Oleh Rina Kholilatun Nisa
Di dalam sebuah organisasi ataupun
perusahaan sangat penting adanya perbaikan baik dari segi proses manajemen, produk
maupun pelayanannya, atau biasa dikenal dengan continuous improvement. jika dilihat banyak organisasi-organisasi
yang tidak bertahan lama programnya, karena tidak menerapkan continuous improvement. setiap
regenerasi berubah-ubah program kerjanya, yang berakibat program sebelumnya tidak
dijalankan lagi, padahal berpeluang besar untuk sukses pada program tersebut jika
diperbaiki dan dilanjutkan. Begitu juga
pada perusahaan-perusahaan yang bangkrut karena salah satunya mereka tidak
menerapkan sistem continuous improvement,
setiap pergantian pemimpin selalu ingin adanya perubahan. Bahkan perubahan itu
bukan hanya sebagai kebutuhan, tapi sudah menjadi suatu keharusan. Padahal
belum tentu perubahan itu sesuai dengan sistem yang sudah berjalan. Bisa jadi
efektif bisa jadi juga gagal.
Oleh karena itu, continuous improvement menjadi faktor penting dalam organisasi
maupun perusahaan. Salah satu untuk mewujudkan paradigma continuous improvement, harus ditanamkan personal value yang sesuai dengan paradigma tersebut, diantaranya :
dapat dipercaya, kejujuran, keberanian, kerendahan hati, kerja keras, kesabaran
dan keterbukaan.
Ketika
seseorang sudah mempunyai kemampuan menyatakan sebagaimana adanya maka akan tau
secara detail titik masalahnya sehingga dapat segera di perbaiki dan menimbulkan
adanya solusi-solusi cemerlang, dan ketika ada masalah terkadang para karyawan
tidak bisa dipercaya untuk merahasiakan problem yang ada pada perusahaan dan
menceritakan pada orang lain (pihak eskternal) yang mengakibatkan permasalahan
lain akan timbul. Begitu juga keberanian dalam mengungkapkan pendapat dan
prinsip perusahaan, ketika perusahaan/organisasi sudah mulai menyimpang maka
kita sebagai orang yang mengetahuinya harus berani untuk mengungkapkan pedapat
bahwa prinsip ini tidak sesuai, maka harus segera di perbaiki. Begitu juga
sifat kerendahan hati yang harus dibangun, tidak sombong karena sudah menjadi
pemimpin, justru harus terus belajar dan berkembang kapasitasnya dengan
meng-update informasi terkait bidang yang digelutinya, sehingga akan muncul continuous improvement.
Begitu
pentingnya personal value pada continuous
improvement. Untuk mewujudkannya maka diperlukan adanya training spiritual
atau kajian-kajian untuk para karyawan atau anggota organisasi.
Ketika
personal value sudah di bangun, maka akan terciptanya continuous improvement yang akan terus berkembang dan menghasilkan
sebuah karya-karya baru yang inovatif dan dapat bermanfaat untuk khalayak.
Salam
Inspiratif!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar