Menginjak Dewasa
Sebaiknya ayah lah yang menjelaskan hal ini pada anak laki-laki dan ibu yang menjelaskan pada anak perempuan.

Bila mimpi basah dan haid telah datang, maka anak sudah memasuki usia taklif (menerima beban) dalam menjalankan perintah Allah.

Saat itulah awal berlakunya berbagai kewajiban dan larangan agama. Amal mulai dihisab dan ucapan mulai dicatat. Malaikat pencatat amal di kanan dan kiri mulai bekerja mencatat kebaikan dan keburukan.

Untuk menjelaskan hal ini sebaiknya orangtua memberi nasihat dengan lembut, baik dan penuh motivasi agar anak bersemangat beramal shalih dan membenci kemaksiatan.

7. Mengajarkan Surah An-Nuur
Mulai usia 10 tahun atau baligh, tempat tidur mulai dipisah dan orangtua mulai memberi imunisasi kejiwaan agar anak mampu mengarahkan dorongan seksual, mengekang nafsu dan memelihara diri dari perbuatan zina.
Para Salafus Shalih mengajarkan anak-anak Surah An-Nuur sebagai bimbingan. Mereka diminta membaca, mengerti dan bahkan menghapalkannya.
Seorang ulama bernama Al-Jahidz berkomentar, “Sesungguhnya para pendidik harus memberikan perhatian khusus terhadap hafalan Surah An-Nuur bagi anak-anak perempuan.”
Amirul Mukminin, Umar ibnul Khattab ra menggantungkan tulisan yang berbunyi, “Wanita muslimah tidak boleh masuk ke tempat pemandian, kecuali karena sakit dan ajarkan wanita-wanita kamu Surah An-Nuur.”

Kenapa Surah An-Nuur? Karena Surah An-Nuur memuat lengkap petunjuk tentang akhlaq, penjelasan masalah seksual dan perintah menjauhi zina.

8. Menjelaskan Masalah Seks dan Perzinahan
Ayah dan Bunda, setelah penjelasan tentang akhlaq, kewajiban mandi junub dan lainnya di atas, kini tibalah saatnya menjelaskan tentang bahaya zina.

Agar anak paham beratnya dosa perbuatan zina, mereka harus diberi pengetahuan perlahan tentang hukuman buat para pezina, yaitu cambuk 100 kali atau dirajam sampai mati.

9. Tidak Mempersulit Pernikahan
Hari gini cepet nikah?
Kira-kira gitu jawaban orang bila ada yang melakukan pernikahan di usia muda. Di jaman now, dimana orang bersekolah sampai usia 24 tahun, dimana pacaran tak dilarang hukum, maka cepat menikah tampak seperti kemunduran, keburukan dan kesalahan. Benarkah begitu?

Intinya bukan sekecil apa usia orang boleh menikah tapi bagaimana sikap orangtua agar tidak sampai mempersulit anak-anaknya menikah bila mereka telah siap. Mempersulit di sini semisal mempermasalahkan masalah fisik: harus ganteng, harus cantik, harus punya rumah dulu, harus keturunan begini dan begitu, harus ada mahar sekian dan lain-lain.

Banyak penyakit jiwa, sosial bahkan kriminalitas lahir karena pernikahan dipersulit.

Kecil-kecil sudah pacaran, kasus gay, hamil di luar nikah, Married by Accident, pembunuhan karena perselingkuhan pacar dan lain-lain akan sangat banyak terkurangi bila orangtua tidak mempersulit anak-anak mereka untuk menikah bila telah siap fisik, mental dan tanggung jawab.
10. Melihat Tanda-tanda Usia Baligh
Karena sudah mengalami, kita semua sudah tahu tanda-tanda tibanya usia baligh pada anak. Sekadar mengulang, tanda-tanda baligh bila terjadi:
- Ihtilaam (mimpi sampai basah)
- Haid
- Tumbuh rambut di sekitar kemaluan
- Sudah berusia 15 tahun.

Mengetahui anak sudah baligh atau tidak penting bagi orangtua untuk mempersiapkan anak memasuki usia dewasa.

 Tapi selain mengenalkan Tarbiyah Jinsiyah, ada lagi nih satu pe-er besar buat ortu jaman now. Apa itu?
DIET GADGET

Bayangkan, secara statistik di seluruh dunia, beginilah keadaan pornografi dunia maya:
12% situs internet adalah situs pornografi. Jumlahnya 24.644.172 situs.
• Setiap detiknya ada 28.858 orang menonton situs porno.
25% penelusuran dengan search engine merupakan query yang berhubungan dengan pornografi (68 juta search query).
• Dari semua data yang di download, 35% nya mengandung konten pornografi.
• Rata-rata umur anak saat pertama kali melihat pornografi adalah 11 tahun.
• Setiap harinya terjadi 116.000 query penelusuran berkaitan dengan pornografi anak.
• Ada sekitar 100.000 website ilegal yang berkaitan dengan pornografi anak.
• KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) mengungkap bahwa 65,34 % anak usia 9-19 tahun di Indonesia mengakses pornografi via gadget.

Di masa kini pornografi kian marak karena banyak dilakukan di dunia maya melalui adanya internet. Dan alat apa yang digunakan semua orang untuk mengakses internet?

 Gadget! Tentu saja. Jadi mau tidak mau, orangtua juga harus mengambil sikap dalam hal ini dengan melakukan diet gadget.
Jadi, dunia di sekitar kita sudah sangat beresiko. Orangtua tidak boleh ragu lagi melakukan diet gadget buat anak.

Sementara itu, untuk melindungi anak-anak dari konten asusila. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise sedang menyiapkan peraturan menteri mengenai larangan penggunaan telepon seluler atau ponsel terhadap anak-anak.

Ketika SD membuka situs-situs yang kurang baik, ketika SMP dan SMA sudah mulai mempraktikkan,” ucapnya.

Nah, sanggupkah orangtua mendukung dengan sikap tegas pula? Karena ini sudah menjadi kondisi darurat nasional.

Kami sedang menyiapkan permen (peraturan menteri) mengenai aturan tersebut. Saya pikir, anak-anak, terutama yang masih duduk di sekolah dasar (SD), belum perlu HP (ponsel),” ujar Yohana dalam seminar di Universitas Negeri Jakarta, kemarin.

Menurut dia,  penggunaan ponsel membuka peluang bagi anak-anak untuk membuka situs-situs yang kurang baik.
Cara Diet Gadget:

• Kurangi sedikit demi sedikit waktu menggunakan gadget, sampai maksimal 2 jam per hari.
• Jika mengurangi sedikit demi sedikit ini tidak berhasil, larang gadget sama sekali.
• Mengarahkan anak pada kegiatan di luar ruangan seperti berolah raga, mencari serangga, dan lain-lain.

KEMBALI KE BUKU
 Ayah dan Bunda, anak yang dikenai diet gadget biasanya akan mengamuk, ngambek atau minimal protes keras. Karena itu perlu diberi alternatif gadget. Salah satu alternatif terbaik bagi gadget adalah buku.

 Kenapa harus buku? Karena buku memiliki berbagai manfaat yang sangat luar biasa. Mau tahu apa saja? Silakan simak ya...

Islam menuntut kita untuk menjadi seorang yang berguna bagi orang lain. Mampu menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membantu orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Salah satu cara menjadi orang yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku.

Sebagaimana sabda Rasul: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’no:3289)

Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak manfaat membaca buku menurut Islam. Simak yaa:

10 Manfaat Membaca Buku Menurut Islam dan Dalilnya:
1. Menambah ilmu
Dengan membaca buku, kita akan menambah ilmu pengetahuan yang kita punya. Menuntut ilmu melalui membaca buku sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sabda Rasul:

Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

2. Meningkatkan keimanan
Membaca buku akan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Kita jadi lebih berpikiran terbuka dan rasional dalam menghadapi sesuatu sehingga keimanan kita kepada Allah pun semakin kuat. Sebagaimana sabda Rasul:

“Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Menjadi amal jariyah
Membaca buku merupakan suatu amalan karena dengan bertambahnya ilmu pengetahuan kita, lalu kita sampaikan apa yang kita pelajari pada orang lain, maka selama ilmu itu terus mengalir dan dipergunakan untuk kepentingan yang baik, akan mengalir terus pahala kita walau kita telah wafat. Sebagaimana sabda Rasul:

“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” (HR. Muslim)

4. Kemudahan menuju surga
Membaca buku terutama buku tentang Islam akan menambah ilmu pengetahuan tentang agama Islam. Berbagai ilmu tasawuf modern, ilmu tauhid Islam, dan ilmu lainnya akan memudahkan jalan kita menuju surga karena ilmu yang bermanfaat. Sebagaimana sabda Räsulullah SAW:

“Siapa yang menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu maka Allah akan perjalankan (mudahkan) ia jalan menuju Surga. Sungguh para malaikat mengepakkan sayap-sayap mereka karena ridha dengan penuntut ilmu. Sungguh orang alim benar-benar dimintakan ampun oleh makhluk di langit dan di bumi hingga ikan di laut.

Keutamaan ahli ilmu dibanding ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan atas seluruh bintang. Para ahli ilmu adalah perawis para Nabi. Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham tetapi mewariskan ilmu.

Siapa yang mengambilnya berarti telah mengambil keuntungan yang besar.” (HR. At-Tirmidzi no. 2682, Abu Dawud no. 3641, dan Ibnu Majah no. 223. Dishahihkan Syaikh Al-Albani)
5. Mengasah konsentrasi
Membaca buku akan mengaktifkan sel-sel saraf pada otak yang akan membuat otak menjadi lebih mudah berkonsentrasi. Orang yang sering membaca akan mudah berkonsentrasi pada satu hal yang ia fokuskan. Bahkan Allah pernah mengajarkan doa untuk konsentrasi kepada Nabi Muhammad dalam surah Al Mu’minun ayat 97-98 yang artinya:

Katakanlah (hai Muhammad), ‘Aku berlindung kepada-Mu ya Allah dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu dari kepungan mereka’.”

6. Menjelajah dunia tanpa meninggalkan rumah
Keunikan dari membaca buku adalah kita bisa menjelajahi dunia tanpa meninggalkan tempat tinggal kita. Tanpa beranjak dari dalam rumah atau kursi yang nyaman, kita bisa merasakan sensasi berada di belahan dunia lain.
7. Terhindar dari pikun
Seorang peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey, membuktikan bahwa hanya dengan membaca buku seseorang akan terhindar dari penyakit “Demensia”. Demensia adalah penyakit saraf yang menyebabkan seseorang menjadi sangat pikun.

Membaca dapat menciptakan semacam lapisan penyangga yang melindungi dan mengganti perubahan sel-sel otak dengan menumbuhkan dendrit, salah satu komponen sel saraf otak atau neuron.

8. Menambah empati
Membaca buku terutama buku yang berisikan tentang perjalanan hidup seseorang atau buku sastra akan menambah empati pembacanya dan merupakan cara meningkatkan akhlak. Seseorang akan menjadi lebih peka terhadap orang lain karena wawasan yang lebih luas.
Menurut penelitian di University of Toronto dikatakan bahwa rajin membaca buku fiksi akan menambah nilai empati yang ada di dalam diri seseorang. Membaca buku dapat menstimulasi otak untuk menciptakan dunia sosial dalam pikiran.
9. Mengurangi stress
Siapa bilang membaca itu kegiatan yang sangat serius? Justru dengan membaca, seseorang dapat mengurangi tekanan mental yang diderita.

Membaca buku, terutama buku fiksi, dapat mengurangi stress. Sebuah studi yang dilakukan oleh beberapa ahli di Sussex University, Amerika Serikat, membuktikan bahwa membaca buku sebelum tidur dapat mengurangi kadar stres hingga 68%. Membaca dapat menarik pikiran seseorang dalam dunia yang terbentuk berdasarkan cerita di dalam buku sehingga pembaca merasa memiliki jiwa tenang dalam Islam. membaca juga merupakan obat hati dalam Islam.

10. Meningkatkan kreativitas
Membaca dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas seseorang. Dengan membaca, sel-sel otak akan lebih aktif, terutama sel otak kanan yang bekerja dalam menciptakan berbagai ide baru. Sebut saja Thomas Alva Edison yang sangat gemar membaca sehingga ia mampu menciptakan berbagai ide-ide baru setiap hari.

Itulah beberapa manfaat membaca buku menurut Islam. Membaca buku adalah suatu tuntutan dalam kegiatan menuntut ilmu.
Maka perbanyaklah membaca buku.

Jangan lupa, Ayah dan Bunda. Dalam perspektif keluarga, buku akan menambah quality time dan family time. Waktu keluarga yang berkualitas. Terutama bila orangtua meluangkan waktu untuk membacakan buku untuk anak atau membaca buku bersama anak-anak.

KESIMPULAN
Untuk menghindari anak dari jebakan pornografi yang demikian marak dan menarik, orangtua harus memberi mereka Tarbiyah Jinsiyah, melakukan diet gadget dan menawarkan buku sebagai alternatif terbaik mengisi kegiatan anak.”
Alhamdulillah, materinya sangat detail dan lengkap. Semoga bermanfaat bagi ayah bunda untuk mempersiapkan generasi Rabbani yang unggul, Sholeh dan Sholehah. Aamiin Allahumma aamiin